Oleh: M. Arief B. | November 9, 2009

Tataplah Mata Saat Berjabat Tangan

42Banyak kita temui dalam istilah, ungkapan, maupun peribahasa yang menggunakan kata “mata”. Misalnya: Air Mata Buaya, Mata-Mata, Main Mata, Dari Mata Turun Ke Hati, Mata Keranjang, dll… Mata merupakan pancaran jiwa. Dari kedalaman mata akan kita temui perasaan yang memancar dari lubuk hati yang paling dalam. Entah sedih, kecewa, senang, marah, cinta, bohong, atau bahkan pancaran mata yang hampa dan kosong.

Dalam perkelahian, peran melihat gerak mata lawan menjadi salah satu perhitungan arah serangan. Dalam pergaulan, kesan yang terpancar dari mata akan memegang peranan. Demikian juga saat kita berjabat tangan, sesibuk apapun, usahakan menatap mata orang yang dengan kita sedang berjabatan tangan. Tatapan yang minimal memberi perhatian.

Sederhana, namun menjadi pemberian yang berharga terhadap sesama.

Pesan : jangan merasa terhormat saat kita sedang dihormati.

:> tulisan ini lebih ditujukan untuk diri pribadi penulis.


Beri tanggapan

Your response:

Kategori