Ariefmas's Weblog

Sejenak Menapak Riuhnya Dunia Maya

Tips Merawat dan Memelihara Puyuh Petelur Agar Tetap Berproduksi dengan Maksimal

Sebelum melanjutkan posting yang ke sekian kali mengenai per-puyuh-an, perlu saya tekankan sekali lagi bahwa semua tulisan saya sejak pertama merupakan “murni hanya bercerita” pengalaman. Jadi harap maklum kalau banyak kekurangan di sana sini terutama mengenai tata cara beternak atau budidaya burung puyuh petelur, karena sama sekali tidak ada dasar disiplin keilmuan peternakan khususnya ternak unggas maupun dasar pengalaman mengikuti peternak besar yang sudah maestro. Maka, sekiranya ada diantara pembaca yang ahli di bidang ternak unggas atau yang sudah lebih berpengalaman, dimohon untuk memberikan masukan-masukan, kritikan, ataupun nasehat yang tentu akan sangat berharga buat saya.

Setelah 20 hari masa pembesaran, sudah saatnya burung puyuh dipindah ke kandang teluran. Sebenarnya 20 hari hari juga hanya patokan saja, sebab ada yang mindahnya setelah burung puyuh berumur 25 hari atau bahkan 30 hari baru dipindah.
Pada saat memindahkan berarti juga tiba saatnya untuk memberi vaksin flu burung. Penting nggak penting pemberian vaksin ini relatif diperlukan. Ingat dengan merebaknya flu burung beberapa saat yang lalu ternyata memang merepotkan peternak-peternak unggas.
Biaya vaksinasi cukup murah, sudah termasuk vaksin dan jasa berkisar Rp 80 ribu untuk 1000 populasi.

Masa burung puyuh berproduksi adalah masa-masa keemasan bagi peternak setelah melewati masa pembesaran yang rasanya melelahkan. Melihat telur-telur yang menggelinding di strimin kandang bagian depan, ada kepuasan tersendiri yang hanya dimiliki oleh sang peternak.
Seperti pepatah Cina mengatakan: lebih mudah membuka toko daripada mempertahankan agar toko tetap buka.
Demikian juga dengan masa burung puyuh bertelur adalah masa yang cukup panjang. Banyak nantinya aral melintang dan hambatan yang mengganggu si cantik-cantik ini berproduksi (mereka betina kan? Jadi cantik-cantik…). Bagaimana tips agar produksi tetap bertahan dalam hitungan “bagus” dan “memuaskan” hingga mengantar mereka untuk mengembalikan modal kita ? Nah, berikut akan saya sampaikan beberapa tips yang sebenarnya sederhana dan biasa saja. Para peternak tentu sudah biasa menjalankan, hanya mungkin tidak sempat menuliskannya.

Produksi telur burung puyuh sudah dalam keadaan stabil maksimal, tetapi kemudian ada penurunan produksi (beberapa ada yang bahkan cukup signifikan). Kaget itu tentu saja. Nah, beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menghadapi hal yang demikian adalah:

1. Burung puyuh sering dalam keadaan kelaparan.
Wah, sebaiknya jangan terlalu menerapkan prinsip ekonomi dengan modal sekecil-kecilnya untuk mendapatkan hasil yang sebesar-besarnya. Jatah pemberian pakan memang diperlukan untuk mengatur pengeluaran. Tapi pembatasan yang berlebihan demi untuk penghematan tentu akan dibalas juga dengan penghematan produksi telur. Sayang kan ?!

2. Rumah induk yang terlalu gelap.
Burung puyuh suka dengan cahaya terang. Maka pemberian lampu sebaiknya siang dan malam. Salah satunya saya buktikan di beberapa kandang adanya pemusatan telur mengumpul di satu sisi yang paling terang. Tapi bisa saja apabila penerangan kurang memadai, burung puyuh akan jarang makan, sehingga otomatis produksi telurnya juga jarang.

3. Periksa kondisi lingkungan.
Terutama dengan suara-suara yang mengagetkan. Biasanya akan berpengaruh dan membuat stres sehingga produksi menurun. Kejadian ini juga bisa disebabkan saat rutinitas “nimpal” atau membersihkan kotoran jaga jangan burung-burung puyuh ini “grobyakan”, apalagi yang berlebihan. Untuk ini ada vitamin yang perlu diberikan untuk mengantisipasi hal-hal yang demikian, yaitu vitamin ANTISTRES.

4. Perubahan cuaca dan iklim.
Biasanya dalam masa pancaroba hawa terasa kurang nyaman. Burung-burung puyuh seakan juga merasakan hal yang sama. Apabila produksinya menurun saat pergantian musim (pancaroba), berarti burung puyuh memang sedang tidak enak badan. Selain pemberian antistres dan vitamin C selama tiga hari berturut-turut, untuk memberi energi pada sore harinya perlu juga pemberian gula pasir untuk minum. Dosis pemberian gula pasir ialah satu sendok makan untuk 10 liter air (tentu diencerkan terlebih dahulu di air panas).

5. Pemberian obat perangsang telur.
Banyak manfaat dari obat perangsang telur ini. Selain merangsang produksi, juga memperbaiki kondisi telur supaya tidak terlalu kecil atau kerabang tipis. Tapi segera hentikan jika sudah terlalu banyak telur yang besarnya di luar ukuran biasa.

6. Periksa kebersihan tempat minum.
Kalau tempat minum sudah terlalu kotor, biasanya burung puyuh jadi agak enggan meminumnya. Otomatis produksi ikut menurun.

7. Rumah induk terlalu pengap.
Karena khawatir kedinginan, kadang ada yang menutup rapat-rapat rumah induk. Ini tidak baik. Seperti kita juga tidak akan sehat tinggal di rumah yang tidak berventilasi. Maka beri angin-angin yang menyegarkan hawa di dalam rumah induk. Beri suasana yang nyaman dengan sirkulasi udara yang cukup untuk burung puyuh tersayang.

8. Adanya penyakit yang menyerang.
Penurunan produksi yang signifikan bisa disebabkan ternyata burung puyuh sedang terserang penyakit. Tentu memanggil dokter PT Peksi Gunaraharja adalah solusinya. Atau sebelumnya diberi obat “trimecyne” dulu apabila terlihat burung-burung puyuh dalam kondisi layu, pucat, dan kotoran yang buruk (berak putih atau berak hijau). Untuk yang ini saya tidak bisa menceritakan lebih lanjut, karena hanya berdasar mendengarkan keterangan dan pengalaman peternak lain. Penulis jangan mengalaminya ya……… hehehe.

9. Terus menerus produksi menurun atau bahkan berhenti dibarengi dengan banyak kematian yang di atas normal. Padahal sudah ditangani dokter PT. Solusinya hanya satu; segera saja diapkirkan. Beres.

Jika segala usaha mempertahankan produksi telur sudah dilakukan dan ternyata tidak juga meningkat. Bisa jadi itu merupakan penurunan yang wajar; apabila seiring dengan berkurangnya populasi setelah jangka waktu yang berjalan.
Berkurangnya populasi yang wajar dapat ditandai dengan ukuran standar kematian. Ukuran kematian ini sejumlah 0,8 ekor per-hari per-1000 populasi. Itu normal (apabila kematian di bawah 0,8 ekor, berarti bagus).

Kalau keadaan populasinya memang sudah berkurang, untuk tetap menstabilkan penghasilan, maka jatah pakan juga sudah saatnya untuk dikurangi. Mudah kan ?

———————————————

ARTIKEL TERKAIT:

Berbagi Cerita Pengalaman Beternak Burung Puyuh

Permasalahan Kemitraan Beternak Burung Puyuh Petelur

Menghadapi Bulan-bulan Buruk Harga Telur Puyuh

Syarat-syarat yang Diperlukan dalam Budidaya Burung Puyuh Petelur

Aneka Makanan dengan Bahan Telur Puyuh

Kiat Meningkatkan Keuntungan dalam Beternak Burung Puyuh Petelur dengan Mencampur Pakan (tidak Berlaku untuk Kemitraan)

Gambar Kandang Burung Puyuh PetELUR

[pic] Persiapan dan Perkembangan Pembesaran DOQ Ternak Burung Puyuh Petelur

Alamat Lengkap PT PEKSI GUNARAHARJA

Bisnis Puyuh Memang Sedang Ampuh

Beberapa Hal yang Penting Diperhatikan pada 3 Hari Pertama Pembesaran DOQ Puyuh Petelur Sistem Manual dengan Pemanasan Lampu Listrik

TELUR PUYUH: Sangat Bagus untuk NUTRISI OTAK !!!!!

DIJUAL: CD Video dan Buku Panduan Cara Beternak Burung Puyuh yang Benar

28 November 2009 - Posted by | Catatan Saya, Dunia Puyuh, Puyuh Lama | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

66 Komentar »

  1. halo boz…
    ni saya mau tanya ne………
    ada alternatif lain gag buat membersihkan kotoran tuch puyuh dengan cara tidak mengagetkan mereka (puyuh2)????????
    atau maybe da kandang mdel baru mcam kandang ayam petelur gt (mdel batrai)…

    ———
    Arief: hehe, sudah dijawab mas Riyadh di bawah . . . .

    Komentar oleh putut | 22 Desember 2009 | Balas

    • mas bleh tny g klu blh nny ne
      klu burung puyu pake suntikan lg pa g??
      makasi tu ajha
      by:nia

      Komentar oleh niia | 14 Maret 2012 | Balas

  2. o ia boz…maybe saya bisa bljar ke anda….
    alamat anda di mn?

    ——–
    Arief: sebenarnya tidak masalah.
    Saya di daerah DIY.
    Tapi dari awal postingan saya mengenai puyuh, intinya hanya ‘bercerita pengalaman’ dari yg saya jalankan dan sedikit saya tahu.
    Rasanya keadaan peternakan saya yg kecil kurang sesuai untuk tempat belajar terutama yang ‘standar’.

    Komentar oleh putut | 22 Desember 2009 | Balas

    • wah,,jogjane mn bos????????
      q sring kesna kok….maybe tar bisa mampir q….
      ne harga telur puyuh di sni sdkit trun,,kebnyakan drop dr jogja, solo, srgen..
      di sna hrga telur skrng brp bos????

      ——-
      Arief: wah, dari jogja masih jauh… Bener2 peternak kecil lho… Disarankan mampir ke peternakan pt peksi saja, jelas bagus dan standar.
      Mengenai harga, yang minggu ini belum tahu, karena pembeliannya sudah ganti dg dihitung beratnya.

      Komentar oleh putut | 27 Desember 2009 | Balas

      • lha disna brp perkilonya???????
        ni aku juga mau beljar jadi distrbutor (pengepul),,kalo disana bisa lebih murah aku ambil dari sana trus aku distribusikan disini…
        ia disini aku da kolega penjual telur lumyan byak dan mereka minta kalo bisa perhari 3-5 dus atau 35 kilo,,gitu

        ——–
        Arief: mengenai harga per-kg, baru minggu depan ada kejelasan, karena diberlakukan per-1 jan 2010.
        Tentg pemasaran, sebagai plasma tentu saya tidak bisa memasarkan sendiri, kecuali kalau merangkap sebagai pengepul.
        Jika berminat menjadi pengepul, silahkan hubungi website-nya pt peksi di http://dagingpuyuh.com (hehe, saya baru tau kalo website dagingpuyuh.com ternyata milik pt peksi gunaraharja)

        Komentar oleh putut | 27 Desember 2009 | Balas

      • boz,,ternak anda sehari biasa panen brp kilo???????
        maybe nanti saya bs ambilk ke tmpat anda

        Komentar oleh putut | 30 Desember 2009 | Balas

  3. kolong kotoran puyuh dibuat lebih tinggi aja boz, jadi dalam 4-5 tingkat digabung jadi satu dan dibawahnya pada ngumpul tuh kotoran jadi satu.. asalkan pembuatan kandang nya simetris agar kotoran puyuh tidak jatuh pada tempat pakan yg dibawahnya dan tinggi boks pertama dengan lantai sekitar 50cm.. alhasil kandang puyuh jadi lebih terang.. ^^

    ——–
    Arief: seperti kandang ayam petelur ya?
    Saran bagus.
    Tp sementara ini lokasinya masih terlalu sempit.
    Thx infonya yg bermanfaat.

    Komentar oleh riyadh | 25 Desember 2009 | Balas

    • seperti kandang mas juga cuma lantai nya kawat ram semua tanpa terhalang penampungan kotoran di tiap tingkat.. kotaran langsung jatuh kebawah..solusi untuk membuat kandang menjadi lebih terang saja serta penanganan kotoran yg lebih mudah..^^

      ——
      Arief: wah, sepertinya sangat menarik.
      Sementara ini model yang saya pakai sekarang masih saya anggap paling cocok.
      Kalo ada model yang lebih baik, tentu saya pengen coba.
      Dimana saya dapat gambarnya?

      Komentar oleh riyadh | 25 Desember 2009 | Balas

      • klo gbrnya … nanti difotoin.. soalnya ni dalam pembuatan.. dulunnya kandang saya ky punya sampean.. cuma karena terlalu gelap dan boros listrik penerangan saya ganti aja.. ni kandang nya agi di buat c hehehehe

        ——-
        Arief: wah, tambah penasaran.. Hehehe.
        Foto kandangnya tak tunggu ya.. Bisa2 terjadi reformasi kandang..

        Komentar oleh riyadh | 27 Desember 2009 | Balas

  4. untuk penanganan air minum untuk puyuh.. langkah apa yg dilakukan apabila kualitas air minum jelek?manajemen air minum nya kayak apa?

    ——–
    Arief: pralon tempat air minum dicuci 3 hari sekali, kecuali kalo ada yang kemasukan kotoran, dicucinya lebih awal..
    Kemasukan kotoran biasanya terjadi karena meletakan penampung kotorannya terlalu ke dalam, harusnya agak maju (menjadi semacam talang)

    Komentar oleh riyadh | 25 Desember 2009 | Balas

    • airnya ga ditambahkan klorin ato apa gitu.. penampungan airnya di filter ato apa gitu..soalnya air saya terkendala kadar asam yg tinggi serta susah air bersih.. klo diberi karbon aktif malah telur jadi benjut2 he he he.. aneh bgt kan..tolong infonya juga klo ada…

      ——
      Arief: waduh, saya malah belum sampe ke tingkat ‘seteliti’ itu, mas :)
      Makasih banget infonya.. Ada telur bisa benjol2… Hehehe

      Komentar oleh riyadh | 27 Desember 2009 | Balas

  5. mas, saya mau buka usaha puyuh, cuma kendalanya saya mau tanya tentang income yang bisa dihasilkan oleh 1000 puyuh perbulan..???
    karna ketika saya hitung, dalam waktu 1 tahun baru balik modal… apakah perhitungan itu benar..???
    dan menurut mas untuk 1000 ekor puyuh butuh modal berapa?
    terimakasih.

    ——-
    Arief: perhitungan saya 10 bulan masa produksi, tambah 2 bulan masa belum produksi, jadi 12 bulan.
    Iya, bener.. 1 tahun bepnya (perhitungan).
    Tapi itu untuk awalan beternak lho ya.. Memang berat dan modalnya besar. Hanya saja karena modal sudah kembali total dalam waktu 1 tahun, untuk meneruskan periode selanjutnya tentu modal jauh lebih ringan, karena kita sudah punya: 1.rumah induk 2.kandang teluran 3.kandang pembesaran 4.peralatan 5.puyuh afkiran @2500 6.pengalaman

    Jadi untuk periode kedua dan seterusnya, tentu pengembalian modalnya lebih cepat lagi..

    Perhitungan modal unt 1000 tidak bisa dipakai ukuran modal piara lebih dari 1000, karena semakin banyak populasi otomatis membutuhkan rumah induk yang lebih besar.
    Tapi kalo hanya mau piara 1000 saja, sedia 6jt sudah tidak punya hutang dg PT. Dengan asumsi kematian di bawah 20 ekor.

    Menurut saya, untuk awalan beternak, lebih irit bahan, lebih baik (sederhana tapi memenuhi syarat). Jika mau memperbaiki kualitas sarana prasarana, saya kira kalo sudah kembali modal saja.

    Trima kasih sama-sama, mudah2an manfaat.

    Komentar oleh maya | 31 Desember 2009 | Balas

  6. malm pak.maaf saya mau tanya.saya mau usaha ternak puyuh petelor.tapi masih bingung memulainya.berapa puyuh minimal,jarak berapa lama bisa bertelor,makanan juga harap informasi lain yang bisa jadi acuan saya.trimakasih sebelumnya.

    ———-
    Arief: malm juga mas.
    sebelum menjawab perlu saya sampaikan bahwa dalam blog ini saya ‘sekedar bercerita’. jadi bukan pakarnya.
    .
    kalo beternak dalam kemitraan dg pt peksi, minimal 1000 populasi. tapi kalau mandiri, saya kira tidak ada batas minimal ya..
    mengenai pakannya bagaimana, kalo mandiri bisa dipelajari lebih lanjut dg pengalaman dan buku2 atau web2 tentang budidaya puyuh petelur.
    kalo kemitraan, bisa sambil dibimbing oleh mitra.

    Mudah2an manfaat.

    Komentar oleh abu thoriq | 7 Januari 2010 | Balas

  7. pak saya maut tanya bagaimana cara budi daya burung puyuh yang baik dan menurunya ankgka kematiaan.sebelumnya saya ucapkan terimakasih.

    —————-
    Arief: Sebelumnya, terima kasih atas kunjungannya…

    Saya kira asal sesuai dengan petunjuk buku2 beternak puyuh maupun artikel2 di website tentang tatacara beternak puyuh (yang ideal), tentu angka kematiannya bisa sangat rendah ya.
    Antara lain: kelembaban kandangnya standar yang diukur dengan alat pengukur kelembaban, suhu juga terjaga, termasuk kebersihan dan sterilisasi kandang sudah sesuai petunjuk.

    Sedangkan cara saya beternak termasuk manual tradisional, terutama dalam rangka irit modal, jadi sebenarnya kurang memenuhi standar bagus beternak puyuh.

    Mengenai kematian puyuh, bisa dipakai untuk patokan standar kematian normal adalah 0,8 ekor / 1000 populasi / hari.
    Jadi apabila 365 hari kematiannya sejumlah 292 ekor, masih termasuk normal.

    Demikian, mudah2an bermanfaat.

    Komentar oleh dedy wicaksono | 31 Januari 2010 | Balas

  8. puyuh binatang kecil dan dasyat hasilnya aku numpang nimbrung masalah produk anti huru hara khususnya menjaga kds tubuh thd penyakit dan menstabilkan produksitelor namanya selgrop produk andalan menekan angka kematian yg byk dikeluhkan perternak puyuh umumnya nach ini solusinya hub. saya di no hp 081556504556 tak tunggu ……

    Komentar oleh agus salim | 4 Februari 2010 | Balas

  9. Bapak saya baru saja beternak puyuh, produksinya bagus bisa bertelur sampai 89%. Tapi saya bingung lo pak untuk memperbanyak puyuh dan membuat bibit baru apakah harus memilih induk yang bagus untuk ditetaskan telurnya, atau yang penting induk di beri pejantan saja ya???
    Mohon petuhjuknya.. terima kasih

    Komentar oleh Agus | 13 Februari 2010 | Balas

    • Terima kasih kunjungan dan komentarnya.
      Mengenai memperbanyak populasi dengan membibit sendiri saya tidak paham, mas.
      Selama ini dalam kemitraan kita tinggal pesan ke pt peksi untuk doq nya.
      Apalagi mengenai indukan yang bibit unggul, saya lebih tidak paham.
      Coba mas kontak bagian hatchery pt peksi gunaraharja siapa tau berkenan mendiskusikan mengenai indukan yang bagus.

      Mudah2an tidak mengecewakan dan tetap semangat.

      Komentar oleh ariefmas | 13 Februari 2010 | Balas

  10. keep posting…yang pntng tentang puyuh …

    ——————————————–
    Arief: masih belum dapat bahan lagi….. mudah-mudahan segera…

    Komentar oleh sys mze | 8 Maret 2010 | Balas

  11. saya mau tanya pak.apa nama obat perangsang telur.maklum saya baru ternak puyuh.atas jawaban nya terima kasih

    Komentar oleh Dina | 13 Maret 2010 | Balas

    • mengenai perangsang telur, sebenarnya banyak ya obat-obatan atau suplemen yang beredar di pasaran.
      namun untuk saat ini saya sendiri pakai vitamin dari PT Peksi.
      Biasanya pakai medi-egg.
      Tidak mencoba produk luar karena terutama memang kendala manajemen keuangan saja jadi belum bisa mencoba-coba.

      mudah-mudahan bermanfaat dan ditunggu tanggapan baliknya.
      trima kasih

      Komentar oleh M. 'Arief B. | 14 Maret 2010 | Balas

  12. salam kenal mas arief,,
    saya beralamat di bali… saya ingin tanya.. apakah bisa menjadi mitra pt peksi kalo saya beralamat di bali..
    terima kasih

    Komentar oleh okky pranata | 26 Maret 2010 | Balas

  13. Salam kenal juga.
    Untuk kemitraan dengan PT Peksi, saya kira belum menjangkau wilayah Bali.
    Namun untuk lebih jelasnya coba menghubungi langsung PT Peksi dengan alamat dan nomer telpon di http://ariefmas.wordpress.com/alamat-lengkap-pt-peksi-gunaraharja

    Trimakasih kunjungannya

    Komentar oleh M. 'Arief B. | 27 Maret 2010 | Balas

  14. [...] Ter-sering di-klik Aneka Makanan Khas YogyakartaBerbagi Cerita Pengalaman Beternak Burung PuyuhGambar Kandang Burung Puyuh PetelurHeboh: Video Tarian Striptis Siswi SMU Bolaang Mongondow Beredar LuasKansas – Dust in The Wind [lirik-lagu]Koleksi BesiTinggal Sedikit Syarat Lagi, Papua MerdekaDua Jenis Usaha yang Terbukti Kuat Bertahan dari Masa ke Masa: Prospektif dan MenggiurkanKiat Meningkatkan Keuntungan dalam Beternak Burung Puyuh Petelur dengan Mencampur Pakan (tidak Berlaku untuk Kemitraan)Tips Merawat dan Memelihara Puyuh Petelur Agar Tetap Berproduksi dengan Maksimal [...]

    Ping balik oleh Peternak Puyuh Kemitraan PT Peksi Gunaraharja Dihajar Habis-Habisan di Tahun 2010 (1) « Ariefmas's Weblog | 13 April 2010 | Balas

  15. hallo pak salam kenal aku chester dr padang

    gn pak aku seorng mahasiswa jurusan hukum
    tp ak pengen bisnis seperti bapak hehehehhe

    sa mintak tolong untk mengirim kan pro sedur dan cara2 yg baik untk peternak puyuh petelur

    begitu jg dengan analisa usaha nya

    tlng ya pak

    untk bantu2 uang kuliah
    soal nya aku punya tabungan sekitar 6jt

    makash sblm nya pak

    Komentar oleh chester harispra | 14 April 2010 | Balas

    • terima kasih sama-sama…
      kita lanjutkan saja di email…

      Komentar oleh M. 'Arief B. | 15 April 2010 | Balas

  16. mas,kalo mnjual dluar PT d atas,bsa na jual kmna y ttelur2 puyuh itu….?

    Komentar oleh pidie | 19 Juni 2010 | Balas

  17. kut gabung dunk mas….

    Komentar oleh rikha | 12 Juli 2010 | Balas

  18. leh gabung mas???

    Komentar oleh rikha | 12 Juli 2010 | Balas

  19. leh gabunga mas???

    Komentar oleh rikha | 12 Juli 2010 | Balas

  20. bos obat perangsang telur yang bagus merk apa ya,, Q dah nyoba beberapa tpi hasilX sama aja,,

    Komentar oleh dwi | 18 Juli 2010 | Balas

  21. mas..alamate sampeyan niku pundi?

    Komentar oleh arizona arifin | 29 Oktober 2010 | Balas

  22. makasie bos atas informasinya…

    Komentar oleh wahyu otoy | 19 November 2010 | Balas

  23. kk saya mau tanya kalo cara ngobatin puyuh yang skit gmna?

    Komentar oleh res | 18 Desember 2010 | Balas

  24. kk,saya mau tnya berapa habis belanja membuat ternakan dlm kira-kira…ya

    Komentar oleh pettysavana@yahoo.com | 27 Desember 2010 | Balas

  25. Ini baru asli cerita dari pelaku (peternak)..

    Selamat berjuang terus.

    Dunia Perunggasan dapat dilihat juga di http://www.unggasindonesia.wordpress.com

    Komentar oleh Sopyan Haris | 29 Desember 2010 | Balas

  26. bibit yg baik hargax brapa

    Komentar oleh Fuad Rahman | 22 Januari 2011 | Balas

  27. gini mas aku mau ternak tapi kok kurang paham.cara merwatnya

    Komentar oleh maslatief | 7 Februari 2011 | Balas

  28. mas slm kenal dr sy ya mas.
    gni mas,sy sbnrny dr dl pengen bgt ternak brg pyh,tpi sy g tau hrs mulai dr mn&bgmn?
    trus sy malah pngn ikut gabung d PT peksi gunaraharja ni,soalny sy jg asli org jogja & tggl d jogja. klo blh,sy mnt almt lngkp pt trsbt mas. trimaksh byk sblmny mas.

    Komentar oleh joko riyanto | 12 Maret 2011 | Balas

  29. Bagaimana cara mendapatkan DOC burung puyuh dan bagai mana cara memelihara sewaktu kecil dan ber tahu tentang pembuatan kandang ?gambar tlg kirim ke Email saya Mizwar Pemulutan Ilir Ogan Ilir

    Komentar oleh Mizwar | 31 Maret 2011 | Balas

  30. salam kenal mas,saya peternak puyuh baru di kota tangerang. Didaerah tangerang sangat sulit mendapatkan pakan khusus puyuh karena memang hampir tidak pernah mendengar ada peternak puyuh ditangerang dan itu menurut penuturan para agen toko pakan ternak besar, jd sejauh ini saya menggunakan pakan ayam awal untuk pedaging yg sebelumnya situmbuk dulu agar sedikit halus. Tapi harga pakan ayam terlalu tinggi jika dibandingkan dengan pakan puyuh dan saya tidak bisa untuk selamanya menggunakan pakan ayam terus. sekalipun ada yg hampir sama harganya dengan pakan puyuh tapi kadar proteinnya rendah mohon solusi atas masalah yg saya hadapi……! sekedar info saya memiliki 1500 ekor puyuh berumur 27 hari dan kandang yg saya buat terinspirasi dari kandang sederhana yg dibuat mas arief. Terima kasih

    Komentar oleh Abdul | 17 April 2011 | Balas

  31. bos bagai mana mengatasi puyuh yg saya punya sekarang telor nya menurun.tdk seperti biasanya….puyuh seribu yg nelor..cuma 700 kadang 600.padahal biasanya 950.sdh 5hari ini..kenapa…bos…?mohon dijelsi…..

    Komentar oleh yanto | 3 Mei 2011 | Balas

  32. puyuhku masih berumur 7blnnan kok udh gak kuat nelor byaqk lagi ta??? tuh prmasahanya apa?? salah kasih makanya apa airnya,padahal burungnya sehat2 semualow, tus bagaimana lok makanya dkasih engkellan aja mas aku mohon kasih tau maslah ini

    Komentar oleh anang tiko | 11 Mei 2011 | Balas

  33. [...] Gambar Kandang Burung Puyuh PetelurSyarat-syarat yang Diperlukan dalam Budidaya Burung Puyuh PetelurTips Merawat dan Memelihara Puyuh Petelur Agar Tetap Berproduksi dengan MaksimalMenyingkap Isu Transaksi Seks di Lantai III Pasar KotaBerbagi Cerita Pengalaman Beternak Burung [...]

    Ping balik oleh Gambar Kandang Burung Puyuh Petelur (Facelift) « Ariefmas's Weblog | 14 Juni 2011 | Balas

  34. [...] Gambar Kandang Burung Puyuh PetelurSyarat-syarat yang Diperlukan dalam Budidaya Burung Puyuh PetelurTips Merawat dan Memelihara Puyuh Petelur Agar Tetap Berproduksi dengan MaksimalMenyingkap Isu Transaksi Seks di Lantai III Pasar KotaBerbagi Cerita Pengalaman Beternak Burung [...]

    Ping balik oleh Begini Menata Telur Puyuh Kemitraan PT Peksi Gunaraharja yang Baik dan Benar [foto] « Ariefmas's Weblog | 14 Juni 2011 | Balas

  35. bos bagai mana mengatasi puyuh yg saya punya sekarang telor nya menurun.tdk seperti biasanya….puyuh seribu yg nelor..cuma 700 kadang 600.padahal biasanya 950.sdh 5hari ini..kenapa…bos…?mohon dijelsi…..

    Komentar oleh markus | 7 Juli 2011 | Balas

    • Dilihat dulu penyebabnya. Banyak faktor: bisa karena stres, perubahan iklim, pemberian pakan mendadak berkurang jumlahnya, kadang juga karena beda merk pakan (tapi jarang), minumnya bagaimana, mudah2an jangan karena penyakit.
      Tapi bisa 950 butir tiap hari itu saya salut. Resepnya apa ya?
      Sebelum 5 hari, ada perubahan apa ya dalam rutinitas pemeliharaan?
      Baru kemudian mencari solusi.

      Komentar oleh 'Ariefmas | 7 Juli 2011 | Balas

  36. mas aku punya 1000 ekor puyuh baru berumur 3bln kok telurnya kadang banyak kadang dikit ,kadang 880 kadang 790,gimana cara supaya telurnya stabil? ,aku dr solo

    Komentar oleh ichan | 21 September 2011 | Balas

    • Mungkin bisa jam pengambilannya tidak sama. Yang penting dilihat dulu rata-rata selama satu minggu.
      Sebab jika dari faktor pemberian pakan, sepertinya tidak ya.
      Standarnya untuk umuran mulai 2,5 bulan ke atas, rata-rata perharinya lebih dari 80%.

      Saya tunggu konfirmasinya :)

      Komentar oleh M. Arief B. Ariefmas | 21 September 2011 | Balas

  37. saya biasa ambil telur jam 8 malam mas ,setelah pakan saya kontrol terus dan tak kasih perangsang telur alham.dulillah mulai tambah telurnya,apakah ada obat khusus atau cara khusus supaya kotorannya tak begitu bau atau hilang mas makasih

    Komentar oleh ichan | 28 September 2011 | Balas

    • Terima kasih berbagi ceritanya. Saya senang membacanya.

      Dulu sewaktu sistem wadah pakannya pakai satu pralon, tiap malem juga ke kandang. Sekarang cuma pagi dan sore saja ke kandangnya. Ambil dan nata telurnya pagi. Sayangnya saya belum mendapat pekerjaan lain. Jadi kegiatan puyuh saya konsentrasikan pagi dan sore.

      Akhir-akhir ini saya lagi melirik budidaya ayam jawa super. Pemasarannya mantap. Mungkin mau tak pakai untuk tambah-tambah aktivitas.

      Mengenai penghilangan bau kotoran, saya dulu pakai EM4. Terbukti dari kotoran tidak bikin pedes di mata. Sekarang sudah tidak pakai lagi. Penghematan :)

      Trima kasih. Semoga bermanfaat.

      Komentar oleh M. Arief B. Ariefmas | 28 September 2011 | Balas

  38. apakah anda beli bibit puyuh ke PT peksi itu tercampur jantan dan beitnanya? kalau memang semua betina yg jantan dibuang kemana?

    Komentar oleh alizon | 21 Oktober 2011 | Balas

    • Mohon maaf dan maklumnya, sampai agak lama menanggapi komentar.

      Selama ini, bibit dari pt peksi, paling banter ada 5 yang jantan.

      Adapun di sana, yang jantan masuk ke puyuh pedaging.

      Terima kasih kunjungan dan apresiasinya.

      Komentar oleh M. Arief B. Ariefmas | 22 Oktober 2011 | Balas

  39. ulang : apakah anda beli bibit puyuh ke PT peksi itu tercampur jantan dan beitnanya? kalau memang semua betina yg jantan dibuang kemana?

    Komentar oleh alizon | 21 Oktober 2011 | Balas

  40. bos mau dowlond

    Komentar oleh abudar | 2 Januari 2012 | Balas

  41. Makasi atas infonya………..!

    Komentar oleh andi hidayat | 23 Februari 2012 | Balas

    • Sama-sama makasih, Mas.
      Semoga manfaat.

      Komentar oleh M. Arief B. | 24 Februari 2012 | Balas

  42. saya punya burung puyh tapi sekarang berhenti betelurnya, saya menetaskan sendiri tapi sudah dua bulan belum mulai bertelur jawabannya

    Komentar oleh rosbandi | 5 Maret 2012 | Balas

  43. mas saya ingin sekali ternak pyuh…
    tapi saya tidak ada modal…
    jadi gmna ya?
    please kasih saya modal….
    25juta aja
    tolong ceh

    Komentar oleh tohir | 7 Maret 2012 | Balas

  44. mas burung puyuh pake suntikan lg g macem ayam?

    Komentar oleh niia | 14 Maret 2012 | Balas

  45. waduh ni promosi obat eah

    Komentar oleh wahyudyantotulungagung | 27 Maret 2012 | Balas

  46. Mas saya deny dri pdang stlah mlihat dan mmbca trnyata pmasaran dsna dan yg dsni brbeda klau dsni jualny /butir .yg saya mau tnya kra2 klau kta jual /kg stndar hrg nya brpa ?
    Jdi saya jg bsa mmbndingkan pndptanx .
    Thankx tlng bntuanx

    Komentar oleh Deny | 3 April 2012 | Balas

  47. Salam kenal mas/mas yg sudah berpengalaman d bidang per puyuhan,,,,! saya mautanya nich,,
    saya ingin meningkatkan ekonomi keluarga, apakah untuk 1000ekor puyuh petelur bisa meningkatkan ekonomi keluarga/menguntungkan? berapa kg makanan yg d butuhkan untuk 1000ekor, mulai dari anakan sampi awal bertelur,? berapa minimal telur yg dihasilkan dari 1000ekor puyuh,,,? mohon bantuannya,,,,!
    Terima kasih

    Komentar oleh edwar | 28 April 2012 | Balas

  48. Salam kenal mas, Arief
    Mas, saya mau tanya, sya maucoba puyuh petelur, apakah untuk 1000ekor bisa menguntungkan gak,,? mulai dari anakan sampai awal bertelur bera kg pakan yg d butuhkan mas,? dan berapa minimal telu bisa d hasilkan,,? mohon bantuannya mas,,,! hp 08126622822. berapa no yg bisa saya hubungi mas,,,?

    Komentar oleh edwar | 28 April 2012 | Balas

  49. mas burung puyuh pake suntikan lg g macem ayam?

    Komentar oleh funbrain | 29 April 2012 | Balas


Dipersilakan mohon Komentar di SiNi [trima kasih]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 37 pengikut lainnya.