Ariefmas's Weblog

Sejenak Menapak Riuhnya Dunia Maya

Cara Membedakan Puyuh Jantan dan Puyuh Betina

Salam sejahtera …

Ada yang berpendapat bahwa dalam beternak puyuh petelur sebaiknya juga tetep memelihara puyuh jantan, alias dipelihara bersama dengan puyuh-puyuh betina.  Alasannya agar suara puyuh jantan bisa merangsang puyuh betina dan meningkatkan produksi telur. Idealnya per-1000 populasi ada maksmal 5 puyuh jantan. [lupa sumbernya, dulu baca sudah lebih dari 3 tahun].

Namun ada juga yang berpendapat  demikian :

“puyuh jantan harus disingkirkan, karena dapat mengganggu ketenangan puyuh betina. Telur-telur yang dihasilkan betina juga akan cepat rusak dan membusuk karena adanya embrio. Di samping itu juga menambah beban karena memboroskan ransum.

Tetapi dalam kondisi tertentu, puyuh jantan juga sangat diperlukan, misalnya untuk menghasilkan telur yang bisa ditetaskan.

Hanya saja keperluannya relatif sedikit. Cukup dua sampai tiga ekor untuk sepuluh betina. Inilah yang mengakibatkan nilai jual puyuh jantan menjadi rendah di mata peternak, khususnya peternak pengusaha telur.”

Silahkan untuk diterapkan pada pengalaman masing-masing yang berkeinginan memulai beternak. Soalnya isi postingan kali ini ialah ingin share tentang membedakan puyuh jantan dan betina. Baca selebihnya »

30 Juni 2011 Posted by | Catatan Saya, Dunia Puyuh, Puyuh Lama | , , , , , , , | 26 Komentar

   

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 37 pengikut lainnya.