Ariefmas's Weblog

Sejenak Menapak Riuhnya Dunia Maya

[puisi] Ketika Lelah

[puisi ketika lelah]

Dalam cibir senja yang menggantung.
Langkahkan rasa ke dunia kata.
Coretkan berdetik luka.
Torehkan seribu lelah gulana,
mencengkeram,
menerkam
sendi-sendi jiwa.
Tertatih-tatih dalam resah.
Mencari adakah sepercik asa.
Bak secercah cahaya.
Menerobos dinding suram.
Menuntun dalam kegelapan.
Penerang pekat.
Benderang kehidupan.

Rindu pada tawa.
Setebal hasrat berjumpa kasih
yang entah dimana.
Salam titipkan pada angin.
Tolong sampaikan bahagia.
Jangan menjejak waktu terlalu lama.
Jurang putus asa telah menganga.
Memanggil panggil derap jiwa yang merana.
Semakin penat,
lama menempuh jarak.
Jauhnya tak berujung.
Kepastian,
ditelan mimpi-mimpi malam.
Suram menghunjam.

Mampu hanya bertahan.
Menyusuri sisa perjalanan.
Tak lebih seperti ranting patah.
Menggeletak pasrah.
Disantap gerombolan rayap lapar
yang serakah.

[sumber gambar: email FFO]

30 September 2011 - Posted by | Catatan Saya, Puisi | , , , ,

Belum ada komentar.

Dipersilakan mohon Komentar di SiNi [trima kasih]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 30 pengikut lainnya.