Ariefmas's Weblog

Sejenak Menapak Riuhnya Dunia Maya

Wow… Sudah ada Kolom HUMORSIANA di KOMPASIANA lho…

Mungkin karena kecapekan, setelah seharian aktivitas keringatan, semalam sekitar jam 8 sudah ketiduran. Nyaman.
Sekitar jam 3 dinihari saya kebangunan (lawan katanya ketiduran). Namanya sudah hilang ingatan, sambil duduk-dudukan, setelah setengah jam ada keperluan, saya membuka Kompasiana dengan penuh kenikmatan.

Blaik… Njenggirat saya. Buka homepage-nya Kompasiana ternyata sudah ada yang baru. Wah, hebat nih admin tau saja selera pembaca.

Apa yang bikin saya kaget?

Ada kolom baru. Setelah Fiksiana, Freez. Eh… Bawahnya masih ada lagi, namanya Humorsiana. Judul kolom itu sudah menawarkan kelucuan dan kesegaran. Nama kolom tapi bisa pakai smiley ketawa. Lucu deh pokoknya. Baca selebihnya »

29 November 2011 Posted by | Catatan Saya | , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

Cara Share Postingan Kompasiana ke Facebook Memakai HP (jadul)

Membuka Kompasiana memakai PC / laptop, tidak masalah jika ingin share baik ke Facebook maupun Twitter. Namun bagaimana jika membuka Kompasiana memakai HP (jadul) seperti punya saya? Menu untuk share tidak kelihatan. Lha bagaimana jika menemukan postingan yang ingin kita bagi ke teman-teman di Facebook? Atau share postingan kita sendiri ke Facebook? Tidak bisa kan…

Nah… Saya mempunyai cara. Tapi ini cara saya ala gaptek. Pokoknya yang penting bisa :) Baca selebihnya »

27 November 2011 Posted by | Catatan Saya | | 1 Komentar

Walah Anak Muda, Kalian Besok Mau Mewarisi Apa?

Mau tidak mau, sadar tidak sadar, tongkat estafet kehidupan ini terus bergulir. Dari satu generasi ke generasi berikutnya terus berpindah, yang kemudian biasa disebut dengan pergantian angkatan.
Harus diterima sebagai keadaan yang memang semestinya terjadi. Seperti hukum alam. Pelan atau cepat, yang jelas adalah pasti.

Yang bergulir dari satu angkatan ke angkatan yang lain, dari satu generasi ke generasi selanjutnya; adalah warisan. Warisan ini bisa berbentuk, namun juga termasuk yang tidak berbentuk. Baca selebihnya »

27 November 2011 Posted by | Catatan Saya | , , , | 2 Komentar

Ketika Lahan Pertanian sudah Ditinggalkan Generasi Muda di Desa

“Begini repotnya kalau punya anak masih bayi”

Begitu yang sering dikatakan oleh tetangga saya. Biasa kami panggil dengan sebutan Mbah War. Bukan Mbah Wo. Kalau Mbah Wo itu yang tetangga RT.
Mbah War ini umurnya hampir 70 tahun. Tiap hari minggu, selalu datang ke kandang puyuh saya. Membawa beberapa bagor / karung plastik, ikut mengambil kotoran puyuh untuk pupuk di lahan tegalan milik Mbah War. Biasa memang hari minggu menjadi hari jadwal pembersihan kotoran puyuh. Baca selebihnya »

25 November 2011 Posted by | Catatan Saya | , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

Pentingnya Memakai Kata “Diduga” dalam Judul Berita

Melihat judul tersebut, pembuat berita seolah menjadi seperti hakim. Memvonis. Bahwa gosongnya pisang goreng, diakibatkan karena keasyikan membuka Kompasiana.
Bisa jadi memang iya. Namun bagaimana jika gosongnya pisang goreng sedang dalam proses hukum? Belum ada putusan hakim bahwa penyebab gosongnya pisang goreng karena asyik membuka Kompasiana? Mengapa pembuat berita melangkahi hak hakim, sehingga dari temuan-temuannya sudah berani memastikan?
Siapa tahu masih ditemukan lagi bukti-bukti maupun saksi yang meringankan, sehingga peristiwa gosongnya pisang goreng bisa juga karena apinya kegedean.

Hanya sebagai gambaran saja. Baca selebihnya »

24 November 2011 Posted by | Catatan Saya | , , | 2 Komentar

Lesung Cagar Budaya, Peninggalan dari Kisah Legenda Jaka Tarub dan 7 Bidadari

Barangkali banyak yang sudah paham, bagaimana kisah legenda Jaka Tarub dan tujuh bidadari. Cerita keisengan pemuda Jaka Tarub mengintip 7 bidadari yang sedang mandi di sungai, berlanjut dengan keisengan mencuri selendang milik salah satu bidadari yang diletakkan di pinggir sungai.
Setelah selesai mandi, ke-enam bidadari pulang kembali terbang ke kahyangan. Tinggal satu bidadari yang tidak bisa terbang, karena selendang saktinya dicuri Jaka Tarub. Konon bidadari itu bernama Dewi Nawangwulan.

Cerita selanjutnya, Baca selebihnya »

22 November 2011 Posted by | Catatan Saya | , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

Penting Mana: Atasan atau Bawahan?

Bicara tentang atasan dan bawahan, bisa berarti membicarakan tentang pakaian. Atasan atau bagian atas dari pakaian, antara lain kemeja, kaos, singlet, tank top, jaket, dll. Sedangkan yang bawahan antara lain; celana panjang, celana pendek, rok, dll.

Keduanya saling melengkapi. Jika tidak memakai atasan, bisa beberapa risiko mengancam, antara lain: masuk angin, luka kelemparan batu, dll. Baca selebihnya »

20 November 2011 Posted by | Catatan Saya, Dunia Usaha | , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

Bapaknya Nakal (Iklan Televisi)

Menonton televisi sudah menjadi bagian aktivitas hidup sehari-hari. Mulai dari orang tua sampai anak-anak. Tak terkecuali keponakan saya yang satu ini. Umurnya 4,5 tahun, tapi menonton televisi juga sudah menjadi kegemaran. Paling dia sukai tentu saja acara film kartun.

Acara film kartun anak-anak biasa ditayangkan pagi dan sore hari. Hal ini menjadi masalah. Terutama tayangan film kartun pagi hari. Membuat keponakan saya yang TK kelas 0 kecil ini pernah tidak mau berangkat sekolah. Lebih memilih menonton film kartun di televisi. Baca selebihnya »

20 November 2011 Posted by | Catatan Saya | , , | Tinggalkan sebuah Komentar

Cerita Tentang Membuat Blog Copas (copy paste)

Awal dan sebelum register kompasiana, ada yang wanti-wanti (peringatan untuk hati-hati), “di Kompasiana tempat ngumpulnya blogger, hacker, dan penulis hebat-hebat.

Lho? Memangnya kenapa?
Saya menyadari kok kalau diri ini bahkan tak berkelas yang coba masuk ke lingkungan kelas hiu. Karena itu malah sengaja register. Siapa tahu ada master yang mau ngajari.
Eh, ternyata malah semua mau ngajari. Lewat blogshoptips. Bisa belajar dan konsultasi. Dengan gratis lagi.
Mau juga berteman dengan siapa saja. Tidak melihat apa profesinya. Pertemanan kebanyakan diterima. Baik-baik hati pokoknya.

Nah, mumpung lagi sepi. Baca selebihnya »

19 November 2011 Posted by | Catatan Saya | | Tinggalkan sebuah Komentar

Membuat Blog Pribadi di KOMPASIANA, Mengapa Tidak…?

Terinspirasi pengumuman dari Admin Kompasiana yang berjudul “Mau Nokia N9? Ikuti Kompasiana Appwizard Competition“. Lantas saya ingin menuliskan mengenai membuat halaman blog pribadi di Kompasiana. Memang tidak ada kaitannya dengan pengumuman lomba bikin aplikasi tersebut. Karena inspirasinya muncul dari beberapa kalimat di dalam postingan.

Menyimak postingan pengumuman, saya malah tertarik dengan kalimat:

….sudah memiliki halaman blog pribadi di kompasiana…

Juga di penggalan kalimat ini:

….memiliki blog di kompasiana….

Penggalan kalimat yang menarik. Baca selebihnya »

18 November 2011 Posted by | Catatan Saya | , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

Tulisan di Kompasiana Bukan Skripsi, Tesis, dan Disertasi [Menyoal Plagiarisme Copas di Dunia Maya]

Berita | Politik |
Humaniora | Ekonomi |
Hiburan | Olahraga | lifestyle
| Wisata | Kesehatan |
Teknologi | Media | Green |
Fiksi | Muda | Login
Download Aplikasi BlackBerry
Kompas.com

Tulisan di Kompasiana Bukan Skripsi, Tesis, dan Disertasi

Oleh: Bertha Talita | 16 November 2011 | 10:14 WIB

Ini tulisan untuk orang-orang norak yang gemar koar-koar soal plagiarisme atau kopas.
Ya, tulisan-tulisan di Kompasiana bukanlah skripsi, tesis, dan disertasi. Demikian pula kompasiana bukanlah ujian skripsi, tesis, dan disertasi. Maka untuk apa memersoalkan copy paste, wajari saja namanya internet adalah media yang menyebarluaskan informasi.
Seseorang tidak akan ngobrak-abrik lemari buku, memberikan sitasi dan membaca referensi siang malam, cuma untuk bikin tulisan di internet. Apalagi di Kompasiana yang serba gratis ini. Yang bikin situs pribadi aja pada nyomot dari berbagai macam tulisan lain di internet, lalu dipasang-pasangkan, diaransemen ulang agar menjadi sebuah artikel panjang.
So what? Ini bukan soal tak beretika dan moralitas. Baca selebihnya »

16 November 2011 Posted by | Unduh dari media online | , , , , , , , , , , , | 6 Komentar

[puisi] Kucubit Pipimu Nona

[puisi] Kucubit Pipimu Nona
- – - – - – - – - – - – - -
- – - – - – - – - – - – - -

Kucubit pipimu, Nona
Agar tak muram cahaya
Rintik duka menancap di hati
Wajahmu murung sekali

Kucubit pipimu, Nona
Kan kusibak segala duka
Hidup ini hanya sementara
Kenapa lara kau piara Baca selebihnya »

16 November 2011 Posted by | Catatan Saya, Puisi | , | 4 Komentar

Begini Risiko Jika Badan Hukum Dipinjam Orang Lain

Raut muka saudara saya dari itu masih begitu muram. Kesedihan terlihat setelah menceritakan musibah yang baru menimpa. Terkait dengan badan usaha miliknya.

Dulu saudara ini mendirikan sebuah badan usaha CV. Bergerak di bidang bangunan. Namun karena berbagai kondisi, usahanya berhenti. Biarpun sudah tidak ada aktivitas, CV yang dimiliki saudara tersebut tidak dibubarkan. Mempertimbangkan jika suatu saat ada kesempatan usaha lagi, tidak perlu repot-repot mendirikan CV beserta kelengkapannya, sebagai badan usaha yang berbadan hukum. Baca selebihnya »

15 November 2011 Posted by | Catatan Saya | , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

[puisi] Sosok Ngeri Penguasa Negeri

[puisi: Sosok Ngeri Penguasa Negeri]
- – - – - – - – - – - – - – - – - -

Mulutnya api
Membakar tanah Ibu Pertiwi

Bersayap serakah
Selusupi jiwa-jiwa pongah

Dengan tangan besi
Mengacak-acak nurani

Kaki seperti akar
Kemana-mana menjalar Baca selebihnya »

15 November 2011 Posted by | Catatan Saya, Puisi | , , , , | 1 Komentar

Lho, Apa Beda Facebook dan Internet?

Merebaknya pemakaian jejaring sosial, utamanya facebook, demikian luasnya menyelusup sampai ke desa-desa. Termasuk di desa saya juga. Dimana seolah facebook menjadi kelengkapan dari sebuah handphone, seperti halnya fitur sms, telpon, radio, kamera, dll. Bahkan setting gprs di handphone pun rata-rata sudah disematkan otomatis sejak buka bungkus.

Yang menarik, pernah ada dialog antara X dan Y ketika sedang membuka facebook. Biasa ada kiriman yang menyertakan tautan link. Baca selebihnya »

13 November 2011 Posted by | Catatan Saya | , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

Cerita tentang Anak Muda dengan Cita-Cita Mulia

Pemuda, tulang punggung bangsa. Anak muda, adalah generasi penerus bangsa. Begitu beberapa ungkapan yang menggambarkan sosok pemuda, anak muda, dengan segenap kegagahan, kecerdasan, dan semangatnya.
Bahkan presiden pertama RI pernah mengungkapkan: “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno — dari berbagai sumber.) Baca selebihnya »

12 November 2011 Posted by | Catatan Saya, Dunia Puyuh | , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

[puisi] Wanita dalam Dekapan

[puisi] Wanita dalam Dekapan
- – - – - – - – - – - – - – - – - – -

Kubilang rindu
Wajahmu merona
Padahal rindu palsu
Membuat kau bahagia Baca selebihnya »

12 November 2011 Posted by | Catatan Saya, Puisi | , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

[puisi] Laba-Laba

[puisi] Laba-Laba
- – - – - – - – - – - -

Laba-laba raba-raba
Kau merayap dalam gelap
Ujung sana ujung sini
Tak ada yang engkau dapat

Lama-lama rama-rama
Entah apa yang kau sikat
Kumpul sana kumpul sini
Tak peduli yang sekarat

Baca selebihnya »

11 November 2011 Posted by | Catatan Saya, Puisi | | Tinggalkan sebuah Komentar

Cerita tentang Pahlawan dan Kebencian pada Penjajahan

Cerita tentang pahlawan rata-rata biasa didapat pada waktu sekolah dulu. Bagaimana kisah perjuangan Tjut Nya’ Dhien, Teuku Umar, Pattimura, Tuanku Imam Bonjol, Pangeran Diponegoro, dan berderet-deret tokoh pahlawan sampai pada Bung Karno, Bung Tomo hingga pahlawan revolusi 1965.
Dari antara cerita perjuangan para pahlawan itu, bagi saya, yang paling membekas adalah perlawanan fisik melawan Belanda. Digambarkan bagaimana kejamnya Belanda menjajah sejak VOC sampai sekitar mempertahankan kemerdekaan. Juga tentang bagaimana penjajahan yang seumur jagung oleh Jepang, cukup nyantol di kepala kecil. Walaupun dulu pertamanya masih bingung dengan istilah seumur jagung.
Baca selebihnya »

11 November 2011 Posted by | Catatan Saya | , | Tinggalkan sebuah Komentar

Lagu Kerja Bangsa Semut

Di sana banyak makanan
Bangunkan semua teman

Siapa itu di bale-bale
Jangan tunggu sampai sore

Tabuh genderang
Raih hidup nan cemerlang
Baca selebihnya »

10 November 2011 Posted by | Catatan Saya, Puisi | , | Tinggalkan sebuah Komentar

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 29 pengikut lainnya.