Kemitraan Ternak Puyuh Siapa yang Butuh?

Beberapa lama menjadi peternak plasma dalam kemitraan puyuh, khususnya petelur, ada beberapa hal yang menjadi pengamatan saya. Salah satunya adalah faktor “kebutuhan”. Tentu kaitannya di dalam hubungan kemitraan puyuh tersebut: siapa yang butuh? Inti plasma/perusahaan atau plasma/peternak?
Jawabannya akan jelas: sama-sama butuh. Seharusnya memang begitu.

Sama-sama butuh melahirkan kesamaan. Berarti juga keseimbangan. Karena hal ini berada dalam lingkup dunia usaha, maka dalam kemitraan puyuh ini, seyogyanya seimbang atau sama-sama untung. Bagaimana pembahasan selanjutnya dari sudut pandang saya sebagai peternak plasma? Baca lebih lanjut

Bisnis Puyuh Memang Sedang Ampuh

Puyuh Sedang Ampuh
Oct 17, ’09 2:48 AM
for everyone

Oleh karena wabah Avia Influenza beberapa waktu silam, populasi puyuh nasional menurun drastis. Bahkan beberapa sentra gemak, begitu orang Jawa menamai burung mungil ini, berhenti produksi. Contohnya adalah daerah Jawa Timur, khususnya Blitar yang sedari dulu dikenal sebagai sentra puyuh. Namun begitu, ada pula beberapa yang masih eksis. Bahkan kini menuai laba. Salah satunya adalah PT Peksi Gunaraharja, sebuah perusahaan integrasi puyuh terbesar di DI. Yogyakarta.

“Sekarang populasi Peksi besar dan tidak punya saingan, karena Jawa Timur sudah ambles. Ini bisa dilihat pada data Peksi bahwa omzet telur sekarang sampai 5,5 juta per minggu, sedangkan sebelumnya hanya 3,3 juta. Dan harga telur puyuh pun sedang bagus. Rata-rata harga di tahun 2009 ini bisa Rp 159 ,- per butir. Padahal di tahun sebelumnya hanya pada kisaran Rp 150-155,-, “ujar Ir. Tri Hertyasno, Head of Research and Development PT Peksi Gunaraharja Baca lebih lanjut