Ariefmas's Weblog

Sejenak Menapak Riuhnya Dunia Maya

Kumpulan Pernyataan Tokoh dan Pakar Sekitar Aksi GIB 9 Desember Memperingati Hari Korupsi Sedunia

Dr. Yudi Latief, MA:
“Reaksi Presiden itu menjadi iklan gratis bagi kami, karena tidak benar bila kami ditunggangi, sebab kami hanya gerakan moral yang fokus kepada pemberantasan korupsi”
“Yang jelas, kami akan mengawal kasus itu, karena itu kami siap turun ke jalan pada peringatan Hari Antikorupsi Dunia pada 9 Desember 2009 dengan 10.000-an orang dari aktivis 1998, NU, Muhammadiyah, kelompok Cipayung, dan elemen lainnya,” (KOMPAS)

Syamsuddin Haris :
“Mestinya aksi 9 Desember tersebut direspons dengan positif oleh Presiden. Itu kan dukungan langsung kepada SBY yang katanya komitmen terhadap pemberantasan korupsi,” (DETIK)

Menkopolhukam Djoko Suyanto :
“Bukan kekhawatiran. Membangkitkan awareness sama-sama, kewaspadaan sama-sama,”
“Kalau pengerahan massa hindari kekerasan satu sama lain. Polisi juga mengamankan supaya menghindari jatuhnya pertengkaran satu sama lain,” (DETIK)

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Boy Rafli Amar :
“Polda Metro akan memperketat arus yang kemungkinan akan dilalui massa,”
“Baru diketahui dari pemberitahuan kelompok massa yang akan melakukan unjuk rasa. Diharapkan masuk hari Senin atau Selasa,” (DETIK)

Din Syamsuddin :
“Maka pada Hari Anti-Korupsi Sedunia 9 Desember adalah momentum baik bagi rakyat untuk menunjukkan komitmen memberantas bahaya laten korupsi,”
“Bagi yang antikorupsi mari datang, bagi yang pro korupsi jangan menghalang-halangi,” (ANTARA)
“Setiap dan semua warga negara yang antikorupsi tentu akan mendukung aksi itu,”
“Jadi, kalau ada yang curiga justru patut dicurigai tidak sungguh-sungguh bersikap anti korupsi,” (VIVANEWS)
“Skandal ini membawa risiko tinggi yang bersifat sistemik dan organik dalam kehidupan bangsa, jika tidak dituntaskan akan membawa bangsa kepada kehancuran,” (MEDIAINDONESIA)
“Sebagai bentuk komitmen kita untuk pembersihan kehidupan berbangsa dari korupsi, marilah beramai-ramai kerahkan massa untuk mengikuti aksi damai Gerakan Indonesia Bersih (GIB) dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi se-Dunia,”
mengharapkan agar peserta aksi berpakian putih dengan membawa spanduk dan bendera masing-masing. Aksi akan dipusatkan di Silang Monas, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, sekitar pukul 12.30 WIB. (RAKYATMERDEKA)

Syafii Ma’arif :
Menurut Syafii, aksi peringatan hari antikorupsi sedunia pada 9 Desember itu tidak memiliki motif lain, apalagi pemakzulan alias pelengseran Presiden.
“Ndak lah Kita belum ke arah sana (pemakzulan). Saya rasa belum ada keinginan untuk menjatuhkan siapa-siapa,”
..masyarakat harus mengikuti jalur konstitusi. (VIVANEWS)
“Jangan mencurigai dulu, itu bukan menjurus untuk menjatuhkan pemerintah, tapi justru mendukung pemerintah agar lebih giat dalam mendukung pemberantasan korupsi,”
“Nggak usahlah panik, kalau menjurus ke yang buruk kan kita punya aparat,” (vibisdaily)
“Saya rasa itu akan damai, tugas kita justru untuk menjaga agar jangan sampai terjadi kekerasan,” (vibisdaily)

Fadjroel Rachman
“SBY kok paranoid sekali. Ini ancaman halus kepada publik untuk tidak ikut aksi pada 9 Desember nanti,”
“Tokoh agama, nasional, dan antikorupsi akan hadir. Siapa pun yang antikorupsi harus hadir. Termasuk SBY kalau mau hadir silakan,” (SIB)
“Dokumen pertemuan Dharmawangsa yang dijadikan dasar tuduhan SBY bahwa gerakan 9 Desember atau Hari Anti Korupsi se-Dunia untuk menggulingkan Pemerintahan SBY adalah dokumen fiktif, dokumen rekayasa yang sangat jahat dan irasional. Saya dan kawan-kawan Kompak tidak pernah melakukan pertemuan itu,” (RAKYATMERDEKA)
“SBY harus meminta maaf secara terbuka kepada publik antikorupsi, karena menuduh gerakan 9 Desember ditunggangi dan berniat makar terhadap pemerintah SBY,”
“Jadi tuduhan SBY tentang penunggangan dan makar itu inkonstitusional, paranoid, dan penuh nada ancaman,” (vibisdaily)

Kepala BIN Sutanto :
“Hari antikorupsi kok rusuh. Tidak akan lah. Harus kita jaga agar tidak seperti itu,”
“Peringatan Hari Antikorupsi kan komitmen kita bersama,” (SIB)

Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri :
“Insya Allah, insya Allah,” (SIB)

Hariman Siregar :
“Itu justru membakar situasi. Pernyataan yang dilontarkan itu bisa ditangkap sebagai intimidasi, atau ketakutan. Pernyataan itu tidak taktis,”
“Cukup dibicarakan di komunitas intelijen. Tapi tidak tahu juga beliau ada strategi apa melontarkan ke masyarakat,”
“Pastinya itu bukan saya. Dan soal aksi, itu pasti ada tapi nggak akan besar,” (SIB)

Prof Dr Sofyan Effendi :
“Kalau Presiden ngomong gitu, itu membuat rakyat takut. Seharusnya Presiden kalau data tidak ada fakta jangan menakut-nakuti rakyat,”
“Sudah banyak SMS beredar seperti itu. Katanya ada pembunuhan politik dan sebagainya. Selayaknya SBY tidak membicarakan itu karena dengan berbicara itu berarti membenarkan isi SMS itu,”
“Ya kalau pun isu itu ditengarai benar, jangan Presiden yang berbicara. Tapi ini kan baru rumor, ngapain Presiden yang ngomong,”
“Saya pernah tanya kepada orang yang tahu proses seperti itu dan informasinya tidak akan sampai pada kerusuhan besar-besaran. Bangsa ini sudah cukup menderita. Lebih baik selesaikan saja perkara yang sudah jelas seperti kasus Anggodo Widjojo dan Century,” (SIB)

Boni Hargens :
“Ada makna ganda dalam pidato Presiden (Susilo Bambang Yudhoyono), pertama mengesankan ingin mempertahan kan kekuasaan dengan bersikap awas terhadap aksi massa, dan itu sah-sah saja. Tapi kedua yang harus diwaspadai adalah nilai privokatif Presiden yang seakan-akan menjebak masyarakat untuk berpikir gerakan ini berbahaya untuk diikuti,”
“Jangan sampai gerakan sipil ini berada dalam titik off side artinya laju gerakan ini cepat, tetapi tanpa strategi yang akhirnya dikalahkan oleh antitesis gerakan dengan stigma prvokatif poltik kekuasaan,”
“Presiden harusnya tidak perlu sereaktif dan sedefensif itu. sikap-skap Presiden tersebut hanya akan menguatkan rumor bahwa Presiden memang terlibat,” (MEDIAINDONESIA)

Ton Abdillah :
“Ada isu-isu yang beredar di kampung-kampung kalau akan datang mahasiswa ke kampung kampung yang akan memprovokasi masyarakat, dan yang terlihat jelas ya munculnya gerakan-gerakan tandingan,” (MEDIAINDONESIA)

Anas Urbaningrum :
“Berpikir Preventif jauh lebih baik. Bukan pada tempatnya saat ini melakukan upaya menjatuhkan pemerintah yang secara implisit pemerintahan ini legitimate. Bagi yang ingin menjadi presiden tunggu pemilu berikutnya,” (RAKYATMERDEKA)

Arbi Sanit :
“Masyarakat ‘diancam’ akan ada keributan, ada infiltrasi dalam aksi,” (Jakartapress)

Indra J Piliang :
“Pernyataan SBY itu sangat tidak wajar. Tidak berdasar data dan fakta. Mungkin SBY tidak memakai tim khusus sehingga dalam pernyataannya merugikan diri sendiri. Kalau dia bilang ada gerakan politik, justru pernyataannya yang sangat politis. Seorang presiden itu harus hemat kata namun kaya dengan data,” (RAKYATMERDEKA)

Jurubicara HTI, Ismail Yusanto :
“Kalau Pak SBY yakin tidak salah dan memberi talangan pada Bank Century itu wajar serta tidak melanggar hukum, kenapa harus takut. Jika Pak SBY merasa benar, maka tidak ada satu gerakan apapun yang perlu dikhawatirkan. Ini kan, dia khawatir. Kalau khawatir berarti ada yang salah dari Century,”
“Siapa suruh jadi presiden. Kalau dia mau jadi presiden yang harus memenuhi harapan rakyat. Seorang pemimpin itu harus menyelesaikan masalah dengan jernih. Bukan kemudian menumpahkan masalah pada rakyat. Justru rakyat itu butuh pengayoman secara prkatis dan psikolgis. Bukan dijadikan tempat mengeluh,” (RAKYATMERDEKA)

deklarator ICC Mashinton Pasaribu :
Bila sesuatu yang tidak baik terjadi dalam aksi massa yang digelar besar-besaran pada 9 Desember, maka Presiden SBY yang paling layak diminta tanggungjawabnya.
“SBY lah yang layak diminta pertanggungjawaban karena sejak awal sudah melakukan ancaman. Sebetulnya, tidak perlu dikuatirkan berlebihan,”
“Ini SBY kehilangan akal sehat dan dia tidak mampu menganalisa perkembangan di masyarakat ini. Makin tidak responsif. Harusnya pemerintah juga menekankan jajarannya untuk tidak terlibat korupsi. Sudah makin kehilangan akal sehat. Dia melihat kucing seperti melihat harimau.. (RAKYATMERDEKA)

Budiman Sudjatmiko :
“Ini terulang saat presiden mengungkap rencana aksi 9 Desember. Harusnya laporan intelijen semacam ini tak perlu dipublikasikan,”
“Kalau tidak, ini akan terulang terus. Efeknya, rakyat malah takut,”
“Biar dibilang orang yang aksi pada tanggal itu pengacau,”
aksi 9 Desember jelas tak bermaksud apa-apa, hanya ingin agar pemerintah kian intensif memberantas korupsi. Hal itu sejalan dengan program pemerintah. (DETIK)
“SBY harus menarik pernyataannya dan tidak akan mengulangi lagi,”
“Ini seperti ada ayam berkokok di pekarangan rumah kok dianggap makar,”
“SBY ingin menyatakan bahwa orang yang berkumpul pada 9 Desember adalah subversi,” (TEMPOINTERAKTIF)

Marsekal Muda TNI (Purn) Prayitno Ramelan :
“Menurut saya, itu tindakan counter,”
“Tolong jangan underestimate Presiden. Beliau ada Demokrat, militer dan teknokrat. Ini yang kelihatannya jadi lambat. Demokrasi ini memang pelan,” (KOMPAS)

Fajdroel Rachman :
“Presiden SBY kami undang. Kalau mau gabung, gabung saja, tidak usah menuding aksi ini ditunggangi,”
Fadjroel mengatakan sedikitnya 40 lembaga dan organisasi masyarakat akan turun ke jalan hari itu, antara lain Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, Kompak, dan Himpunan Mahasiswa Islam. “Kompak saja ada 26 lembaga di dalamnya,”
“Ini bukan gerakan orang-orang yang kalah pilpres,” (TEMPOINTERAKTIF)

Ikrar Nusa Bhakti :
Gerakan antikorupsi, kata dia, pastilah bermuatan politik. Namun gerakan itu tidak berarti dapat menurunkan presiden dari jabatannya. “Karena dalam sistem demokrasi tidak ada kekuatan inkonstitusional yang dapat menjatuhkan presiden yang telah dipilih rakyat,”
“Gaya yang dilakukan SBY ini seperti gaya Pak Harto (mantan presiden Soeharto), nakutin orang,” (TEMPOINTERAKTIF)

Tjahjo Kumolo :
meminta agar SBY dan jajaran pemerintahannya ikut turun jalan pada 9 Desember nanti untuk memperingati hari Antikorupsi se-Dunia. “Agar tidak selalu curiga dan curiga,” katanya. Seharusnya, kata Tjahjo, Presiden tidak perlu khawatir dengan aksi tersebut. (TEMPOINTERAKTIF)

Fauzi Bowo / Foke :
aksi demonstrasi memperingati hari antikorupsi sedunia pada 9 Desember merupakan hak warga. Namun Fauzi meminta agar demonstran bisa menahan diri dan tidak merusak fasilitas umum.
“Saya minta agar masing-masing bisa mengendalikan diri. Jangan sampai merusak milik publik,”
“Itu polisi yang memberikan izin dan mengurus keamanan,” (VIVANEWS)

Kepala Badan Intelijen Negara, Sutanto :
sejauh ini belum menemukan potensi kerusuhan dalam peringatan hari antikorupsi mendatang. Ia menepis kecurigaan presiden. “Nggak ada lah gitu-gitu,” (VIVANEWS)

Slogan KOMPAK :
“Kalau Bersih, Kenapa Risih?” (WARTAKOTA)

Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani :
”Cukup dekati elemen-elemen masyarakat. Tetap tenang, hal-hal begini mudah mudah diatasi kok,” (SOLOPOS)

Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin :
“Kita tidak mungkin menghalangi mereka untuk turun aksi. Tetapi jangan sampai merugikan kita semua. Kondisi kota yang sudah kondusif maupun mengganggu aktivitas investasi. Menjaga etika dan sopan santun yang sudah menjadi komitmen semua adik-adik mahasiswa,” (Tribun Timur)
___________________________________________________
Baca juga:

Hendropriyono Meyakini Kebenaran Informasi yang Diterima Presiden

PKS Bertemu Gerindra di Hotel Dharmawangsa

7 Desember 2009 - Posted by | Unduh dari media online | , , , , , , , , , , , , , , , ,

3 Komentar »

  1. Lanjutgan 😆

    bantai terus buaya2 darat

    Blog Jelek sumpah, jangan diklik!

    —————————————–
    Arief: sudah saya klik, mas….

    Komentar oleh wahyu am | 7 Desember 2009 | Balas

  2. Pak SBY mengada ngada dengan komentar-a itu?

    —————————————
    Arief: kalau ternyata memang ada? tapi mudah2an tidak ada.

    Komentar oleh porman | 8 Desember 2009 | Balas

  3. Terima kasih untuk blog yang menarik

    Komentar oleh online | 30 Desember 2009 | Balas


Dipersilakan mohon Komentar di SiNi [trima kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: