Ariefmas's Weblog

Sejenak Menapak Riuhnya Dunia Maya

[pic] Persiapan dan Perkembangan Pembesaran DOQ Ternak Burung Puyuh Petelur

Untuk gambar kandang pembesaran (dalam rangka persiapan), sebenarnya itu gambar kandang yang habis dipakai, alias burung puyuhnya sudah dipindah ke kandang teluran.

Kemudian gambar-gambar selanjutnya juga ada yang kurang bagus untuk percontohan, dimana dindingnya tidak rapi.
Lebih baik memakai triplex.

Yang menjadi hambatan pembesaran doq dengan cara seperti ini (pemanasan dengan listrik), antara lain :

1. Jumlah pembesaran doq terbatas, karena pada awal pembesaran membutuhkan daya listrik yang besar.

2. Beresiko banyak kematian / mortalitas saat listrik mati.

Alternatif cara pembesaran selain pemanasan dengan listrik, yaitu dengan gasolet (nulisnya bener tidak ya..).
Lebih aman, bisa lebih banyak DOQ-nya, dan tidak tergantung listrik.
Tapi saya belum pernah mencoba.

================================>

ARTIKEL TERKAIT:

Berbagi Cerita Pengalaman Beternak Burung Puyuh

Permasalahan Kemitraan Beternak Burung Puyuh Petelur

Menghadapi Bulan-bulan Buruk Harga Telur Puyuh

Tips Merawat dan Memelihara Puyuh Petelur Agar Tetap Berproduksi dengan Maksimal

Syarat-syarat yang Diperlukan dalam Budidaya Burung Puyuh Petelur

Aneka Makanan dengan Bahan Telur Puyuh

Kiat Meningkatkan Keuntungan dalam Beternak Burung Puyuh Petelur dengan Mencampur Pakan (tidak Berlaku untuk Kemitraan)

Gambar Kandang Burung Puyuh PetELUR

Alamat Lengkap PT PEKSI GUNARAHARJA

Bisnis Puyuh Memang Sedang Ampuh

Beberapa Hal yang Penting Diperhatikan pada 3 Hari Pertama Pembesaran DOQ Puyuh Petelur Sistem Manual dengan Pemanasan Lampu Listrik

TELUR PUYUH: Sangat Bagus untuk NUTRISI OTAK !!!!!

DIJUAL: CD Video dan Buku Panduan Cara Beternak Burung Puyuh yang Benar

Iklan

10 Januari 2010 - Posted by | Catatan Saya, Dunia Puyuh, Puyuh Lama | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

16 Komentar »

  1. haaa, emaang banyak dewasanya ya mas, dikurangi ja, ato meskipun kayak keluarga ashari kan bisa kita nilai dari segi agama ma moral, ane lebih suka ma konten agama dengan politik, lebih aspiratif

    plus masih mau saya pasnag kan, hee
    biar mas ntar ” taubat”, heee

    nb: tarbiyatulbanin adalah nama yayasan sekolah kok mas, bukan gerakan ato apaan ,jangan salah tangkap, tapi ni yang kelola alumni ,jadi ya gini arahnya macem macem

    ——–
    Arief: Trimakasih. Tentang taubat, setiap saat kita musti taubat kan . . . 🙂

    Saya pikir blog komunitas siswa2 tarbiyatul banin.
    Sukses selalu..

    Komentar oleh Tarbiyatul banin | 10 Januari 2010 | Balas

  2. sipp mas aref peternak ya, interpreneur tuh, ajarin dunk

    ———
    Arief: Lewat blog saja kan mengajarinya. Hehe.. Terlebih dahulu, biasakan memakai lauk telur puyuh 🙂

    Komentar oleh Tarbiyatul banin | 10 Januari 2010 | Balas

  3. Nice post, dapat tambah pengetahuan nich!
    Salam “guspur”

    ———-
    Arief: Salam guspur….

    Komentar oleh Agus Purwoko | 11 Januari 2010 | Balas

  4. mas, arief..ngemeng ngemeng gimana mengenai hasil panennya? dari 4000 ekor sehari/sebulan dapet brp ribu telur atao brp kilo? trus krn lewat kemitraan berapa perkilo dihargai oleh pt peksinya? tq..

    ——
    Arief: Saya jwb di email saja ya mas Tiyo.
    Tq sama-sama.

    Komentar oleh tiyo | 5 Februari 2010 | Balas

  5. […] ini merupakan penjelasan lebih detil dari postingan terdahulu. Untuk gambar-gambarnya juga bisa dilihat lebih lengkap pada artikel tersebut. Mudah-mudahan […]

    Ping balik oleh Beberapa Hal yang Penting Diperhatikan pada 3 Hari Pertama Pembesaran DOQ Puyuh Petelur Sistem Manual dengan Pemanasan Lampu Listrik « ARIEFMAS's WEBLOG | 24 Februari 2010 | Balas

  6. Saya mw tukar pengalaman aja mas,klo sya pemanasanny pke kompor mnyak tanah dan lampu hanya sbagai penerangan aj,jd klo lstrk mati tinggal pke lilin aj,he…he…

    ————————————————————
    Arief: :)jadi pengen tau caranya… siapa tau bisa meniru, tentu sangat banyak irit operasional…
    apakah mirip dengan pembesaran seperti ayam pedaging ya teknisnya???

    Komentar oleh Raditpw | 8 Maret 2010 | Balas

  7. Sama aj kok mas,kndangnyapun sma dg mlik mas arif,utk populasi 1000 butuh 4 box d tumpuk dg 2 bh kompor pd box pling bawah dan no 3 dari bawah.Di atas kompor d beri seng 60*90 cm agar bsa memanaskan box yg d atasnya.Suhu di atur oleh kmpor tsb.

    ————————————-
    Arief: menarik, mas…. wah, jadi pengen tau lebih jauh lagi….
    mengenai kematian dan perkembangannya tentu mengikuti kondisi selama pembesaran ya…
    hehe, tinggal berani coba tau tidak nih…
    tapi kalau belum ada kejelasan teknis-teknisnya, aya termasuk orang yang kurang berani berspekulasi… tapi sekali lagi, ini sangat menarik terutama menghadapi kendala biaya listrik…

    Komentar oleh Raditpw | 8 Maret 2010 | Balas

  8. […] [pic] Persiapan dan Perkembangan Pembesaran DOQ Ternak Burung Puyuh Petelur […]

    Ping balik oleh Peternak Puyuh Kemitraan PT Peksi Gunaraharja Dihajar Habis-Habisan di Tahun 2010 (1) « Ariefmas's Weblog | 13 April 2010 | Balas

  9. 10 tahun lalu pernah punya beberapa kandang puyuh mas, model pembesaran DOQ nya sama cuman kandangnya dirapetin smua pake kertas koran, biar tetap hangat.tempat minum pake yg khusus untuk DOQ atau diberi kerikil (DOQ nya sering berenang/bunuh diri kalo gak dikasih kerikil)trus tempat makan dikasih guntingan strimin persegi sebesar nampan biar pakanya gak di eker-eker (aku liat gambar pakannya pada tumpah di eker-eker.)

    Komentar oleh teguh | 21 Mei 2010 | Balas

  10. mas arief saya mau nyoba ternak puyuh nih….buat pembelian bibit di bandung,kira-kira di mana ya….di tunggu penjelasannya lho….

    Komentar oleh yudi gusdian | 28 Juli 2010 | Balas

    • nyari bibit daerah bdg dmn yah?

      Komentar oleh binna | 28 November 2010 | Balas

  11. mas arief aku tertarik dengan artikelnya mas arif lho, terutama mengenai burung puyuh. terus terang aku belum pernah beternak puyuh, aku tinggal di kupang ntt, kira kira teknis pemeliharaan doc puyuh hingga bisa bertelor memakan waktu berapa lama sich. lalu harga doc puyuh yang bagus di mas arif berapa sih. apa bisa dikirim ke kupang?. tak tunggu lho balesaanya di email, thank’s. semoga tambah sukses

    Komentar oleh kang endry | 20 Agustus 2010 | Balas

  12. eh..sm jg nmanya mas,..oya saat nie q punya 1000 dan nie awal jg q ternak pyuh,menurut q hslnya memang bs dblng ok..!!!rncana mo nambah lg,ya gk bnyak sch cm 5rb,ok jg mas tips2nya itung2 nambah ilmu

    Komentar oleh arif | 16 Maret 2011 | Balas

  13. […] [pic] Persiapan dan Perkembangan Pembesaran DOQ Ternak Burung Puyuh Petelur […]

    Ping balik oleh Begini Menata Telur Puyuh Kemitraan PT Peksi Gunaraharja yang Baik dan Benar [foto] « Ariefmas's Weblog | 14 Juni 2011 | Balas

  14. salam agrobisnis mas,saya pengen ternak dan butuh masukkan untuk memantapkan, ada petani yang bilang kalo melihara di bawah 3000 hasilnya kurang maksimal,cuma kerja bakti tok,ada analisa yang rill dari hasil ternak mas arif sendiri kira2 kalo pelihara 1000 penghasilan bersih perhari dalam usia produktif berapa mas…kira2 sampai bisa mengembalikkan modal selama berapa bulan mas..nuwun…

    Komentar oleh m.khaerudin | 15 Agustus 2011 | Balas

    • Terima kasih, Mas Khaerudin.

      Silahkan kunjungi blog saya yang lain. Di sana ada analisa usaha ternak puyuh, mendetil, dengan hasil per-minggu.

      Silahkan ke http://puyuhjaya.wordpress.com 

      Semoga bermanfaat.
      Sami-sami nuwun.

      Komentar oleh 'Ariefmas | 27 Agustus 2011 | Balas


Dipersilakan mohon Komentar di SiNi [trima kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: