Ariefmas's Weblog

Sejenak Menapak Riuhnya Dunia Maya

JK: Pejabat BI Bohong [Rampok Kok Dianggap Sistemik]

JAKARTA—Sejumlah Pejabat Bank Indonesia (BI) telah memberikan keterangan kepada Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Century beberapa hari terakhir. Namun, mantan Wapres RI Jusuf Kalla menilai ada beberapa dari mereka yang berbohong.
“Ya, ada (pejabat BI) yang tidak jujur. Tapi tidak semua, masih ada yang jujur kok,” ujar JK usai acara seminar Saatnya Hati Nurani yang Bicara di Hotel Sahid, Jakarta, Jumat (8/1) seperti dilansir vivanews.com.
Senada, Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menilai para pejabat BI itu telah ingkar.
“Masak kemarin saat ditanya Pansus, pejabat BI banyak yang bilang enggak tahu, enggak tahu. Masak pejabat enggak tahu kondisinya saat itu? Sekarang tanyakan pada hati nurani, jangan bilang lagi tidak tahu. Makanya pejabat BI tersebut berbohong dengan cara berdalih dan mengingkari,” katanya, seperti dilansir inilah.com.
Sekadar mengingatkan, Pansus telah memanggil lebih dari sepuluh pejabat maupun mantan pejabat BI. Mereka yang telah dipanggil, antara lain, Deputi Gubernur BI Budi Mulia dan Muliaman Hadad. Lalu, mantan Direktur Pengawasan Perbankan Zainal Abidin, Direktur Penelitian dan Pengaturan Perbankan Halim Alamsyah, dan Deputi Direktur Pengawasan Heru Kristiana. Mantan Direktur Pengawasan Bank Indonesia (BI) Sabar Anton Tarihoran, mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Maman Soemantri, Maulana Ibrahim, dan mantan Kepala Biro Gubernur BI, Rusli Simanjuntak.
Ketika dimintai keterangan, banyak dari mereka menjawab “lupa.” Hal ini diperparah dengan aksi saling lempar tanggung jawab antara satu pejabat dengan pejabat lainnya.
Menyita Aset
Ditandaskan Kalla, jika kasus skandal Rp 6,7 triliun Bank Century itu adalah perampokan yang dilakukan pemilik. Dan bahayanya, “perampokan’” itu dibantu oleh pejabat yang profesional tapi tidak jujur. “Jelas, rampok kok dianggap sistemik itu loh. Ini kasus tertinggi dalam sejarah Republik. Diperiksa tiga lembaga yang tidak di atasnya kecuali Tuhan. BPK lembaga pemeriksa tertinggi, KPK penyelidik tertinggi, yang diperiksa juga tertinggi,” tandas Kalla.
Dia juga berharap bisa duduk bersama SBY untuk membahas kasus ini. “Kita tidak berbeda pendapat dengan Pak SBY. Pak SBY pun bilang bukalah kasus ini seterang-terangnya, kami pun juga ingin seperti itu,” kata JK.
Terpisah, Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung, Didiek Darmanto mengungkapkan Pengadilan Swiss telah menyita aset Bank Century yang berada di Dresdner Bank of Switzerland. Dalam penyitaan aset itu ada pihak yang menyatakan keberatan. “Ada komplain dari Tarqim, saya kurang tahu itu nama apa,” kata dia. Meski ada keberatan, pengadilan Swiss menyatakan masih terbuka peluang aset itu untuk ditarik Indonesia. Aset Century berupa cash collateral terkait surat berharga dengan mekanisme Assets Management Agreement (AMA) antara PT Bank Century dengan Telltop Holding Limitedsebesar 220 juta dolar AS. Namun, sesuai keterangan manajemen baru Bank Century, aset di Swiss itu telah menyusut menjadi 156 juta dolar AS. (oke)
(harianjoglosemar)

11 Januari 2010 - Posted by | Unduh dari media online | , , , , , , ,

3 Komentar »

  1. Salut untuk JK. Tidak percuma saya dukung beliau di pilpres yang lalu. Pandangannya tetap jernih dan to the point.

    ——–
    Arief: ceplas ceplos langsung sasaran…

    Komentar oleh wardoyo | 11 Januari 2010 | Balas

  2. Lagi2 yang pertama nich, hore…..
    Mantep britannya broo!
    Salam “guspur”

    Komentar oleh Agus Purwoko | 11 Januari 2010 | Balas

  3. Waduh aku kalah beberapa detik nich!

    ———–
    Arief: hampir menang..

    Komentar oleh Agus Purwoko | 11 Januari 2010 | Balas


Dipersilakan mohon Komentar di SiNi [trima kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: