Ariefmas's Weblog

Sejenak Menapak Riuhnya Dunia Maya

Mungkinkah Aliran Dana Century Sebenarnya Memang DITUJUKAN untuk Kepentingan Kampanye ?

Jika ada pertanyaan seperti itu, dengan tegas dijawab : TIDAK MUNGKIN.
Iya, jelas tidak mungkin. Apalagi kalau yang dimaksud dengan kampanye tersebut adalah kampanye Partai Demokrat dan kampanye Pilpres SBY-Boediono di pesta demokrasi kemarin.

Kita tahu bagaimana perjalanan karir bapak SBY; jelas-jelas bersih tanpa cacat sejarah. Kemudian kita lihat juga bagaimana partai Demokrat merupakan partai yang besarnya murni dari suara rakyat. Ya jelas tidak mungkin kalau aliran dana Century ditujukan untuk kepentingan kampanye mereka.

Itu hanya fitnah sembarangan yang tidak berdasar.

Apalagi kalau ada anggapan bahwa dampak sistemik dan pencegahan krisis hanya sebagai alasan yang dibuat-buat demi lancarnya kucuran aliran dana Century; yang ujung-ujungnya untuk kepentingan pendanaan kampanye.

Sungguh, itu anggapan yang sesat dan jahat.

Apalagi beberapa waktu lalu ada isu aliran dana ke tokoh, parpol, dan lembaga yang berkaitan dengan Partai Demokrat. Isu yang memperkuat dugaan bahwa krisis Bank Century menjadi wasilah atau perantara lewatnya dana besar hingga sampai pendanaan kampanye partai Demokrat dan pilpres SBY-Boediono.

Itu isu yang keterlaluan buruknya untuk tokoh-tokoh terbaik bangsa dan partai terhormat pilihan rakyat.

Kemenangan Partai Demokrat dan kemenangan SBY-Boediono adalah karena benar-benar diinginkan oleh rakyat. Tidak ada money-politik. Tidak bakalan ada buktinya kalau kemenangan itu karena pembelian suara. Kalau ada yang berpendapat demikian, itu adalah pendapat yang berangkat dari sifat iri tanpa bukti.
Pemilu kemarin merupakan pemilu yang bersih dari permainan kotor, kemenangan pun didapat berdasar kejujuran dan kebersihan penyelenggaraan. Dus, karena itu buat apa kalau dana yang bertrilyun-trilyun kok untuk dana kampanye.

Benar-benar, hanya halusinasi dan mengigau jika memandang SBY dan Partai Demokrat sebegitu buruknya dengan mengkait-kaitkan antara SBY, Partai Demokrat, dan dana 6,7 Trilyun.

SBY adalah presiden yang dicintai rakyat dan mencintai rakyat, bermoral baik, bermartabat, jujur, tegas, bijaksana dan merupakan putra terbaik bangsa. Tidak mungkin beliau menipu rakyat, tidak mungkin beliau menyakiti hati rakyat, tidak mungkin ada rekayasa-rekayasa yang berujung korupsi kolusi nepotisme demi untuk kepentingan pribadi dan kemenangan partai. Semua kebijaksanaan tentu hanya untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat, kesejahteraan bangsa, dan untuk ketentraman negara. Lucu dan ironis kenapa banyak fitnah-fitnah bertebaran yang memburuk-burukkan beliau dan Partai Demokrat.

Malah ada juga yang berasumsi kalau Sri Mulyani, Boediono, dan Politisi-Politisi partai Demokrat merupakan bember-bempernya SBY dari tuduhan-tuduhan miring mengenai aliran dana bail out Bank Century.
Wah wah wah, asumsi yang patut untuk tidak didengarkan dan tidak pantas diperhatikan. Buat apa ada bemper-bemper pelindung SBY. Mereka bukan bemper, terutama Ibu Sri Mulyani dan Bapak Boediono, beliau-beliau adalah ahli-ahli ekonomi kaliber tingkat internasional yang sangat mencintai Indonesia, bahkan di siaran tivi kemarin Bapak Boediono mengatakan bisa menangis kalau mendengar lagu Indonesia Raya. Sungguh putra bangsa yang sangat mencintai negerinya. Setiap keputusan dan kebijaksanaan jelas diperuntukkan demi kesejahteraan rakyat, kemajuan bangsa dan negara.

Para penuduh-penuduh jahat itu apakah memang menginginkan Indonesia hancur ekonominya mengulang krisis tahun 1997/1998 jika tanpa pertolongan aliran dana 6,7 trilyun rupiah ??

Sudah lah, jangan mengada-ada yang bisa jadi hanya berdasar kepentingan politik dan kekuasaan serta kecemburuan posisi.

Berilah dukungan untuk SBY-Boediono sampai tahun 2014. Hingga tercapai kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Marilah ikut menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional. Bersama-sama membangun bangsa.

Sekali lagi, jelas tidak mungkin kalau aliran dana Century ditujukan untuk kepentingan kampanye Partai Demokrat dan kampanye Pilpres SBY-Boediono. Partai Demokrat merupakan partai pilihan rakyat, dan SBY merupakan presiden terbaik yang terpilih secara demokratis dan jujur. Tidak mungkin melakukan semua fitnah dan tuduhan-tuduhan jahat tersebut.

Semoga memang demikian adanya………

BAGAIMANA KALAU YANG TERJADI SEBENARNYA ADALAH SEBALIKNYA ???? 😦

Iklan

14 Januari 2010 - Posted by | Unduh dari media online | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

5 Komentar »

  1. Thanks infonya.Saya sih tidak tahu tentang politik.

    Mau tahu ”CARA MENDAPATKAN PULSA GRATIS 300.000” SELAMA 1 JAM” Kunjungi blogku!!!

    Komentar oleh ibnusyahreza | 14 Januari 2010 | Balas

  2. hmmmmm…biar fakta yang berbicara !!!!!

    DOWNLOAD E-BOOK AKHIR ZAMAN GRATIS
    http://www.penuai.wordpress.com

    ———–
    Arief: Walau kadang ada fakta lagi yang lebih fakta di belakang fakta

    Komentar oleh penuai | 14 Januari 2010 | Balas

  3. menuduh itu pakai apa ya…

    ——–
    Arief: Menuduh tentu pakai bukti, kalo tidak pakai bukti namanya memfitnah.
    Kira-kira begitu ya Pak Singal?
    Tergantung nanti buktinya akurat atau tidak…..
    Kalau buktinya akurat, isi postingan ini bisa dibalik bacanya: siapa yang keji, siapa yang melukai hati rakyat, siapa yang menipu rakyat, siapa yang tidak bermartabat, partai mana yang tidak terhormat: kita tunggu saja endingnya. Atau… Lenyap ditelan sejarah?

    Komentar oleh Singal | 16 Januari 2010 | Balas

  4. saya mgkn tdk mengerti politik pak, tp sy sedih melihat putra-putri terbaik bangsa setaraf int’l malah ingin dijatuhkan oleh bangsa sndiri.. 😦

    ———–
    Arief: Memasuki ranah politik, berarti memasuki dunia abu2.
    Mana yg benar dan mana yg salah, menjadi hal yang nisbi.
    Yg penting, kita berusaha memberikan apa yg terbaik untuk bangsa dan negara. Itu saja.

    Komentar oleh talithalubis | 18 Januari 2010 | Balas

  5. pusing mikirin ni negara….

    Komentar oleh Indonesian | 2 Februari 2011 | Balas


Dipersilakan mohon Komentar di SiNi [trima kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: