Ariefmas's Weblog

Sejenak Menapak Riuhnya Dunia Maya

Peternak Puyuh Kemitraan PT Peksi Gunaraharja Dihajar Habis-habisan di tahun 2010 (2-tamat)

Melanjutkan postingan yang lalu, dalam postingan mengenai dunia puyuh kali ini semoga akan lebih memperjelas makna “dihajar habis-habisan” serta ada apa dibalik itu semua. Namun sebelum itu saya mengucapkan sangat terima kasih untuk blognya Delia yang pada postingan kemarin telah berkenan (saya anggap komentarnya sebagai) memberi saran dan kritik yang sangat membantu.
Adanya kritik dan saran seperti demikian sangat diharapkan oleh blognya orang desa ini sehingga bisa tampil memperbaiki diri. Dan tentunya bisa jauh dari kemungkinan diblokir ya  [tapi udah terlanjur]. Tidak mengapa, yang penting tetep konsisten dari desa menyorot hiruk pikuk dunia, atau ada sebuah link yang menerjemahkan “from village watching around the world”. Monggo.

Sekedar kilas balik kebijakan PT Peksi Gunaraharja, pada bulan Desember 2009 kemarin, PT memberlakukan APKIR PAKSA untuk populasi puyuh petelur yang berumur telah lebih dari 14 bulan. Apkir paksa tersebut dilaksanakan dengan cara memaksa apkir secara halus. Yaitu dengan memberi harga yang sangat murah untuk puyuh-puyuh yang berumur lebih dari 14 bulan. Sehingga mau tidak mau peternak harus mengapkir puyuhnya. Biarpun puyuh-puyuhnya masih berproduksi dengan baik.

Menurut keterangan dari pihak PT Peksi Gunaraharja, apkir paksa tersebut dilakukan karena juga terpaksa. Terutama untuk bulan-bulan dengan harga buruk, apkir paksa tersebut diambil sebagai langkah kebijakan untuk mengurangi populasi yang berarti juga mengurangi produksi telur. Diharapkan dengan mengurangi produksi, pengendalian harga lebih stabil. Sekedar untuk catatan bahwa kemampuan penjualan PT Peksi yang biasanya 7 juta butir per-minggu, pada bulan-bulan harga buruk “hanya” bisa menjual sekitar 5 juta butir. Diakui oleh pihak PT, bahwa Peksi Gunaraharja memang belum termasuk perusahaan yang besar tingkat nasional, dimana pemasarannya “hanya” bisa memasuki 25% konsumen ibukota.

Kilas balik mengenai apkir paksa tersebut diharapkan bisa menambah kejelasan nantinya bagaimana peternak puyuh kemitraan PT Peksi selanjutnya dihajar habis-habisan.

Ternyata…. Tujuan utama PT menerapkan berbagai kebijakan, termasuk pemberian harga yang “memprihatinkan” sampai bulan April ini memang dimaksudkan untuk kebaikan semuanya. Keseimbangan. Tujuannya tidak merugikan peternak namun juga tidak merugikan PT itu sendiri.
Bisa jadi terinspirasi dari keberhasilan program apkir paksa pada bulan desember yang lalu, hasilnya pihak PT tidak perlu lagi repot-repot membuang “sampah telur” yang berlebih dan hanya membusuk di gudang, karena melewati batas kemampuan penjualan. Kemudian dilanjutkan sekarang dengan program “harga masih buruk”.
Demikian kalau boleh saya boleh memberi istilah.

Program “harga masih buruk” yang sekarang diterapkan, merupakan program “filtering”. Kalau saya boleh memakai istilah lain dari penyaringan. Dulu pihak PT kesulitan mencari plasma, kemudian sekarang berlebih yang berakibat juga terjadi booming produksi (booming dalam intern PT – bukan booming produksi nasional), bisa jadi karena memang kemampuan pemasaran yang sudah dianggap maksimal. Selanjutnya harus mulai memilih-milih plasma peternak yang benar-benar loyal terhadap PT.

Diberlakukannya program “harga masih buruk” terkait erat nantinya dengan kualitas produksi telur dari peternak. Jika kemudian peternak mensiasati pakan dengan banyak mencampur yang berakibat berat telur di bawah standar. Otomatis kena contreng. Dan siap-siap saja nanti diberi label TIDAK LOYAL.

Selain itu masih ada lagi tambahan program yang berupa pemberian Surat Peringatan. Program surat peringatan ini diberikan untuk peternak yang menyetorkan telur dalam kondisi “terlalu banyak rusak”. Entah itu remuk, pecah, maupun yang tidak berwarna. Hal ini sudah sejak semula memang dihimbau agar tidak memasukkan telur-telur kondisi buruk tersebut dalam setoran.

Keadaan seperti ini tentu saja cukup mengagetkan peternak, terutama peternak yang baru memulai tahun ini berproduksi. Namun semua program tersebut dimaksudkan juga untuk kebaikan semuanya. Dan mencakup segala hal yang berkaitan mulai dari produksi sampai penanganan pasca panen.
Dengan hasil kualitas yang baik, tentu PT Peksi bisa lebih kuat dan kokoh dalam berkompetisi di lingkup pemasaran nasional yang begitu ketat dan penuh tantangan. Untuk itu dengan adanya program-program yang memang menghajar habis-habisan para peternak plasma kemitraan PT Peksi Gunaraharja, diharapkan akan muncul plasma-plasma yang tangguh dan berkualitas untuk bersama-sama PT Peksi mengarungi dunia agribisnis. Kira-kira begitu pandangan dari peternak kecil ini.

Sssssst…. Akan tetapi dibalik semua itu, ada senjata rahasia dari PT Peksi untuk para peternak yang terbukti loyal. Kabar dari sumber yang terpercaya, untuk peternak loyal nantinya akan mendapatkan semacam rewards pada akhir tahun yang lumayan besar. Sebagai bentuk penghargaan dari PT atas kerjasama yang baik untuk ke-loyal-annya.

Ditunggu saja…. Dengan bersabar.

-tamat-

[ditulis oleh: M. ‘Arief B]

Iklan

15 April 2010 - Posted by | Catatan Saya, Dunia Puyuh, Puyuh Lama | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

12 Komentar »

  1. Gimana mas kabar puyuhnya setelah dihajar habis-habisan ????

    Komentar oleh Basuki | 2 Mei 2010 | Balas

  2. Kapan yo biso dolan?

    Komentar oleh budi sulaksono | 15 Mei 2010 | Balas

  3. mas tak dolan neng nggonmu oleh ra? alamate ngendi?

    Komentar oleh teguh | 21 Mei 2010 | Balas

  4. assalamu alaikum wr,wb.
    mas Arief yang tangguh…. mau bertanya nih?? bagi pemula seperti saya…(masih diangan-angan) untuk memulai usaha ternak puyuh petelur, langkah awal apa yang baik dilakukan ???
    memualai dari tahapan apa ?? trims mas . semoga tambah sukses dan jaya agribisnis di bumu pertiwi .. yang ramah lingkungan

    Komentar oleh abdurachman | 24 Mei 2010 | Balas

  5. Saya ingin menawarkan Nutrisi Organik Cair dan Pestisida Organik.
    Keunggulan produk kami :
    1. NOC MAREM Premium
    Untuk Ternak Unggas ( Puyuh,Ayam Pedaging,Ayam Petelur,Burung Dara)
    a) Dapat memperbaiki proses metabolisme, proses pencernaan menjadi sempurna sehingga ternak sehat dan produktif dan konsumsi pakan ternak berkurang.
    b) Dapat mencegah/mengobati penyakit MSA dan SENOT.
    c) Hasil produksi yang diperoleh bisa meningkat sampai dengan 30% dan mempercepat masa panen.
    2. Pestisida BHISMA Premium
    Untuk Ternak Unggas :
    a) Mengilangkan bau amoniak pada kotoran sehingga suhu udara akan menjadi normal.
    b) Mencegah penyebaran virus H1N1 (flu burung).
    c) Membantu meningkatkan hasil penetasan telur.
    d) Aman digunakan untuk ternak.

    info lebih lanjut hubungi 085229813300

    Komentar oleh yose | 8 Juni 2010 | Balas

  6. assalam…tanya mas arief, km d rembang-jateng bagaimana caranya mjdi mitra pt.peksi?syaratnya apa ja?wassalam…

    Komentar oleh siti | 22 Juli 2010 | Balas

  7. assalamu alaikum wr,wb.
    mas, saya bertempat tinggal dipalembang dan saya mau mencoba untuk usaha dibidang ini, yg mau saya tanyakan untuk pembelian bibit/doq bisa melayani sampai luar pulau jawa ya mas,. dan apakah dikirim lewat jasa pengiriman barang, karna jika saya baca komentar diatas semuanya didaerah jawa,.
    (Bukan apa2 mas, aku seorang pemula yg mau mencoba keberuntungannya di bidang ini, jadi kalo bisa seirit2nya dalam hal pembelanjaan,. hehehehe, agak pelit ya mas,..)
    1 lagi mas, untuk menjadi mitra PT tsb apakah harus datang kekantornya dan mengisi formulir untuk menjadi plasma/mitra, atau cukup lewat email/tlp.
    mohon dikasih wejangannya buat saya mas,.
    atas bantuannya Tengkyu banyak mas,..

    Komentar oleh Dedie | 18 Agustus 2010 | Balas

  8. Hari ini Rabu tgl 25 Agustus 2010, bagaimana keadaan bisnis peternak puyuh. Mohon penjelasannya Mas Arief. Terima kasih

    Komentar oleh Indra | 25 Agustus 2010 | Balas

  9. mas minta info aja untuk harga telor dari plasma kebetulan saya sales di bagian pemasaran pt. peksi wilayah cirebon kalo bisa diemail aja
    banyak permasalahan terutama kualitas adanya plasma yang masih mencapur pakannya sehingga kami yang di lapangan sering kena komplain

    Komentar oleh lilik | 19 Oktober 2010 | Balas

  10. Mas arief kayaknya udah nggak ternak puyuh lagi… sekarang sudah kerja jadi karyawan kali…

    Komentar oleh ahmad | 7 November 2010 | Balas

  11. Kami Siap Membantu Dalam Pengadaan Bibit serta Telur Puyuh, ataupun Kosultasi dan Berbagi Pengalaman serta pengetahuan dalam Hal Pemeliharaan Burung Puyuh.

    Alamat Kami :

    Kp. Bangkongreang Desa Benda Rt. 03/07
    Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi
    Jawa Barat

    Telpn. : 081386545354
    +6282110419395
    +6287720821936
    http://groups.yahoo.com/group/qfcampursari/
    http://qfcampursari.blogspot.com/
    http://asia.groups.yahoo.com/group/qfcampursari/
    http://www.puyuh.co.cc/

    Komentar oleh qfcampursari | 22 Desember 2010 | Balas

  12. Assalamualaikum saudara-saudaraku semua : komentar saya hampir sama seperti komentar pa Abdurachman, hanya apakah sekarang-sekarang ini masih akan ada keberhasilan/kejayaan lagi dalam bidang agrobisnis budi daya ternak puyuh? Jika masih ada peluang yang baik, tolonglah saya bagaimana caranya yang tepat dengan modal yang nekad (nekan anggaran dapur).Tapi semangat saya yang menggebu-gebu, karena ada interuksi dari PANGAB (pangabutuh)anggaran rumah tangga yang semakin memprihatinkan. Jadi jika Saudara-saudara siapapun yang sudi membantu saya demi terlaksananya dimulainya agrobisnis ini, saya haturkan banyak terima kasih. wassalamualaikum wr.wb.tuh

    Komentar oleh mochammad rifai | 22 Februari 2011 | Balas


Dipersilakan mohon Komentar di SiNi [trima kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: