Ariefmas's Weblog

Sejenak Menapak Riuhnya Dunia Maya

Nazaruddin : Memangnya Bisa kalahkan SBY Tanpa Duit ?

Mengikuti pemberitaan akhir-akhir ini, sudah kurang begitu ngeh. Masih ingat setahunan yang lalu mengikuti pemberitaan kasus Century, bahkan dengan kategori tersendiri, toh akhirnya mengalir ke laut.

Namun sebagai wujud perhatian rakyat terhadap negaranya, apa salahnya mengikuti perkembangan yang terjadi “di atas” sana. Memang di luar jangkauan, di tengah-tengah kesibukan mengais rejeki demi sesuap nasi ( dan segenggam berlian –  bagi  yang berpesta-pora dengan korupsi ), memberi sedikit perhatian untuk negeri.

Nazaruddin… Saya sendiri tidak kenal dengan beliau. Boro-boro se-level itu mau kenal dengan beginian 🙂  yang  paling bisanya cuma butuh berapa orang untuk mengamuk ??? Tidak mengapa lah mengisi postingan dengan hal-hal seperti ini, minimal sekedar untuk catatan pribadi. Walaupun hanya bisa menyentuh “bayangan pemberitaan” yang kadang lebih menjurus untuk pembentukan suatu opini, entahlah opini untuk apa, dan  entahlah apa yang sebenarnya terjadi di balik layar di balik berita, yang penting lumayan untuk dinikmati. Kebenaran yang sejati kadang tidak terbukti.

Berikut petikan wawancara Majalah Tempo dengan Nazaruddin :

Berapa biaya yang Anda keluarkan untuk membiayai Anas dalam kongres Bandung?
Jangan kaget, biaya untuk memenangkan Anas waktu itu sekitar US$ 20 juta. Memangnya bisa mengalahkan SBY (yang mendukung Andi Mallarangeng menjadi ketua umum Partai Demokrat–Red.) tanpa duit? Maka, semua perwakilan dewan pimpinan cabang saya kasih duit untuk bisa memenangkan Anas. Mereka terima US$ 10-40 ribu. Mereka pikir tak apa dipecat asal sudah terima duit, ha-ha-ha….

(Anas menyatakan tudingan bahwa dirinya menerima duit US$ 250 juta itu tak benar. Ia tak yakin tim suksesnya yang menerima. “Justru ada yang bilang dia mendapat untung dari kongres. Saya tidak pernah tanya, tidak tertarik, dan tidak ada urgensinya.“)

Anda dan Anas berkongsi di PT Anugrah?
PT Anugrah itu perusahaan untuk mengendalikan proyek yang sahamnya dipegang Anas dan saya separuh-separuh. Dia belum menjual semua sahamnya itu. Kalau tak ada PT Anugrah, Anas tak akan menang.

(Anas mengaku sudah dari dulu mundur dari semua perusahaan itu.)

Anda juga menggelontorkan duit untuk Edhie Baskoro Yudhoyono?
Nanti dululah, sekarang Anas saja dulu. Partai Demokrat bisa bubar–partai penikmat korupsi APBN.

(Edhie Baskoro atau Ibas mengatakan, “Haram bagi saya menerima uang yang tidak sejalan dengan semangat antikorupsi. Jadi, tuduhan adanya aliran dana tersebut tidak benar dan tidak berdasar.”)

Sekarang Anda marah kepada Anas?
Saya kenal dia sudah 5 tahun. Dia itu baik bukan main sejak 2005. Tapi, begitu menjadi Ketua Umum Partai Demokrat, sikapnya berubah 180 derajat. Cara berkomunikasi beda, sombong, lupa diri.

(Anas mengaku sengaja jaga jarak agar Nazaruddin sadar.)

Kenapa Anda kabur?
Semula saya mau menghadap KPK dan cerita semuanya. Tapi, saya disuruh Anas ke Singapura saja.

Anda menuding Anas dan Andi Mallarangeng terlibat dalam korupsi di Kementerian Pemuda dan Olahraga?
Akhir Desember 2009, Anas bersama Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Wafid Muharam, anggota Komisi Olahraga DPR Angelina Sondakh, dan saya bertemu di restoran Jepang di Plaza Senayan. Kami berbicara soal anggaran Kementerian sebesar Rp 3,2 triliun.

(Andi Mallarangeng pada 3 Juli 2011 mengakui sering bertemu dengan teman-teman anggota Dewan. “Tidak ada yang proper. Tidak ada urusan bantu tender proyek. Bagi saya, semua harus sesuai dengan prosedur dan harus proper.“)  [sumber dikutip lengkap dari : Tempointeraktif]

11 Juli 2011 - Posted by | Unduh dari media online | , , ,

1 Komentar »

  1. ya ga bisa lah ngalahin siapapun pasti pakai duit …. paling tidak buat makan nasi pecel …. he h

    Komentar oleh assurance | 27 Juli 2011 | Balas


Dipersilakan mohon Komentar di SiNi [trima kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: