Ariefmas's Weblog

Sejenak Menapak Riuhnya Dunia Maya

Beternak Puyuh dan Modal Pinjaman Bank, sebaiknya JANGAN

Budidaya beternak puyuh adalah salah satu jenis wirausaha wiraswasta. Enterpreneur. Keuntungan tentu menjadi tujuannya. Namun sebelum melangkah menjalan usaha puyuh, sebelum meraih keuntungan dalam beternak puyuh, membutuhkan modal.

Banyak sumber darimana modal itu berasal. Dari uang pensiun, dari uang tabungan, dimodali orang lain, dari menjual barang-barang, dari gaji, dan masih banyak lagi, termasuk diantaranya dari pinjaman / kredit dari perbankan atau bank maupun lembaga lainnya (koperasi, dll).

Yang terakhir tersebut itulah akan coba saya mulai bahas di sini.

Untuk sekarang ini, banyak lembaga peminjaman yang menawarkan modal. Istilahnya mudahlah kalau ingin mendapatkan modal. Namun hati-hati. Saya bukan menghimbau, menyarankan, atau apapun, namun hanya memberikan gambaran: bagi yang AWAL MEMULAI beternak puyuh, untuk tidak secara total menggunakan modal pinjaman. Dengan beberapa pengecualian, tentu saja.

Memang melihat pada analisa keuntungan yang sudah saya paparkan di blog puyuhjaya.wordpress.com terlihat hasilnya kuat untuk menyangga beban modal pinjaman. Akan tetapi dalam beternak puyuh, terdapat beberapa ciri khusus, kalau tidak boleh disebut kelemahan, jika memakai modal pinjaman.

Salah satu ketentuan modal pinjaman adalah pengembalian langsung mencicil pada bulan berikutnya. Dalam usaha beternak puyuh petelur, kewajiban tersebut jelas tidak bisa. Karena puyuh belum berproduksi. Dua bulan lagi baru memberi hasil.
Karena itu hal yang ini termasuk pengecualian pertama. Yaitu, boleh atau kuat secara murni total memakai modal pinjaman bank, apabila angsuran pertamanya dimulai dua (2) bulan lagi.

Pengecualian kedua, mempunyai penghasilan di luar usaha puyuh. Penghasilan ini yang akan menopang angsuran pengembalian kredit bank sebelum puyuhnya menghasilkan.

Pengecualian selanjutnya, ialah memakai maksimal setengah saja modal total dari pinjaman bank.

Pengecualian ke-empat, untuk yang usaha puyuh sudah lebih dari satu tahun tidak masalah memakai modal pinjaman bank.

Untuk perincian atau detil perhitungan, akan saya bahas pada postingan selanjutnya.
Sebagai catatan, pada awal memulai budidaya puyuh, sebaiknya tidak total memakai uang pinjaman dari bank.

Salam usaha.

Iklan

14 September 2011 - Posted by | Catatan Saya, Dunia Puyuh | , , , , , , , ,

2 Komentar »

  1. […] berat jika harga telur puyuh sedang demikian drop. Apalagi untuk yang punya tanggungan modal. Sangat terasa menyengat keadaan yang serasa tidak […]

    Ping balik oleh Harga Telur Masih Ambleg, Pikiran Judeg: Apakah Beternak Puyuh Musti Mandeg? | [PUYUH JAYA] | 26 November 2011 | Balas

  2. […] atau rendah seperti sekarang, bisa menguras tabungan, atau malah tekor. Maka, beternak puyuh dengan modal pinjaman bank, sebaiknya […]

    Ping balik oleh Kondisi Pemasaran Telur dan Ketahanan Peternak Puyuh « Ariefmas's Weblog | 1 Desember 2011 | Balas


Dipersilakan mohon Komentar di SiNi [trima kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: