Ariefmas's Weblog

Sejenak Menapak Riuhnya Dunia Maya

Meraih Sukses yang Cepat dan Instan adalah Keniscayaan

Kesuksesan, bisa saja selanjutnya disebut dengan keberhasilan sebuah usaha, pencapaian tujuan, maupun hasil akhir dari suatu keinginan. Ukuran kesuksesan mungkin berbeda-beda pada masing-masing bidang. Karena itu bicara kesuksesan secara umum saja, manakala hampir semua orang berkomentar: “wow… sukses sekali orang itu…”

Telah banyak tips yang dituliskan, juga nasehat-nasehat dari orang-orang yang berpengalaman, tentang bagaimana kiat-kiat mencapai kesuksesan.

Jika disarikan, antara lain adalah ketekunan, kontinuitas, konsisten, konsekuen, sabar, telaten, bekerja keras, dan lain-lain semacamnya. Semua itu membutuhkan waktu: yang tidak cepat. Perlu waktu relatif lama.

Bisa diibaratkan kita, diri sendiri ini, sukses mempunyai badan yang besar dewasa, setelah mengikuti kiat-kiat tersebut di atas. Sejak dari masih embrio, bayi, kanak-kanak, hingga dewasa. Mengikuti proses menuju sukses. Sesuap demi sesuap nasi, dengan istiqomah atau kontinuitas berkelanjutan, kita makan tiap hari. Bukan sekarung beras langsung masuk ke perut yang membikin tiba-tiba menjadi besar dewasa, tapi sedikit demi sedikit, sesendok demi sesendok, setiap hari, selama bertahun-tahun.

Kembali pada kesuksesan. Adakah sukses yang bisa didapatkan dengan cara cepat alias instan? Tiba-tiba sukses. Bukan sukses yang ditempuh seperti naik tangga proses biasanya.

Tentu saja ada. Menurut saya yang percaya adanya Tuhan Yang Maha Pengatur. Apa sih susahnya bagi Tuhan untuk mengangkat derajat kesuksesan seseorang.

Hanya antara Kaaf dan Nuun dalam kalimat Kun Fayakun.

Lantas bagaimana tentang tiba-tiba sukses, atau sukses yang instan?

Ada. Akan tetapi lain dari proses umumnya. Karena dalam instan, ada unsur keberuntungan. Dan keberuntungan inilah mutlak milik-Nya, yang diberikan kepada yang beruntung sukses dengan cara instan.

Kemudian bagaimana juga baiknya menyikapi tujuan meraih kesuksesan, baik dalam usaha maupun dalam bekerja?

Menurut pemahaman saya, janganlah terlalu berharap yang sampai menjadi angan-angan kosong keinginan kesuksesan instan. Jalani segalanya dengan wajar apa adanya. Sing temen bakal tinemu. Kesuksesan sebenarnya ada di depan mata. Hanya mau meraihnya dengan usaha kerja keras atau tidak. Ketekunan, ketelatenan, kesungguhan, konsisten, konsekuen, sabar, menerima apa adanya, bersyukur… Jalani dulu itu semua.
Toh saya yakin, manusia sudah dijalankan pada jatah apa yang sebenarnya memang akan didapatkan. Kesuksesan pintar, di sana ada pemberian rajin belajar. Kesuksesan kekayaan, ada pemberian bekerja keras dalam meraihnya. Jadi intinya setelah terangkum semua ikhtiar usaha mencapai sukses, harus dibarengi dengan berdoa.

Dan saya merasa belum termasuk orang sukses. Namun saya berusaha keras bersyukur atas apa yang ada pada saya, dan yang terjadi pada diri ini.

Salam sukses.

Iklan

2 Oktober 2011 - Posted by | Catatan Saya | , , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Dipersilakan mohon Komentar di SiNi [trima kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: