Ariefmas's Weblog

Sejenak Menapak Riuhnya Dunia Maya

Maling Pulsa… Pencurian Pulsa… SMS Premium.. Penipuan Lewat SMS.. Hati-hati Saja ya..!!!

Cara meraup untung, mengais rejeki, ada-ada saja ya… Kreatifitas, tipu muslihat, jebakan, ajakan, menjadi jurus ampuh dalam bisnis usaha apapun. Termasuk yang akhir-akhir ini disebut dengan maling pulsa, pencurian pulsa.

Salah satu contoh sms yang sering saya dapat, seperti berikut ini:


Selamat! Anda plgn yg berksmptn dptkn Honda Scoopy TEKAN *268*1# atau Blackberry Onyx II TKN *268*2# dgn ksmptn ke-1 Rp550 +Asuransi +BonusPulsa20rb utk 200org/hr

Atau sms yang seperti ini:


SELAMAT! 6285725751881 ANDA punya kesempatan DAPAT ringtone I Love U, SILAHKAN CEK DI *700*9*2# Jg dptkan info motor/hr/2RB CS: 02145870139

Apakah akan mengikuti dan menekan untuk dial pada nomer yang ditunjuk?

Apa akibatnya jika dial nomer tersebut? Bagi yang sudah pernah mengalami, tentu merasakan akibat mengikuti promo manis berhadiah. Pengirimnya saja dari operator sendiri. Mana tidak percaya.
Dan… Setiap hari pulsa akan tersedot habis. Untuk informasi-informasi yang kadang tidak penting sama sekali.

Mending kalau registernya pakai dial atau menghubungi nomer tersebut, lhah… Kalau hanya di-OK atau YES lantas otomatis sudah terdaftar? Opo tumon… Berarti mempersilakan Rp 2000 hilang setiap kita mendapat suatu informasi, atau tiap pertanyaan atas suatu lomba.

Memang ada cara untuk berhenti “berlangganan”. Istilahnya Unreg. Bisa dengan mengetikkan UNREG, OFF, STOP, dll. Sudah. Pulsa tidak tersedot lagi.

Apakah seperti itu layak disebut pencurian pulsa? Maling pulsa? Padahal penyelenggaranya nebeng lewat pengiriman informasi resmi provider operator lho… Masak maling pulsa? Pencurian?

Banyak hal bisa terjadi. Banyak hal mungkin terjadi. Bisa saja operator “mengijinkan” atau bahkan bekerjasama dengan penyelenggaraan yang menyedot pulsa. Toh bisa berhenti berlangganan.

Namun, apakah mudah untuk berhenti berlangganan?

Untuk Unreg saja sepertinya sudah kena biaya. Itu kalau berhasil. Jika tidak sukses, sampai berkali-kali Unreg pun masih terus saja pulsa tersedot. Akhirnya nelpon operator. Sukseskah penghentian berlangganan lewat operator?

Untuk yang pasca bayar semacam Kartu Halo mungkin cepat terlayani dengan baik. Tapi bagaimana dengan yang prabayar? Berkali-kali sampai menunggu lama baru bisa tersambung. Kadang bisa menghentikan berlangganan. Kadang juga tidak bisa.

Pelarian terakhir adalah ke kantornya operator. Jika Telkomsel ya ke Gerai Telkomsel, atau ke Grapari. Katanya dijamin pelayanan bisa menghentikan langganan yang bikin pulsa tersedot maling pulsa, pencurian yang seolah resmi.

Berapa keuntungan dari sms premium yang mereka dapat? Ternyata bisa mencapai 100 miliar per-bulan. Seperti pada pemberitaan ini:

“Potensi kerugian pengguna telepon seluler akibat kecurangan penyedia jasa layanan pesan premium bisa mencapai Rp 100 miliar per bulan. Besarnya pulsa yang diambil dari konsumen karena ada penyedia layanan konten serta minimnya pengawasan dari operator telepon seluler dan regulator.”
[sumber berita selengkapnya di: Kompas.Com]

Lain lagi dengan sms seperti berikut ini. Dimana penipuan lewat sms berhadiah masih marak terjadi, dan korban juga masih berjatuhan. Disuruh kirim transfer uang demi mendapatkan hadiah fiktif, masih ada yang mau juga.

Ini contoh smsnya:


SELAMAT:Anda
m’dptkn HADIAH
Rp.75jt.dr HUT
44thn INDOSAT
diundi Tdi mlm
di SCTV Pkl.23:30
U/INFO Hub/pst:
085719460555
02130009000
Pelaksana:
INDOSAT

Masih ada juga yang terpedaya dengan sms seperti itu. Akibatnya bisa berjuta-juta uang melayang tanpa bekas. Jelas-jelas penipuan kok dituruti…

Atau sms penipuan yang semacam inipun masih ada juga yang kena:


Bapak tukokno Pulsa,As Ndisek 20 rbu iki nmrku Anyar bapak, 085327774528 Cepet saiki,tak Enteni penteng, Bpk ada masalah di kantor polisi, Jgn dulu sms/tlp!

Lhah jelas bapak saya ada di rumah kok.
Menyimak berita di televisi, malahan penipuan lewat sms semacam itu dioperasikan dari dalam penjara… Lho? Kok bisa ya…

Berbagai cara curang, jebakan, muslihat, bahkan penipuan: semuanya untuk meraup untung. Yang penting berhati-hati, agar tidak menjadi korban lagi dan lagi.

9 Oktober 2011 - Posted by | Catatan Saya | , , , , , , , , , , , , , , ,

3 Komentar »

  1. Alhamdulillah, saya belum pernah tertipu dengan modus-modus seperti itu. Kadang saya juga berfikir, kok bisa-bisanya di zaman seperti ini masih ada yang “suka” mendapatkan uang dengan ikut sms-sms seperti itu. Ini zaman modern, zamannya manusia bekerja. :D

    Komentar oleh Fikri | 10 Oktober 2011 | Balas

    • Di sini letak cerdiknya “penipu”. Mengambil celah harapan dari calon-calon korban, adanya keberuntungan yang tiba-tiba. Akal sehat berbicara, namun hati mengharap: ah, siapa tau beneran. Lantas berpikir pragmatis, modal sedikit untuk keuntungan yang sebanyak-banyaknya. Biasanya kan disuruh transfer uang, pulsa, dll. Ternyata… tertipu :D

      Komentar oleh M. Arief B. Ariefmas | 10 Oktober 2011 | Balas

    • betol brow sekarang zamanx orang pda kerja

      Komentar oleh irfan adi | 9 Desember 2011 | Balas


Dipersilakan mohon Komentar di SiNi [trima kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 74 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: