Ariefmas's Weblog

Sejenak Menapak Riuhnya Dunia Maya

Selingkuh [puisi]

Selingkuh [puisi]
– – – – – – – – – – – –

Manis bibirmu
Lempar aku ke langit semu

Dua api menyatu
Kita saling ganggu

Di paruh waktu
Tenggelam dalam hasrat menggebu

Oh.. Jam tangan mengetuk dahiku
Ingatkan kala tiba memburu

Dik, aku pamit dulu
Cinta di rumah
menunggu dengan sendu

– – – – – – – – – – – – – –
Puisi ini sudah saya publish juga di kompasiana

5 Desember 2011 - Posted by | Uncategorized | ,

1 Komentar »

  1. wicchhh sosweet bngt

    Komentar oleh ayhu chintanya | 29 Februari 2012 | Balas


Dipersilakan mohon Komentar di SiNi [trima kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: