Ariefmas's Weblog

Sejenak Menapak Riuhnya Dunia Maya

Are Bloggers Journalists? Apakah Blogger adalah Jurnalis?

Are Bloggers Journalists?
Tertegun saya membaca dua kata itu. Biarpun saya kurang begitu paham bahasa linggis. Namun dua kata itu seperti tidak asing lagi, yaitu blogger dan jurnalis.
Mungkin pada kata “are bloggers journalists” merupakan jamak. Yang jika diterjemahkan ke bahasa kita jadi aneh: apakah blogger-blogger itu jurnalis-jurnalis?

Saya mendapatkan kata-kata itu di spam email. Entah email dari mana. Namun selanjutnya mengusik saya untuk membahasnya.

Apakah blogger itu jurnalis? Saya akan menjawab ‘bukan’. Itu jika ‘jurnalis’ seolah lebih menjurus pada profesi wartawan, yang sedemikian terikat pada kode etik jurnalistik. Dan secara hukum juga ada di bawah payung media tempatnya bekerja.

Lalu mengapa ada pertanyaan seperti itu? Terkesan ada kegerahan jika blogger dianggap sebagai jurnalis?

Anggapan saya secara luas sajalah, dimana jurnalis bukan wartawan an sich. Tapi jurnalis adalah pencatat dari setelah meliput kejadian atau pengalaman yang ada.
Jika begitu, bolehlah saya anggap kalau blogger adalah juga jurnalis. Tapi tidak di bawah media. Blogger ada di dalam dunia maya. Dunia internet. Tidak ada internet, tidak ada blogger.
Beda dengan wartawan, sebelum ada internet, sudah ada wartawan. Tanpa perlu internet, wartawan sudah eksis sebagaimana profesinya.

Lalu bagaimana dengan sebutan jurnalisme warga, atau kerennya CJ Citizen Journalism?
Disitulah menurut saya, ruang dimana blogger itu berada. Menjadi jurnalis yang meliput bahkan yang tidak tersentuh oleh wartawan.

Lalu bagaimana dengan blogger yang menuliskan tentang tips trik, atau bahkan tulisan-tulisan fiksi?
Disinilah menurut saya letak luasnya blogger sebagai jurnalis. Menceritakan yang dialami, diketahui, bahkan pendapat pribadi. Hal-hal yang tabu ditulis oleh wartawan dalam keterikatannya pada kode etik jurnalistik, bisa ditulis oleh blogger… Di media blog.
Inilah suara asli warga. Inilah kejadian-kejadian yang terjadi pada warga. Asli sli….

Jadi kesimpulan saya, blogger adalah juga jurnalis, dalam arti luas sesuai anggapan saya. Tidak terikat oleh apapun dalam kode etik wartawan. Karena memang bukan wartawan. Menulis, demi untuk berbagi.

Viva blogger!

Salam

14 Desember 2011 - Posted by | Catatan Saya | , , , , , ,

Belum ada komentar.

Dipersilakan mohon Komentar di SiNi [trima kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: