Ariefmas's Weblog

Sejenak Menapak Riuhnya Dunia Maya

Usaha Jasa Laundry Kiloan Pencucian Pakaian Berbahaya untuk Lingkungan??

Laundry kiloan? Sebuah bisnis usaha yang sekarang kian marak. Ketika waktu dipenuhi kegiatan, sibuk di kampus, sibuk di kantor, atau substitusi agar ada waktu untuk istirahat, maka jasa laundry kiloanlah yang menjadi tempat untuk mencucikan pakaian.

Dengan demikian mencuci pakaian bukan lagi hal yang menyita waktu. Begitulah salah satu manfaat yang saya lihat dari usaha jasa laundry kiloan.

Namun ternyata ada satu masalah terkait pencemaran lingkungan dari adanya laundry kiloan. Bagaimanakah?

Hal mengenai pencemaran lingkungan dari akibat usaha jasa laundry kiloan ini diulas dalam sebuah postingan di Kompasiana. Pemostingnya atau Kompasianer dengan nama Dhanang Dave, mengaku ada di Salatiga, Jawa Tengah.

Saya sarikan saja apa isi postingan dengan judul “Laundry Ancaman Pencemaran yang Dininabobokan oleh Kebersihan Kelembutan dan Wewangian”

1. Sebagai lahan bisnis yang menjanjikan, usaha jasa laundry sekarang menjamur.

2. Di sekitar kampus juga menjadi sasaran empuk untuk menjalankan bisnis cuci pakaian.

3. Banyak yang tidak terpikir dampak menjamurnya laundry.

4. Dampak terhadap lingkungan acapkali terlupakan. Hal ini terkait dengan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah)

5. Buangan limbah terutama deterjen langsung masuk selokan. Harusnya dilakukan pengelolaan limbah sebelum dibuang. Mengingat juga pada Perda no. 6 tahun 2009.

6. Karena alasan ekonomis, pengusaha lebih banyak membeli deterjen, pewangi, pelembut dengan sistem curah. Produk curah tersebut tanpa sertifikasi pengujian terhadap dampak lingkungan.

7. Produk pabrikan saja punya risiko pencemaran lingkungan, apalagi produk curah yang kalau boleh dikatakan ilegal.

8. Limbah cucian akan masuk dalam rangkaian ekosistem alam, mulai dari selokan, sungai, laut.

9. Akumulasi bahan-bahan pencemar dalam tubuh akan menimbulkan masalah gangguan kesehatan.

10. Beberapa bahan tambahan seperti Linear Alkaly Bensene Sulfonate (LAS), Surfaktan, Clorin, dan golongan Amonium Kuartener bisa menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan.

11. Golongan Ammonium Kuartener bisa membentuk senyawa nitrosamin yang bersifat karsinogenik, iritasi pada kulit, memperlambat proses penyembuhan dan katarak.

12. Kandungan phospat pada deterjen bisa menimbulkan eutrofikasi, ledakan alga di perairan.

13. Busa bisa menghambat kontak oksigen di udara dengan air. Akibatnya oksigen terlarut turun dan matinya organisme perairan.

14. Belum ada sanksi dan regulasi dari pemerintah atas usaha jasa cuci pakaian yang bertebaran. Terkait masalah lingkungan.

15. Laundry sebagai titik api pencemaran seolah tak tersentuh sama sekali. Kaitannya dengan IPAL. Butuh kesadaran kita semua akan pentingnya lingkungan.

Demikian 15 poin yang saya ambil dari postingan di Kompasiana tersebut.
Lebih jelasnya, silahkan langsung saja ke sumbernya dengan judul Laundry Ancaman Pencemaran yang Dininabobokan oleh Kebersihan…..

Iklan

17 Desember 2011 - Posted by | Catatan Saya | , , , , , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Dipersilakan mohon Komentar di SiNi [trima kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: