Ariefmas's Weblog

Sejenak Menapak Riuhnya Dunia Maya

6 Hal Penyebab Kegagalan Usaha [Hati-Hati]

Usaha dan kesuksesan. Peluang usaha dan yang menjanjikan. Semuanya menciptakan mimpi-mimpi panjang, menjadi dorongan untuk direalisasikan. Bahkan segera. Seolah tidak bisa ditunda-tunda.

Memang dunia usaha bukan dunia untuk berleha-leha. Ada kerja keras, semangat, kreatifitas, termasuk juga pertimbangan dan perhitungan. Bukan berarti mengulur-ukur waktu. Namun apa salahnya menyimak terlebih dahulu bagaimana nasehat dari para pakar usaha, sebelum melangkah lebih lanjut. Diantaranya adalah 6 penyebab kegagalan usaha. Penting menjadi bekal atau bahkan seperti menjadi modal yang tidak nampak.

Enam penyebab kegagalan usaha tersebut antara lain:

1. Tidak melakukan riset pasar.

Kesalahan satu ini bisa berarti kalah sebelum bertanding. Akan lebih mudah menyediakan sesuatu yang dibutuhkan daripada harus membuat sesuatu yang baru dan memaksa orang mengeluarkan uang untuk itu.

2. Rencana bisnis yang kurang matang.

Sebuah rencana yang solid dan realistis sangatlah mutlak dibutuhkan sebuah bisnis. Rencana harus memuat target yang masuk akal, bagaimana mencapai target, prediksi masalah, solusi masalah. Semakin banyak masalah, maka semakin tinggi potensi kegagalan usaha.

3. Tidak punya akses tambahan modal.

Dari awal harus realistis, gunakan modal yang ada untuk bisa mencapai target. Terlalu banyak memikirkan pinjaman untuk modal dalam membuka bisnis bukanlah awal yang baik.

4. Lokasi yang buruk, tidak eksis di internet, kurang penjualan promosi.

Lokasi yang buruk bisa menjadi faktor negatif bagi bisnis. Apalagi jika mengandalkan pelanggan yang pejalan kaki.
Juga untuk saat ini, eksistensi di dunia maya, baik internet maupun jejaring sosial, sama pentingnya dengan di dunia nyata.

5. Terlena dengan kesuksesan.

Jangan terlalu puas dengan hasil. Bisa jadi itu belum waktunya untuk merasa puas. Terus pantau situasi pasar, siapa tahu perlu mengubah strategi. Berada di posisi puncak adalah waktunya untuk mempertahankan strategi.

6. Terlalu cepat berekspansi.

Cara memperluas bisnis, harus sama dengan saat awal membangun bisnis. Jangan gegabah dan terlalu percaya diri.
Pastikan menemukan pasar dan daerah yang tepat untuk ekspansi.

===#

meskipun rata-rata bisnis baru usaha kecil dan menengah (ukm) jarang bertahan lama, bukan berarti gagal begitu saja.

melalui perencanaan dan fleksibilitas, bisa menghindari penyebab kegagalan di atas dan menjadi bagian dari usaha yang berhasil bertahan lebih dari 15 tahun.

===#
disarikan dari: detikfinance detik.com

Iklan

9 Januari 2012 - Posted by | Dunia Puyuh, Unduh dari media online | , , , , , , , , , ,

6 Komentar »

  1. kurangnya pengalaman juga mempengaruhi tidak mas..????

    Komentar oleh redadipa | 10 Januari 2012 | Balas

    • Kurang pengalaman, saya kira bisa mempengaruhi ke-6 tersebut.
      Tapi don’t worry, solusinya belum tentu harus memgalami sendiri, tapi bisa belajar dari pengalaman dan pengetahuan orang lain.

      Komentar oleh M. Arief B. | 11 Januari 2012 | Balas

      • yoi bnget

        Komentar oleh mubarok | 9 Oktober 2012 | Balas

  2. Reblogged this on Kipr@h JelemA LeuTik nu UnIK.

    Komentar oleh Kopral Cepot | 24 Januari 2012 | Balas

    • Terima kasih kehadirannya, Kopral Cepot.

      Komentar oleh M. Arief B. | 25 Januari 2012 | Balas

  3. ekspansi yang terlalu cepat…. seperti saya. Pembelajaran yang berharga untuk usaha selanjutnya

    Komentar oleh tom | 9 Maret 2012 | Balas


Dipersilakan mohon Komentar di SiNi [trima kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: