Ariefmas's Weblog

Sejenak Menapak Riuhnya Dunia Maya

Ternyata Saya tidak Tepat Memaknai Peribahasa “Bermuka Dua”

Akhir-akhir ini saya mengalami hal yang tidak mengenakkan. Bahkan boleh dikata menjadi hal yang bisa berakibat mengerikan. Sama sekali di luar dugaan dan pemikiran saya.
Kejadian tersebut lantas saya masukkan sebagai telah bertemu dengan orang yang bermuka dua.

Coba saya gugling, bermuka dua itu artinya munafik, tidak jujur, tidak bisa dipercaya. Berarti agak meleset dari yang saya maksud.

Sebelumnya yang saya maksud dengan bermuka dua adalah begini : ” di sini menjelek-jelekkan yang di sana. Bahkan menjelekkannya dengan kata-kata sadis. Kebetulan yang di sini pernah dibikin jengkel oleh yang di sana. Akhirnya terpancing informasi.
Oleh orang yang bermuka dua tadi, perbincangan dibikin screenshot. Tentu kata-katanya sendiri tidak ikut masuk screenshot. Yang masuk screenshot hanya kata-kata yang di sini.
Selanjutnya oleh si muka dua, screenshot tadi dikirimkan semua ke sana. Tentu ditambah bumbu-bumbu yang tidak benar. Memutar balik fakta, memfitnah, yang mendukung screenshot”

Akhirnya jadi masalah.

Itu yang saya maksud dengan bermuka dua. Tidak begitu meleset ya ???

hati hati ..
……….
Arief Gunung Kidul

Gunung Kidul, Yogyakarta …

….
Posted from WordPress for Android

19 Juni 2015 - Posted by | Catatan Saya | ,

Belum ada komentar.

Dipersilakan mohon Komentar di SiNi [trima kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: