Ariefmas's Weblog

Sejenak Menapak Riuhnya Dunia Maya

PUYUH





Dengan segala hormat

Mengenai per-puyuh-an

Silahkan kunjungi blog puyuh saya yang baru

di => http://puyuhjaya.wordpress.com

terima kasih

 

Maafkan atas komentar2 yang belum atau tidak tertanggapi. Selama satu tahun tidak update blog. Kemudian akhir2 ini ada beberapa komentar yang saya tanggapi baik via email maupun sms, ternyata sudah kedaluwarsa. Trima kasih.

101 Komentar

  1. mas saya jg mau nanya dari bibit sampai bertelur brp lm

    Komentar oleh anton | 14 Maret 2011

    • puyuh bertelur usia 45 hari.. pesan bibit hub 081219127385 daerah bekasi barat kp. payangan atau desa ciangsana kab bogor

      Komentar oleh rachman | 22 Maret 2011

  2. boz arief,saya jga donk ikutan minta foto kandang puyuh.brp ongkir kemanado untk bi2t puyuh 1000ekr & hrg /ekr-nya???
    salam dari rikho dimanado….

    Komentar oleh rikho | 5 April 2011

  3. Mas, saya mau membuat kandang puyuh, bisa ga’ saya minta foto atau video cara membuat tempat minumnya yg dari paralon?!!

    Komentar oleh Ahmad Nur | 18 April 2011

    • Saya sekarang menggunakan paralon 1 dim. Bolehlah saya coba bikin video atau foto cara bikinnya. Untuk tutup samping pralon, biar irit, kita pakai paralon yg dipanaskan, dibikin lembaran, kemudian dipotong bunder sesuai ukuran, kemudian di-lem. Kemudian untk tempat minumnya, saya sekarang pakai galon. Paralon hanya untuk tempat pakan.

      Komentar oleh 'Arief | 18 Mei 2011

  4. Mas saya bisa mntk foto kandang puyuhnya soalnya sy trtarik bget usaha ini tp aq gak tau d mna mndapatkan bibitnya, mas ada cabangnya gak d sekitar Sumenep, tlong infonya?em..klo bisa video cara pembuatan kandangnya.tq bgt

    Komentar oleh yeny | 18 Mei 2011

    • Kalo kandang, saya bikin model baru, sama saja dg model lama, hanya sedikit perubahan. Tapi belum sempat saya bikin postingan. Mudah2an bisa bikin video cara bikinnya kandang. Mengenai beternak puyuh di sumenep, mungkin ada yg bisa memberi info ? ?

      Komentar oleh 'Arief | 18 Mei 2011

  5. mas q blh minta smua foto kandang burung puyuhnya ya dan bahan2 pembuatan kandangnya.add fb q d0nx mas bwt nanti kl q tny2 s0al berternak burung puyuh.ini emailnya dewiapri.2989@yahoo.co.id
    makasih

    Komentar oleh dewi | 31 Mei 2011

    • Rencananya, setelah setahun lebih blog tidak terurus, posting terbaru nanti tentang proses pembuatan kandang, mulai dari awal sampai siap pakai. Mudah2an lancar.
      Mengenai FB, saya sangat jarang sekali buka FB. Kalo di twitter atau via email aja ?
      Mudah2an manfaat.
      Trimakasih sama2.

      Komentar oleh 'Ariefmas | 31 Mei 2011

  6. selamat datang kembali mas arief, semoga semua tulisan tentang perpuyuhan tambah bermanfaat…..setelah 1 tahun mebuka blognya mas arief, baru mulai bulan januari 2011 saya berani belajar beternak burung puyuh….alhamdulillah mulai dari membuat penetas telur sederhana, membeli telur tetas,,,, menetas… dan sekarang sudah mulai bertelur…..walau baru 100 ekor, terima kasih banyak mas…… sekarang mulai berani menetaskan 2000 telur….
    mudah mudahan berhasil….amien

    Komentar oleh rachman | 1 Juni 2011

    • Luar biasa. Hebat.
      Harus berhasil. Amien . .
      Terima kasih mas rachman.

      Komentar oleh 'Ariefmas | 2 Juni 2011

  7. mas..aku kan tertarik dengan budidaya burung puyuh//tolong mas ksh conth gambar – gambar kandangny?????….

    Komentar oleh dwi | 5 Juni 2011

  8. mas,kalo yang daerah magelang ada ngga,ya?
    saya mau tanya2 dulu,trs baru mulai kalo udah mantap.
    maturnuwun

    Komentar oleh agus | 6 Juni 2011

  9. mas,saya berniat belajar ternak puyuh kalo untuk daerah Bandung sy bisa dapetin bibit puyuh dimana ? dana harganya berapa per ekor ?
    saya minta bantuan informasinya ya, makasih.

    Komentar oleh anno jerry | 8 Juni 2011

  10. mas Arief, saya berniat belajar ternak puyuh kalo untuk daerah Bandung sy bisa dapetin bibit puyuh dimana ? dan harganya berapa per ekor ?
    saya minta bantuan informasinya ya, makasih.

    Komentar oleh anno jerry | 8 Juni 2011

    • Trima kasih kunjungannya.
      Saya tidak paham untuk daerah bandung. Tapi jika berkenan, ada beberapa komentar di seluruh artikel2 saya dalam kategori Dunia PUYUH yang menawarkan bibit puyuh untuk wilayah jawa barat.
      Atau barangkali ada informasi di dinas peternakan setempat.
      Semoga bermanfaat.

      Komentar oleh 'Ariefmas | 13 Juni 2011

  11. mas saya mau ternak puyuh kalau di daerah bandung di mana ya,sama boleh minta gamabar kandang puyuh ga bisa minta tolong di email ke jaelani_sidiq@yahoo.com..mks

    Komentar oleh jael | 12 Juni 2011

  12. tes

    Komentar oleh sadoman | 12 Juni 2011

    • Tes masuk

      Komentar oleh 'Ariefmas | 13 Juni 2011

  13. salam kenal mas,saya pengen ternak puyuh juga mas tp brhbung saya ga tau ap2 jd saya tanya ke mas aja yang udah pngalaman.yang pengen saya tanyakan
    1.harga kutuk puyuh sekarang,pakan stater,pakan layer dan harga telur puyuh
    2.modal kira2 untuk puyuh 1000 ekor, minta rincianya ya mas he…
    3.pendapatan per minggu untuk jumlah puyuh tersebut
    sementara itu dulu mas,di balez ya mas….

    Komentar oleh eko | 12 Juni 2011

    • Salam kenal juga mas.
      1. Harga berdasar kemitraan dg pt peksi. Harga doq 1 hari Rp 1500/ekor. Harga stater kalo gak salah Rp 249rb/sak. Harga layer Rp 229rb/sak. Harga telur tgantung bobot, saat ini tempat saya sekitar Rp 175/butir.
      2. M0dal tgantung sudah punya rumah induk atau belum. Rp 5jt sudah sangat jalan.
      3. Per-1000 penghasilan perminggunya dirata2 mulai dari kedatangan sampai apkir, Rp 200rb an perminggu.
      Harap dikoreksi

      Komentar oleh 'Ariefmas | 13 Juni 2011

  14. assalamualaikum mas!!!
    saya dari aceh kebetulan untuk peternakan puyuh masih minim.
    mas saya butuh gambar kandang indukan, kandang petelur, dan kandang tempat pembesaran DOQ.
    saya maw coba investasi puyuh mas!!!
    tolong kirim ke e-mail saya.
    terima kasih.
    Assalamualaikum.

    Komentar oleh Rieky | 16 Juni 2011

  15. mas arif perkenalkan nama saya nano mas,saya pengin ikut berternak puyuh petelor mas,kl musim dingin sperti ini bisa apa gak mas untuk memulainya dengan membeli DOQ trus apakah tidak terjadi kematian puyuh yg byk?atau ada tips2nya mas?mohon percerahan.trim
    xp1258@yahoo.com
    kl bisa minta proses pembuatan kandang mas

    Komentar oleh nano | 28 Juni 2011

    • Trima kasih. Salam kenal juga.
      Untuk musim dingin, berani saja mas, tidak apa-apa jika mau membesarkan DOQ. Saya kira tidak masalah asal sesuai standar pembesaran.
      Tapi sepertinya tergantung daerahnya juga ya, sampai seberapa tingkat dinginnya.
      Kalo seperti di daerah saya, dinginnya bener2 tajam, jika pemanasannya memakai lampu listrik dan memakai kandang bok, kalo boleh saya sarankan sebaiknya di ruangan tertutup terutama selama 5 hari pertama. Jaga2 kalo sampai terjadi mati listrik.
      Tapi jika pembesaran memakai gasolet dan diumbar tanpa kandang bok, saya kira panasnya lebih bisa dijaga, alias tidak ada resiko mati listrik.
      Tentang proses pembuatan kandang, inginnya saya segera memposting, tapi tukangnya yg bener2 belum sempet.

      Trima kasih kunjungan dan komentarnya.

      Komentar oleh 'Ariefmas | 28 Juni 2011

  16. ass..mas pkan stater sampai umur brapa kra2, hbis brpa sak utk 1000 ekor,trus layernya jg kra2 brpa sak sampai pyuh-puyuh itu bsa cri pkan sndri.trus untuk skrang telur puyuh di di beli dengan sistim per biji atau perkilo…oya satu lagi mas kra2 hbis brapa utk membuat kndang telury utk 1000 ekor jg

    Komentar oleh tian | 29 Juni 2011

    • Wlkmslm. Saya jawab satu2 ya :

      1. Pakan stater untk 1000 bibit idealnya habis 6 sak. Naik kandang umur 25 hari staternya masih sisa, bisa dicampur dengan layer.
      2. Sampai bisa beli pakan sendiri kira2 umur 60 hari sejak naik kandang menghabiskan “beban” pakan layer sejumlah kira2 10 sak, sebenarnya 15 sak, tapi yg 5 sak sudah dicicil dibeli dg telur yg mulai diproduksi sejak umur 40 an hari.
      3. Kalo lewat kemitraan pt peksi, dibeli dg sistem kiloan.
      4. Untk kandang, tergantung modelnya, kalo yg kandang serba bambu per-unit 250rb butuh 1,25 jt ( atau kalo bisa lebih irit lagi asal kuat akan lebih bagus hemat modal ) CMIIW Mohon dikoreksi jika ada salah . .
      Wajar terjadi, beda peternak beda pengalaman beda teknis cara pemeliharaan dan perhitungannya . .

      Komentar oleh 'Ariefmas | 29 Juni 2011

  17. trima kasih mas sblumy

    Komentar oleh tian | 29 Juni 2011

    • Trims sama2 . . .

      Komentar oleh 'Ariefmas | 29 Juni 2011

  18. mas arif kra2 faktor ap saja yang mmbuat para pternak mengalami kegagalan,dan bgmana dengan kndsi skrang apakah harga telur puyuh akan terus stabil

    Komentar oleh andri | 3 Juli 2011

    • Trima kasih . .
      Diantara faktor kegagalan bisa jadi salah satunya ada di artikel saya yang ini : Jangan Beternak Puyuh Petelur Sebelum Mempertimbangkan Hal-hal Berikut Ini.
      Walaupun masih banyak lagi faktor yg selama ini saya perhatikan menjadi penyebab kegagalan ternak puyuh, diantaranya :
      – modal yg dipakai total dari pinjaman berbunga. Untuk awal modal, perhitungan saya tidak kuat kalau hanya mengandalkan beternak puyuh.
      – kebosanan
      – bermasalah dengan tetangga. Biasa terjadi karena tidak mengelola pembuangan kotoran dengan baik.
      – kalau kerjasama, konflik antara investor dan pelaksana, istilahnya pemegang kunci dan anak kandang.
      – kebrangkutan menyeluruh. Pernah terjadi sekitar tahun 2003/2004, harga pakan naik terus, harga telur turun terus. Tapi tidak pernah terjadi lagi.

      Mengenai prospek harga telur, saya kira aman2 saja mas. Biasanya agribisnis kita jatuh karena ada impor. Mudah2an untuk telur puyuh, tidak terjadi.
      Kalo saya sendiri peternak kemitraan, pasrah dg inti plasma, dan sejauh ini sangat bertanggung jawab thd peternak2nya.

      Barangkali ada masukan dari yang lain ?

      Mudah2an bermanfaat.

      Komentar oleh 'Ariefmas | 4 Juli 2011

  19. mas arif mau nanya nih……kalo beli kandang bekas trus harus dsemprot pake apa spaya steril n brapa hari penyemprotan sblum kandangy dipakai utk dmasukin DOQ umur 25 hari . trima kasih. sukses selalu

    Komentar oleh nano | 4 Juli 2011

    • Trima kasih . .
      Disemprot dengan desinfektan. Kita biasa beli dari pt peksi.
      Disemprot sebelum memasukkan puyuh tidak apa2 mas, karena aman untuk puyuh.
      Asal kandang bekasnya sebelumnya tidak berisi puyuh sakit. Kalo ini upama saya, ya hari2 sebelumnya disemprot berkali-kali lebih tenang.
      Barangkali ada yg berkenan memberi masukan informasi ? ?

      Komentar oleh 'Ariefmas | 4 Juli 2011

      • trima kasih mas arif atas informasinya.

        Komentar oleh nano | 4 Juli 2011

        • sama-sama terima kasih, semoga bermanfaat . .

          Komentar oleh 'Ariefmas | 4 Juli 2011

  20. mas masalah konflik infestor dan pelaksana itu maksudnya bagaimana?tolong dijelaskan!karena saya akan melakukan kerja sama.

    Komentar oleh tian | 4 Juli 2011

    • terima kasih . .
      pembahasannya sangat luas mas. Saya ingin posting tentang kerjasama juga. Tapi di blog saya yang baru, yang khusus tentang puyuh.
      Tapi sebagai gambaran saja, kasus berhentinya beternak karena konflik antara pemodal dan pelaksana yang terakhir kemarin terjadi :

      Jumlah populasi 3ooo. Taunya pemodal, populasi sejumlah itu membutuhkan pakan 7 sak. Secara idealnya kan malah 9 sak ya . .
      Karena kekurangan pakan, pelaksana pinjam pakan ke peternak yang lain. Kasusnya, pemodal tidak mau tau dan bahkan menuduh pelaksana berbuat curang.
      Cerita ini kenyataan terjadi. Akhirnya ya berhenti beternak, burung puyuh diapkir, rumah dan kandang juga dilelang,

      Demikian hanya salah satu contoh kasus berhentinya kerjasama.
      Sayangnya saya bukan akunting, namun sebagai gambaran global yang saya perhitungkan, pembagian hasilnya tidak 50;50, tetapi 70:30 pada periode pertama, 70 untuk pemodal 30 untuk pelaksana.
      Kemudian pada periode kedua pembagiannya 60:40, 60 untuk pemodal 40 untuk pelaksana.
      Mohon dikoreksi apabila saya salah perhitungan.

      Demikian sedikit gambaran, semoga bermanfaat.

      Komentar oleh 'Ariefmas | 4 Juli 2011


%d blogger menyukai ini: