Ariefmas's Weblog

Sejenak Menapak Riuhnya Dunia Maya

SyairBURDAH

πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•

πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•

Mengapa kedua air matamu tetap basah ? Padahal engkau telah berusaha membendungnya.

Apa yang terjadi dengan hatimu? Padahal engkau telah berusaha menghiburnya.

πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•

Apakah diri yang dirundung nestapa karena cinta ….
mengira bahwa api cinta dapat disembunyikan darinya.

Di antara tetesan airmata dan hati yang terbakar membara.

πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•

Wahai pencaci derita cinta …
kata maaf kusampaikan padamu.

Aku yakin andai kau rasakan derita cinta ini …..
tak mungkin engkau mencaci ..

πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•

πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•

%d blogger menyukai ini: