Ariefmas's Weblog

Sejenak Menapak Riuhnya Dunia Maya

Mencoba Menelaah Kata-Kata Maestro Bapak Gandung Paryono bahwa Menyilangkan Tanaman Puring itu Mudah

image

Menyilangkan tanaman Puring merupakan cara menambah atau lebih memperbanyak lagi varian dari yang sudah ada. Caranya dengan menyerbukkan bunga jantan pada bunga betina. Setelah itu ditunggu berbiji. Sampai bijinya matang, kemudian disemai.
Dalam satu silangan beda jenis pohon Puring tersebut akan menghasilkan berbagai varian. Selanjutnya disebut sebagai Puring Hibrid.

Mengenai varian pohon Puring hibrid silangan, tidak lepas dari nama besar Bapak Gandung Paryono yang bertempat tinggal di kawasan Medari, Sleman, Yogyakarta. Dari kreatifitas tangan beliau lah kemudian muncul banyak Puring Hibrid silangan macam Rembulan GP, Drupadi GP, Rosalini GP, Sani GP, dan masih banyak lagi.

Sedikit waktu saya pernah “jagongan” bersama beliau, dihiasi hujan bercampur butiran es . .  Dan ada kata-kata beliau yang saya teringat selalu … :

Menyilangkan Puring itu mudah …
Ibu – ibu yang baru melahirkan saja bisa melakukannya ..

Baca lebih lanjut

17 April 2016 Posted by | Catatan Saya, Puring | , , , , , , | Tinggalkan komentar

Keterbukaan dan Kejujuran

image

Tidak terbuka bukan berarti tidak jujur.
Kejujuran diperlukan, namun keterbukaan ada batasnya

Dua hal yang sudah cukup lama menjadi perhatian saya. Manakala ketidakterbukaan dianggap bukan kejujuran, maka akan rancu jadinya.

Baca lebih lanjut

2 Juli 2015 Posted by | Catatan Saya | , , , | Tinggalkan komentar

Sedikit Catatan tentang Para Master dan Jenis Tanaman Puring Hybrid Silangan

Hanya dokumentasi saja … dari sepercik catatan …

Baca lebih lanjut

22 Januari 2015 Posted by | Puring | , , , , | Tinggalkan komentar

Mengapa Kita Bisa MENYESAL?? Ini Dia Penyebabnya . . .

Salah satu hiasan hidup, satu diantaranya adalah “sesal”. Dalam beberapa imbuhan kemudian bisa menjadi kata: penyesalan, menyesali, disesali, disesalkan, dan menyesal.
Kata yang terakhir, berarti diri kita yang aktif sebagai subyek atau pelaku “menyesal”. Salah satu kata kerja atau tindakan atau aktivitas, namun subyeknya dilakukan oleh perasaan, bukan oleh indera lahiriah seperti halnya mata melihat, hidung mencium, tangan memegang, dlsb. Menyesal merupakan tindakan perasaan yang secara umum memang kurang baik, sebab berkaitan dengan rasa sedih dan duka. Terungkap pada lahiriah terlihat murung, tidak ceria, dan lain-lain yang bahkan bisa menjadi tekanan atau stress.

Menyesal itu sendiri merupakan akibat. Dan akibat itu ada karena ada sebab. Maka, kalau khawatir atau takut pada akibat, berhati-hatilah dengan sebab.

Tentang “menyesal” sebagai AKIBAT ini, akan coba saya ulas, apa yang menjadi SEBAB dari menyesal itu sendiri. Baca lebih lanjut

23 September 2011 Posted by | Catatan Saya | , , , | 6 Komentar