Ariefmas's Weblog

Sejenak Menapak Riuhnya Dunia Maya

Mungkinkah Aliran Dana Century Sebenarnya Memang DITUJUKAN untuk Kepentingan Kampanye ?

Jika ada pertanyaan seperti itu, dengan tegas dijawab : TIDAK MUNGKIN.
Iya, jelas tidak mungkin. Apalagi kalau yang dimaksud dengan kampanye tersebut adalah kampanye Partai Demokrat dan kampanye Pilpres SBY-Boediono di pesta demokrasi kemarin.

Kita tahu bagaimana perjalanan karir bapak SBY; jelas-jelas bersih tanpa cacat sejarah. Baca lebih lanjut

14 Januari 2010 Posted by | Unduh dari media online | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 5 Komentar

Buku Putih Sri Mulyani “Upaya Pemerintah dalam Pencegahan dan Penanganan Krisis” Serang Balik Pengkritik

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani makin habis-habisan membela diri dalam kasus skandal pengucuran dana talangan (bailout) Bank Century. Jelang pemanggilan di Panitia Khusus (Pansus) Angket Bank Century, mantan Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) itu mengeluarkan buku putih berjudul Upaya Pemerintah dalam Pencegahan dan Penanganan Krisis. Baca lebih lanjut

12 Januari 2010 Posted by | Unduh dari media online | , , , , , , , , , | 2 Komentar

Kasus Bank Century sampai Abu Rizal Bakri kemudian Miranda Gultom serta Robert Tantular hingga Mafia Berkeley

“…air mengalir sampai jauh.. akhirnya ke laut….” Sepenggal syair lagu Bengawan Solo karya Eyang Gesang menjadi prolog postingan ini.
Seperti halnya permasalahan Bank Century juga mengalir kemana-mana sampai jauh.. tapi diharap tidak sampai ke laut alias tidak hilang raib tak berujung.
Tapi kalau seandainya ke laut alias hilang tanpa kabar terus mau apa???

Baca lebih lanjut

14 Desember 2009 Posted by | Unduh dari media online | , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 3 Komentar

Aksi 9 Desember adalah Aksi Koruptor, Kecewa, dan Sakit

Tiga Kelompok Bermain dalam Aksi 9 Desember

TEMPO Interaktif, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Ahmad Mubarok menyatakan, aksi antikorupsi 9 Desember adalah gerakan idealis yang tercemar oleh kepentingan-kepentingan politik. Dia menyebut aksi itu adalah gabungan dari tiga kelompok dalam masyarakat.

Mereka adalah para koruptor, kelompok kecewa, serta idealis,” kata Mubarok saat dihubungi Tempo, Senin (7/12) malam. Gerakan moral seperti yang didengung-dengungkan kelompok idealis, lanjut dia, bakal kalah oleh kepentingan kotor dua kelompok lainnya. Baca lebih lanjut

8 Desember 2009 Posted by | Unduh dari media online | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Komentar

PKS Bertemu Gerindra di Hotel Dharmawangsa – 9 Desember Gerakan Bersih dari Korupsi

Mungkin saja nanti akan muncul tokoh-tokoh, pada tanggal 9 Desember, yang selama lima tahun lalu tidak pernah saya lihat kegigihannya dalam memberantas korupsi, mungkin akan tampil. Ya, selamat datang, kalau memang ingin betul memberantas korupsi di negeri ini bersama-sama. Dengan demikian akan membawa manfaat bagi rakyat kita,’’ ujarnya. Baca lebih lanjut

5 Desember 2009 Posted by | Unduh dari media online | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 3 Komentar

Setelah Hak Angket Bank Century, Apakah SBY Masih Ber-Budi ?????

Kemarin DPR menggelar sidang pengesahan Pansus Bank Century, dan akhirnya sudah ditetapkan panitia angket Bank Century berjumlah 30 orang. Pansus yang akhirnya diketuai Dr Idrus Marham ini mudah-mudahan bisa menuntaskan kesemrawutan masalah sekitar Bank Century.

Jadi teringat dulu waktu kampanye pilpres sempat ada slogan: SBY-BerBudi. Baca lebih lanjut

5 Desember 2009 Posted by | Catatan Saya | , , , , , , , , , , , , , , , | 4 Komentar

Rakyat Bukan Bawahan Pejabat

Menyadari sebagai rakyat, tapi tidak menyadari pentingnya menjadi rakyat. Karena selama ini rasa-rasanya memang hampir tidak ada peran rakyat. Rakyat berperan penting hanya kalau ada acara pemilihan umum yang membutuhkan suara rakyat. Padahal dalam negara rakyat seharusnyalah mendudukkan rakyat di atas segalanya. Negara demokrasi, negara dimana rakyat yang berdaulat. Bahkan saking pentingnya rakyat sehingga dalam teori demokrasi ada istilah vox populi vox dei, suara rakyat suara tuhan. Ungkapan yang rasa-rasanya berlebihan. Tapi ada benarnya dilihat secara kenyataan lepas dari teori teokrasi bahwa pembentukan negara berasal dari adanya rakyat. Pejabat mulai dari yang paling tinggi sampai yang paling rendah pun sebenarnya juga berasal dari rakyat. Baca lebih lanjut

29 November 2009 Posted by | Catatan Saya | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Indonesia Butuh Diktator !!!!

 

 

Semenjak lengsernya hegemoni rezim Suharto, Indonesia memasuki masa euforia demokrasi. Kran-kran politik terbuka lebar, rakyat dengan sukacita memasuki era reformasi. Perubahan menuju era kebebasan, baik kebebasan dalam berpolitik maupun berkarir dalam politik.

Partai-partai tumbuh subur laksana jamur. Pembicaraan politik bukan lagi hal tabu, bahkan lembaga kepresidenan pun bukan lagi lembaga yang angker dan disegani. Siapa saja dapat dengan bebas melontarkan kritik yang bahkan melecehkan kursi kepresidenan, tanpa takut adanya penculikan. Ancaman subversi sudah tidak pernah lagi kedengaran buat yang suka demontrasi. ( ssst, btw pada kemana ya bambang isti nugroho, rossa damayanti, dan lain-lain ??? tak pikir kalo sudah kondisi seperti yang diharapkan ini, mereka terus jadi tokoh apa gitu ??? Baca lebih lanjut

25 Agustus 2008 Posted by | Catatan Saya | , , , , , , , , , , , , | 7 Komentar