Cara Membedakan Puyuh Jantan dan Puyuh Betina
Salam sejahtera …
Ada yang berpendapat bahwa dalam beternak puyuh petelur sebaiknya juga tetep memelihara puyuh jantan, alias dipelihara bersama dengan puyuh-puyuh betina. Alasannya agar suara puyuh jantan bisa merangsang puyuh betina dan meningkatkan produksi telur. Idealnya per-1000 populasi ada maksmal 5 puyuh jantan. [lupa sumbernya, dulu baca sudah lebih dari 3 tahun].
Namun ada juga yang berpendapat demikian :
“puyuh jantan harus disingkirkan, karena dapat mengganggu ketenangan puyuh betina. Telur-telur yang dihasilkan betina juga akan cepat rusak dan membusuk karena adanya embrio. Di samping itu juga menambah beban karena memboroskan ransum.
Tetapi dalam kondisi tertentu, puyuh jantan juga sangat diperlukan, misalnya untuk menghasilkan telur yang bisa ditetaskan.
Hanya saja keperluannya relatif sedikit. Cukup dua sampai tiga ekor untuk sepuluh betina. Inilah yang mengakibatkan nilai jual puyuh jantan menjadi rendah di mata peternak, khususnya peternak pengusaha telur.”
Silahkan untuk diterapkan pada pengalaman masing-masing yang berkeinginan memulai beternak. Soalnya isi postingan kali ini ialah ingin share tentang membedakan puyuh jantan dan betina.
Lama tidak surfing (maklum, posting aja sambil playon, apalagi surfing
). Saya menemukan sebuah artikel yang sangat bagus sekali mengenai cara membedakan puyuh jantan dan betina.
Saya mencoba meminta ijin untuk share, tapi login berkali-kali gagal terus. Tapi selak ngebet pengen saya posting, ya mudah-mudahan tidak ada komplain.
Artikel ini jelas dari beliau yang bener-bener pakar puyuh. Sedangkan kalo saya ini pakar-pakaran (yang penting tidak cakar-cakaran).
Saya ini hanya tau sedikit-sedikit tapi nekat berani nuliskan. Karena itu CMIIW alias Correct Me If I’m Wrong, mohon maklumnya kalau ada salah dari semua postingan saya.
Nah begini cara membedakan puyuh jantan dan betina:
Menurut Budi Rahayu (1984), menentukan jenis kelamin puyuh tidaklah sulit. Cara yang paling mudah adalah dengan melihat warna bulu. Hal ini bisa ditentukan setelah anak puyuh berumur 3 minggu, sebab
pada usia inilah anak-anak puyuh bulunya sudah tumbuh sempurna, terutama pada Cortunix cortunix japonica (puyuh asal Jepang). Perbedaan jantan dan betina pada Cortunix cortunix japonica adalah dengan melihat bulu dada. Pada burung puyuh jantan
warna bulu penutup bagian dada adalah merah coklat (sawo matang), tanpa terdapat garis atau bercak-bercak hitam. Sebaliknya pada burung betina bulu dadanya merah coklat dan terdapat garis atau bercak-bercak hitam.
Puyuh juga dapat dibedakan jenis kelaminnya setelah berumur lebih dari 1,5 bulan, yakni dengan mengenal suaranya. Puyuh jantan akan berkokok nyaring seperti ayam hutan, sedang betina tidak. Ciri lainnya adalah bobot badan. Umumnya puyuh betina memiliki bobot badan yang lebih besar dibandingkan puyuh jantan. Puyuh betina
dewasa biasanya memiliki bobot antara 110-160 gram dan puyuh jantan dewasa berbobot antara 100-140 gram. Begitu pula bentuk pantatnya, puyuh jantan pantatnya bulat dan besar sedang si betina lebih kecil.
Metode kloaka
Penentuan kelamin anak puyuh dengan melihat warna bulu memang paling mudah dan praktis. Tetapi susahnya harus menunggu terlebih dulu sampai puyuh berumur 3 minggu dan tumbuh semua bulunya.
Bagi pengusaha ternak komersial praktek serupa ini jelas tidak ekonomis dan mempertipis keuntungan. Hal ini pasti tidak dikehendaki. Itulah sebabnya mengapa metode kloaka lebih disukai para pengusaha untuk menentukan jantan-betinanya.
Dengan menggunakan metode kloaka anak puyuh sudah bisa dipilih dan ditentukan pemeliharaannya lebih lanjut, sehari setelah keluar dari penetasan.
Saat itu anak puyuh bobotnya baru mencapai 8 gram dan lubang duburnya baru selebar 3 milimeter. Penentuan jantan-betina adalah dengan meneliti secara seksama bagian lubang dubur atau kloakanya. Pemeriksaan tersebut sebenarnya sangat sederhana dan mudah.
Caranya, dengan memegang anak puyuh memakai tangan kiri, dengan punggung menghadap si pemeriksa lalu kaki mengarah keluar serta kepala tunduk kebawah.
Selanjutnya pantat dan punggung dipegang dengan telunjuk dan ibu jari, kaki diletakkan antara jari tengah dan jari manis, serta leher diletakkan antara jari manis dan kelingking.
Dengan demikian posisi anak puyuh dalam keadaan menungging. Pada posisi seperti inilah penentuan jenis kelamin bisa kita lakukan.
Pertama, urut dahulu perut anak puyuh ke arah dubur sampai keluar kotorannya. Kotoran dibersihkan dengan kain atau kapas, selanjutnya dubur dibuka dan diraba-raba.
Perabaan atau pemeriksaan dilakukan dengan jari sampai ditemukan tonjolan atau lipatan pada dinding kloaka. Kalau tidak ada tonjolan, berati itu anak puyuh betina.
Tapi kalau terasa ada tonjolan, anak puyuh tersebut berjenis kelamin jantan. Tonjolan kecil tersebut sebenarnya juga dapat kita saksikan bentuknya menggunakan kaca pembesar dan penerangan lampu 75 watt. Bentuk tonjolan pada puyuh berkelamin jantan mirip seperti bentuk jantung.
Tetapi sayangnya tak semua orang bisa melakukan penentuan kelamindengan metode ini, karena untuk menjadi ahli dan terampil diperlukan latihan berulang kali.PI/dw
Sumber: www.poultryindonesia.com
Demikian semoga bermanfaat.
Rate this:
Silahkan, mohon dibagikan:
30 Juni 2011 - Posted by M. Arief B. | Catatan Saya, Dunia Puyuh, Puyuh Lama | artikel, cara membedakan, cara membedakan puyuh, kumpulan artikel, puyuh, puyuh betina, puyuh jantan, tip
39 Komentar »
Dipersilakan mohon Komentar di SiNi [trima kasih] Batalkan balasan
Kategori
Arsip
-
Tulisan Terkini
- Cara Mudah Budidaya Tanaman Hias Sansevieria
- Sansevieria Pinguiculata Long
- Bisnis Tanaman Hias Lagi Sepi – Saatnya Investasi
- Harga Tanaman Hias Sekarang Sudah Murah Lho !!
- 10 Jenis Tanaman Hias Sanseviera yang Paling Populer Saat Ini
- Indahnya Sanseviera Pinguiculata
- Sanse Varigata Giant Masoniana [ Tanaman Hias ]
- Menyingkap Rahasia Tanaman Hias Caladium [ keladi ]
- Era Baru Sanseviera
- Sanseviera Lav 1970 alias Blue Clone
- Mengenal Sanseviera Donsii
- Aglaonema Lipstik Emerald Dragon [Mongkornyok]
- Aglonema Si Ratu Daun nan Mempesona
- Sanseviera Boncel – Tanaman Hias yang Lucu dan Memikat [Simple Plant] – Sansivera
- Mengenal Tanaman Hias Sansivera ( Sansevieria – Sanseviera )
Pengunjung
- 847,706
Panduan Beternak Puyuh- Panduan Beternak Puyuh [Pembesaran DOQ Bibit Puyuh Petelur-2]
- Panduan Beternak Puyuh [Pembesaran DOQ Bibit Puyuh Petelur]
- Panduan Beternak Puyuh [Tentang Kandang Puyuh]
- Panduan Beternak Puyuh [Pembangunan Rumah Induk Puyuh Petelur]
- Panduan Beternak Puyuh [Apa yang Dibutuhkan?]
- Panduan Beternak Puyuh [Pemantapan]
- Panduan Beternak Puyuh [Survey Pakan dan Peluang Pemasaran Telur Puyuh]
- Panduan Beternak Puyuh [Mulainya Bagaimana?]
- Panduan Beternak Puyuh [Cara Memaksimalkan Produktivitas]
Analisa Usaha Puyuh- Ketika Harga Telur Puyuh Dihadapkan Harga Pakan Puyuh
- [Lanjutan] Analisa Usaha Perhitungan dan Kalkulasi Keuntungan Beternak Burung Puyuh Petelur Kemitraan untuk 2000 Populasi Selama 12 Bulan dengan Perincian Per-Minggu
- Analisa Usaha dan Perhitungan Hasil Beternak Puyuh Petelur Kemitraan untuk 2000 Populasi
Pakan Puyuh dan Permasalahan- Analisa Kandungan Nutrisi jika Pakan Puyuh Buatan Pabrik Dicampur Dedak Halus / Bekatul dan Jagung Giling
- Campuran Pakan Puyuh yang Salah Berakibat Produksi Telur Puyuh Menjadi Rendah [dari Bp. Miftah Farid, SP]
- Pakan Puyuh Merk OptimQ Baunya Mirip Roti ya?
- Acuan atau Dasar Kandungan 35% Asam Amino / Protein dalam Pakan Puyuh Petelur [kiriman dari Mas Sholehuddin LQF Jember Jatim]
- Mengenal tentang Konsentrat dan Penggunaannya pada Pakan Unggas (termasuk Puyuh)
- Nutrisi Pakan yang Dibutuhkan Puyuh Petelur
- Jatah Pakan Ayam dan Puyuh Petelur per-hari tidak Boleh Kurang, Kenapa????
- Analisa Kandungan Nutrisi jika Pakan Puyuh Buatan Pabrik Dicampur Dedak Halus / Bekatul dan Jagung Giling
- Tanggapan atas Temuan Fakultas Peternakan Universitas Andalas Padang tentang Tepung Biji Buah Alpukat sebagai Pengganti Jagung dalam Pakan Puyuh Petelur
- Luar Biasa: Tepung Biji Buah Alpukat bisa sebagai Pengganti Jagung dalam Bahan Pembuatan Pakan Puyuh Petelur
Kandang Ternak Puyuh
PenyakitPuyuh dan Kesehatan- Cara Mengobati Penyakit pada Puyuh Menggunakan Madu dan EM4
- Penyakit Snot / Coryza Benarkah Sedang Merebak di Usaha Ternak Puyuh?
- Tips Mencegah Kegagalan Vaksin pada Unggas (termasuk Burung Puyuh)
- Seluk Beluk Pemberian Vaksin pada Unggas [termasuk Burung Puyuh] – 03
- Seluk Beluk Pemberian Vaksin pada Unggas [termasuk Burung Puyuh] – 02
- Seluk Beluk Pemberian Vaksin pada Unggas [termasuk Burung Puyuh] – 01
- Pemberian Vaksin dan Vitamin pada Puyuh
- Penyakit Snot atau Coryza pada Unggas [ Ayam / Puyuh - Pengenalan, Pengobatan, dan Pencegahan ]
- Cara Pemberian Antibiotika atau Vitamin pada Unggas / Puyuh [oleh Bp. Puyuh Jepang]
- Kasus Penyakit Puyuh Snot Diduga karena Perubahan Cuaca [dari Bp Deddy - Lumajang, Jatim]
Komentar Terakhir
Blog PUYUH
Blogroll
BLOGROLL - TUKERAN LINK (Trima Kasih) :>
- Adnanomatic Blogger
- Alfian Effendy The Simply Life
- Aresaja Belajar meneladani sang teladan
- Azkamiru Alusia May
- Bagindaku Diskusi Ilmu Bathin
- Bang Zaim
- Bensdoing Dunia Atlet
- Brotoadmojo
- Budiharso Silabus dan RPP Gratis
- Catatan harian seorang muslim Orang Awam
- Cermin Sejarah
- Cimengsc Orang Kampoenk
- Dedi-sport7
- Delia4ever Ceritakanlah jika itu bisa meringankan mu….
- Dismas070492 just a simple blog about my bike, my opinion, my blog, my storage and more
- Divineperformance _ Entertainment Blog
- Eidariesky Pustaka Eidariesky
- Fikri Deretan Kata
- Firdaus Farisqi Bisnis Hijauku
- Freesmsc tips n trick blog facebook | review hp
- gobyos
- Guntala Hidayat’s Blog
- Guspur BULETIN
- Heckerlaye Hackerlaye Ft Kang Daejat Priebadie
- Hihia Blog tentang berbagai hal
- Hihia Tech Tips dan Trik, Tutorial, e-Book, serta Review teknologi IT terkini dan Digital Signal Processing
- Ichwankalimasada Kalimasada Perjalanan Pulang
- Iklan Lombok Online
- Ippind Seputar kehidupan remaja dan sekitarnya
- Julianus Ginting Personal, News, and Geologycal Blog
- Juragandesign
- K@barnet Berenang Menuju Surga atau Tenggelam Ditelan Samudera
- Mas Paidi WARTA OLAH RAGA
- Moneypa Online Business
- Movie2satu _ Download all movies
- Nurprasetia
- Pojok Bumi
- Redarevenge Reda’s Blog
- Sedjatee Jejak Kehidupan Sejati [ coretan sederhana, orisinil, apa adanya ]
- Sehatalaherbal Solusi Sehat Ala Ayuni
- Sejuta info Surya Syahputra
- Sesae _ General Information
- Shetary _ A piece of my life
- Sqaindonesia Pusat Referensi Software Quality Assurance Indonesia
- Suara01 Bukan Omong Kosong
- Tarbiyatulbanin Tarbiyatul Banin Online
- Toko Online Ayuni
- Vempuska Botjah isenk irenk gesenk
Kompasianer :)
- A Sia Na Cantik, Keren, Anggun
- Ma Sang Ji Siluman Cantik
- Mbahwo
Artikel Puyuh- Kenaikan Harga BBM dan Harga Telur Puyuh
- Pakan Stater tidak Perlu Dihemat Ketika Masa Pembesaran DOQ Bibit Puyuh Petelur
- Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Beternak Puyuh
- Fungsi Unik Puyuh Jantan dalam Satu Populasi / Koloni
- Sejarah Puyuh di Indonesia dan Sedikit tentang Persilangan
- Memperlambat Awal Puyuh Bertelur Lebih Baik? Lho?
- Saya Peternak Puyuh, Bukan Ahli tentang Puyuh
- Ternak Puyuh dan Ternak Kambing Kok Perasaan Mirip ya?
- Asosiasi Peternak Puyuh Indonesia (APPI) untuk Apa??
- Egg Tray Wadah Telur Puyuh Dimana yang Jual?
A Sia Na- Jadilah Pribadi yang Percaya Diri
- ‘Di mana bapakmu?’ Jawab anak itu, ‘Dia mabuk.’
- Tiada Ayunan, Sarung Pun Jadi
- Tuhan, mengapa Engkau Tertawa?
- Biarkan Aku Mencintai Anakku
- Tak Tega Aku Merayumu
- Laki-laki Mahluk Terindah, Benarkah?
- Kuizinkan Kau Berpoligami dengan Satu Syarat
- Hiii… Teroris muncul lagi di Kompasiana
- Bila Kuntilanak Jatuh Cinta
- Perawatan Payudara Ibu Menyusui
- Luka Hati Sang Perawan
- “Boleh Mawar mainin ‘burungnya’, Om?”
- Lho, kamu kok suka pornografi?
- Buku Tebal Lebih Cantik Ketimbang Pidato Panjang
Tempel-tempel



sistim anda sudah kuno (maaf) sekarang tidak usah pelihara puyuh jantan dari kecil, karena sudah bisa dipisah jantan dan betina dari mulai menetas, jantan yg hitam, betina yg kuning, dengan cara memurnikan gen – gen parentstock , anda butuh informasi lebih lanjut hubungi saya 081267135922 di tarusan painan sumtera barat
Tidak masalah, Pak. Saya senang malah.
Terima kasih sudah menyempatkan mengapresiasi dan berbagi informasi.
Kami sangat membutuhkan informasi dan masukan-masukan dari para senior.
Kami yang masih ijo dalam perpuyuhan, selalu sangat menunggu kritik, saran, informasi, dan masukan dari para senior.
Salam.
sekarang puyuh jantan dan betina sudah bisa dipisah sejak mulai menetas (dari tahun 1999) jantan hitam betina kuning, anda butuh informasi hubungi 081267135922 (Ir.Alizon Tarusan Pessel SUMBAR)
Terima kasih sudah menyempatkan berbagi informasi. Tentu bermanfaat bagi sesama, khususnya pelaku budidaya puyuh.
maaf saya mencoba berulang kali degan metode kloaka… tp tetap saja tidak bisa membedakan mana jantan mana betina…. mohon bimbingannya agar saya bisa sexing dng metode tersebut …mungkin ada trik dan tips ,,,,,,,, ???? trimakasih
Mohon maklumnya. Silahkan meluncur ke link ya aslinya di poultry indonesia. Saya sudah login dan bertanya, mungkin sibuk belum bisa nanggapi.
Semoga berkenan.
Saya hargai pendapat Budi Rahayu karena memang dosen saya yang dikutip PI. untuk metode seksi puyuh dengan kloaka secara tegas saya bantah, hal ini tidak dapat dilakukan pada pada puyuh tetapi berlaku pada unggas seperti ayam, bebek, mentok dll. menjelaskannya begini. bobot telur 9 – 12 gr, saat menetas sktr 7 – 7.5 gr (sebesar jari kelingking orang dewasa) coba banyangkan.
Terima kasih berkenan mengapresiasi.
Untuk postingan ini, saya sudah login dan minta ijin pada PI. Tapi tidak bisa masuk komentarnya.
Akhirnya tetep saya posting juga.
Saya hargai pendapat Ir. Alizon. pendpt bpk Alizon tidak semua benar. dlm skripsi sy. pd bab kesimpulan dan saran: begini, peternak jangan terkecoh ketika di lapangan, tidak semua warna bulu hitam adalah jantan, tidak semua warna bulu kuning/cokelat adalah betina. hal ini tergantung dari warna bulu tetuanya. sbb warna bulu puyuh jepang dikendalikan gen atau pasangan gen terpaut pada CHROMOSOME SEX. untuk lebih jelas dpt dibaca HALAMAN DEPAN.
oke, bapak puyuh jepang, pernyataan bapak diatas benar “peternak jangan terkecoh ketika di lapangan, tidak semua warna bulu hitam adalah jantan, tidak semua warna bulu kuning/cokelat adalah betina. hal ini tergantung dari warna bulu tetuanya. sbb warna bulu puyuh jepang dikendalikan gen atau pasangan gen terpaut pada CHROMOSOME SEX.”
Diharapkan kita jangan mengecoh peternak, kita bagikan ilmu untuk peternak, karena kita dapatkan ilmu diperguruan tinggi untuk dibagi2kan kepada peternak, moga2 kita juga dapatkan pahalanya kelak aamiin.
Pengalaman saya pak puyuh jepang, udah lebih dari 20 tahun beternak mulai dari masa kuliah dulu. Untuk hasil petenasan Insya Allah kuning final stock tidak ada terbawa jantan (kuning betina semua). tapi dengan syarat murnikan dulu gen parent stock, kalau betina hitam benar hasil dari perkawinan hitam dengan yang hitam demikian juga denagn pejantan kuningnya, untuk selanjutnya lain waktu kita diskudi lagi, tolong namanya jangan di samarkan apakah nama bapak puyuh jepang?, wassalam
Mungkin Bp Puyuh Jepang belum / tidak sempat ke sini.
Jika Bp Alizon berkenan, silahkan ke http://puyuhjaya.wordpress.com/disini-bibit-puyuh
Terima kasih ilmunya.
Ya ada ibroh begini, seorang sarjana ibarat kunang-kunang dimalam hari, S2 ibarat sebuah lilin, demikian S3 ibarat lampu teplok/klenting dan seorang Guru besar ibarat petromaks di malam yg gelap.
ya sangat setuju ilmu itu harus dibagikan/disebarluaskan ibarat cahaya tadi demi untuk kemaslahatan umat dan alam sekitarnya.
memang sy merasa prihatin ada beberapa gelintir pelaku perpuyuhan ini masih melakukan praktek-praktek pembohongan terutama kepada peternak pemula, dengan menyebut/mengkaim keunggulan-keunggulan yg dimiliki yg sebenarnya hal tersebut tidak sebenarnya terjadi, yang ujungnya meninggikan harga jual, mereka punya barang. setelah peternak pemula tsb mengikutinya ternyata hasilnya mengecewakan.
Dulu ada yg mengklaim punya puyuh import asli dari jepang dan bahkan kini ada dari negeri Obama. (pd hal puyuh dikembang sbg petelur bnyk di Asia,dan sbg pedaging di Eropa. tidak tercatat di negeri Obama) sy punya jaringan di balai karantina hewan kementrian pertanian RI, dicek pada daftar dari 10 tahun hingga kini tidak ada import puyuh atau telur tetasnya dari 2 negeri tsb.
kini ada klaim mencatut istilah grant parent stock (GPS), parent stock (PS) dsb, pd hal untuk memiliki itu semua bnyk syarat2nya .dan diperlukan waktu riset paling tidak 40-50 thn. aspek genetik kualitatif dan kuantitatif, imunogenetika dsb. stlh itu baru di daftarkan dan tercatat pd “American standard poultry of excellent” dan diregistrasi pd The International Registry of Poultry Stock.
ya sy, pak Alizon dan teman-teman yg lain. tidaklah sprt tadi, amin. .likulli ‘amalin jazaauhu. kita beritakan apa adanya tentang komoditas ini, tidak ada sesuatu yg dilebih-lebihkan hanya mencari keuntungan duniawi semata.
kayaknya kita sepaham dan sepakat hal tsb diatas. sy punya semboyan “mari kita tingkatkan pendapatan peternak puyuh dan kita bangun generasi bangsa yg sehat dan cerdas dengan mengkonsumsi telur dan daging puyuh”.billahi taufiq wal hidayah wassalamu alaikum.
Waalaikumsalam wr wq
Mohon perkenan saya menanggapi terlebih dahulu dan membalas salam.
Sebagai peternak puyuh yang sekedar memelihara dan berupaya mengais rejeki dalam usaha puyuh. Bergembira sekali Bapak-Bapak berkenan meninggalkan informasi ilmu di sini. Menjadi catatan saya juga, ikut menyimak dan belajar.
Semoga menjadi termasuk ilmu bermanfaat, amal jariyah yang tak ada putus-putusnya.
Jazakumullah…
okelah bapak puyuh jepang
besok kita komen lagi mengingat hari sudah malam
Saya ikut menunggu, Pak Alizon
Saya sependapat dengan bapak puyuh jepang, tapi untuk membentuk puyuh GPS tidak segitunya kaleee, karena telah dilakukan di Amerika, kita kalau mau membuat GPS yg murni cukup membutuhkan 4 generasi puyuh saja, satu generasi butuh waktu 6-7 bulan saja. caranya begini, kita ambil saja betina kuning (final stock) dikawinkan saja dengan jantan hitam (hasil dari parent stock atau jantan hitam dari final stock yg biasanya dibuang) hasilnya nanti 50% hitam dan 50% kuning, yg hitam itu biasanya 50% jantan , 50% betina. jadi kita kawin sampai 3 generasi lagi hitam dengan hitam, hasilnya biasanya 75% hitam, 25% kuning. lalu kita kawinkan lagi generasi tersebut hitam dengan hitam, hasilnya biasanya 87,5% hitam, 12.5% kuning, terus selanjutnya kita kawinkan lagi hitam dengan hitam, hasilnya kira2 93,5% hitam, 6.5% kuning, dan seterusnya. kalau anak kuning sudah betina semua, berarti puyuh hitam sudah murni, kita ambil betina hitam sebagai parent stock, kita tinggal mencari kuning jantan, kuning jantan mudah sekali mendapatkannya cukup kita kawinkan kuning dengan kuning, satu generasi saja sudah cukup mendapatkan pejantan kuning, oke selamat mencoba, wassalam
Kabar gembira buat peternak puyuh di MEDAN. Dengan hadir nya HRD farm kami menyediakan bibit puyuh unggulan untuk anda. Berhubung permintaan bibit kami sangat tinggi,di harapkan untuk 1-2 bulan sebelum anda ingin berternak,diharapkan memesannya terlebih dahulu,untuk mendapatkan jadwal waiting list anda. Bibit puyuh kami khusus untuk petelur {betina} umur bibit bisa di buat sesuai permintaan anda. Kami menyediakan umur 1hari s/d 30hari,dengan hrg yg sangat relatif murah. U/pemesanan HUB: 085297275050 (rudy). Atau ADD PIN di 24B786B5 agar lebih mudah U/mendapatkan informasi lbh lanjut. Trims salam sejahtera. NB: kami tidak melayani sms.
saya peternak puyuh dari KISARAN sumut. terima kasih atas semua info yg telah diberikan. saya jga mencoba menetaskan bibit puyuh. tapi saya mempunyai kendala. jika 1000 telur yang saya masukkan ke dalam mesin tetas, hanya 50% yang menetas. kira2 bagaman mengatas hal tersebut.
ingin bergabung, boleh???
terimakasih atas infonya pak alizon….
kapan bapak alizon pulang ketarusan…..
karna saya ingin konsultasi bersama bapak….
mungkin sabtu bsk tgl 17
pak alizon sekarang dimana….????
Kotapinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan, ka manga tu pen?
gmn cara nya membedakan telur puyuh yg jantan dan yg betina…..??
dari telur gak bisa pak
Ass. Salam kenal…
saya baru beternak puyuh petelur sekitar 3 bulan di daerah kota bandung cuma sebelumnya saya pernah bekerja dipembibitan ayam broiler dan layer, mau menambahkan saja soal sexing barangkali bisa jadi bahan pembanding walaupun saya pengalamannya di ayam (itu pun belum ahlinya hehe) tapi ya sama-sama unggas kali. Selama yang saya tahu cara-cara sexing yang populer yaitu vent sexing (kloaka), feather sexing (bulu sayap) dan color sexing (warna bulu). Vent sexing lebih banyak digunakan untuk memisahkan jantan pada galur jantan (Male line), walaupun ada juga betina yang menggunakan teknik ini hanya sekarang banyak ditinggalkan karena kurang efisien selain membutuhkan waktu yang lama juga error sexing nya sekitar 2-4% serta membutuhkan orang yang berpengalaman minimal 1-2 tahun (saya sempet belajar tapi boro-boro melihat kloakanya ngeluarin kotorannya saja masih belum lancar) jadi mungkin dipuyuh akan lebih sulit bahkan mungkin mustahil dilakukan vent sexing melihat ukuran DOQ (DOC saja ada yang sampe pake kaca pembesar mau segimana kaca pembesarnya klo DOQ). Untuk feather sexing relatif lebih mudah (nah ini baru saya bisa) dengan melihat panjang pendeknya bulu sayap primer dan skunder dengan error sexing sekitar 0,7%, terdapat 2 tipe bulu sayap pendek/lambat dan panjang/cepat, teknik ini sekarang banyak digunakan untuk PS betina broiler dan nantinya di FS broiler 100% bulu sayap panjang/cepat (jantan dan betiana sama) berbeda dengan bila PS betina hasil dari vent sexing maka FS broilernya 50% betina (bulu sayap panjang/cepat) dan 50% jantan (bulu sayap pendek/lambat). Sedangkan untuk color sexing sangat mudah sekali dalam pelaksanaannya betina bulu coklat dan jantan bulu kuning walaupun sudah ada tabel yang lebih komplit dari vendor sehingga meskipun DOC lebih dominan kuning belum tentu itu jantan bila ada didaerah tertentu warna coklatnya dengan error sexing hampir 0%. Yang saya tahu untuk menghasilkan warna coklat kemerahan pada ayam petelur itu dihasilkan karena jantannya merupakan hasil perkawinan dengan ayam ras RIR (rhode island red). Pada tahun 2007 klo ga salah saya pernah bertemu langsung dengan ahli genetika Hendric Genetik atau PT. ISA Indonesia waktu itu saya komplain karena pada jantan PS ada 2 jenis sayap lebih banyak bulu sayap pendek/lambat sehingga pada FS nya kurang seragam…kata peternak itu juga…pendek cerita ternyata mereka sexing jantan PS dengan cara melihat lingkaran bulu pada lutut ayam (amazing) yang diklaim keakuratannya 100%, walaupun mereka akan ganti dengan bulu sayap pada periode berikutnya karena di Brazil ada yang komplain masih terdapat error sexing nya.
Jadi klo menurut saya sah-sah saja mau menggunakan teknik yang sudah saya sebutkan diatas tinggal bagaimana pertanggung jawabannya terhadap error sexing (biasanya sih diganti dengan uang atau barang lagi) dan yang paling penting adalah performa puyuh yang dihasilkan itu sendiri jangan hanya katanya atau omongan doang tapi dengan data itu lebih baik, misalnya dengan membuat standar performa puyuh sehingga peternak bisa konsultasi atau bahkan komplain bila standar itu tidak tercapai karena setiap pembibit performa nya berbeda tergantung dari perkawinan yang dilakukan, dulu DOC ayam arab sulit dipisahkan jantannya sekarang sudah bisa malah dengan cara bulu sayapnya yang berarti puyuh juga bukan tidak mungkin.
Kembali ke masa lampau, peternak Indonesia seharusnya bangga karena mempunya perusahaan yang meneliti dan membuat strain ayam broiler maupun layer sendiri walaupun ahirnya ditutup entah karena apa (klo diceritakan takut salah informasi) yaitu peternakan Bromo yang terletak didaerah Pasuruan, kebetulan saya dididik soal sexing oleh salah satu mantan pegawainya, menurut pengalamannya sebenarnya konsepnya sudah bagus supaya mempunyai strain sendiri yang selama ini dikuasai oleh asing hingga sekarang khususnya pada ayam hanya saja masih terdapat beberapa kekurangan padahal itu langsung dimonitor oleh ahli dari Amerika.
Jadi buat bapak-bapak yang sudah berhasil menghasilkan bibit puyuh yang unggul saya sangat apresiasi dan semoga tidak berhenti untuk terus meningkatkan performa bibitnya. Mungkin kedepannya saya juga akan mencobanya….
Terima kasih maaf klo kepanjangan dan juga bila ada kata-kata yang salah mohon dikoreksi…..semoga puyuh ini bisa lebih maju menyaingi unggas lainnya…
Wass.
hasil sexing puyuh diatas bisa dibukti 100%
Apakah ada cara lain untk menentukan jns klamin puyuh umur 3 hr?krna dgn teori kloaka sgat membth kan waktu yg sgt lama…trim’s
bacalah yg diatas
ass,, kalo cuma teori mungkin sangat mudah, saya ingin mempraktikkan. mohon doa restunya..
(terima kasih atas semua ilmunya)
ini bukan hanya teori tapi hasil pengalaman selama 20 thn
Assalamu’alaikum …………..
Saya peternak dari Jogja, awalnya masih kesulitan untuk membuat indukan sendiri. Dalam waktu 1 tahun saya sudah bisa membuktikan apa yang dituliskan oleh Pak Alizon. Saya bisa menetaskan dan mengetahui puyuh jantan dan betina dalam waktu 1 hari. Sekarang saya sudah jual bibit puyuh. Terima kasih Pak Alizon.
Hidup gemak …………………………………………………………………………………………..!
baca juga di blog ini, Sejarah Puyuh di Indonesia dan Sedikit tentang Persilangan
Sejarah Puyuh di Indonesia dan Sedikit tentang Persilangan
baca juga di blog ini, Sejarah Puyuh di Indonesia dan Sedikit tentang Persilangan
assalamualaikum..saya peternak puyuh dari blitar,yang ingin saya tanyakan kepada bapak ir alizon adalah,..:berarti kalau kita ingin final stock nya bisa di sexing auto color pada umur 1 hari tidak hanya menyilangkan puyuh betina hitam x puyuh jantan coklat apabila dari sedarah.trus kalo kita menyilangkan puyuh yang tidak sedarah dengan puyuh betina hitam x jantan coklat,apa bisa sexing auto color pada persilangan tsb,trims.
murnikan yg hitamnya dulu seperti petunjuk diatas, yaitu kawin hitam dgn hitam terus menerus sampai anaknya benar2 hitam ( jantan dan betina semuanya hitam)