Ariefmas's Weblog

Sejenak Menapak Riuhnya Dunia Maya

Usaha Ternak Puyuh Masihkah Ampuh?

Ternak puyuh merupakan usaha yang kian hari serasa kian berkembang. Peminatnya pun semakin ramai saja. Salah satu indikasi keadaan tersebut adalah banyaknya pencarian terkait dengan ternak puyuh di dunia maya.
Mungkin tidak bisa menjadi tolok ukur di dunia nyata, akan tetapi greget usaha ternak puyuh serasa menggelora, di tengah himpitan harga yang kadang bikin seolah lemas tak bertenaga. Namun semangat peternak tidak pernah luruh, berbagai cobaan pakan naik harga telur turun, seperti jamu atau obat untuk meningkatkan kesehatan semangat usaha bidang pangan ini.

Karena itu jika ditanya: usaha ternak puyuh masihkah ampuh? Jawabannya jelas: masih ampuh. Kenapa? Baca lebih lanjut

25 Januari 2012 Posted by | Catatan Saya, Dunia Puyuh | , , , | 20 Komentar

Puisi Sapu Lidi

Sama-sama lidi
mari berjuang dan bersatu hati
Jika sendiri
paling dipotong-potong jadi tusuk gigi

Baca lebih lanjut

22 Januari 2012 Posted by | Uncategorized | , , | 1 Komentar

Kejujuran dan Kematian

Kejujuran dan kematian. Dua hal yang sebenarnya tidak berhubungan. Namun lain halnya jika antara kejujuran dan kematian ada satu kata yang menghubungkan , yaitu : kekuasaan.

Setelah ditambah kata ‘kekuasaan’ kemudian kejujuran dan kematian menjadi terhubung. Kenapa ?
Baca lebih lanjut

19 Januari 2012 Posted by | Catatan Saya | , , | Tinggalkan komentar

Pelayanan Kemitraan Puyuh dan Kenyamanan Peternak Plasma

Seperti yang saya rasakan selama ini menjadi peternak plasma dalam kemitraan beternak puyuh, khususnya puyuh petelur. Dari banyak hal penting dalam kemitraan yang bersifat penuh, pertama tentunya adalah jaminan pembelian.

Adanya jaminan pembelian telur puyuh oleh inti plasma atau perusahaan yang membuka kemitraan, akan memberikan ketentraman pada peternak plasma. Sehingga bisa penuh berkonsentrasi pada pemeliharaan, perawatan burung puyuh piaraan sebagai bagian dari produksi. Baca lebih lanjut

17 Januari 2012 Posted by | Catatan Saya, Dunia Puyuh | , , | 9 Komentar

Lukisan “Numpak Montor”

Apapun bisa menjadi ekspresi untuk dilukis. Naik sepeda motor pun bisa menjadi inspirasi. Dimana sebuah keluarga yang terdiri dari ibu, bapak, dan anak sedang naik sepeda motor dengan ekspresinya yang menarik.

Demikian juga pada lukisan kanvas berikut ini. Naik sepeda motor dan sebuah keluarga. Silahkan dinikmati :> Baca lebih lanjut

17 Januari 2012 Posted by | Uncategorized | , , , | Tinggalkan komentar

Apa Saja Bahan untuk Membuat Pakan Puyuh Petelur?

Pakan puyuh. Bagi peternak puyuh, tentu bukan hal yang asing lagi terutama dalam postingan ini ialah puyuh petelur. Sebagai bagian yang memegang persentase terbanyak dari rangkaian modal beternak puyuh, lantas banyak dari peternak berusaha “mengakali” pakan puyuh. Ada yang mencampur pakan pabrikan dengan alternatif, ada juga yang mencampur dalam rangka meramu sendiri. Tentu kesemuanya sebagai usaha menekan biaya produksi.

Terkait dengan masalah tersebut, barangkali bisa menjadi manfaat mengenai apa saja bahan yang dipakai dalam campuran atau komposisi / formula. Hal ini akhirnya Bp. Miftah Farid, SP berkenan menuliskannya. Silahkan: Baca lebih lanjut

11 Januari 2012 Posted by | Dunia Puyuh | , , , , | 21 Komentar

Kemitraan Ternak Puyuh Siapa yang Butuh?

Beberapa lama menjadi peternak plasma dalam kemitraan puyuh, khususnya petelur, ada beberapa hal yang menjadi pengamatan saya. Salah satunya adalah faktor “kebutuhan”. Tentu kaitannya di dalam hubungan kemitraan puyuh tersebut: siapa yang butuh? Inti plasma/perusahaan atau plasma/peternak?
Jawabannya akan jelas: sama-sama butuh. Seharusnya memang begitu.

Sama-sama butuh melahirkan kesamaan. Berarti juga keseimbangan. Karena hal ini berada dalam lingkup dunia usaha, maka dalam kemitraan puyuh ini, seyogyanya seimbang atau sama-sama untung. Bagaimana pembahasan selanjutnya dari sudut pandang saya sebagai peternak plasma? Baca lebih lanjut

11 Januari 2012 Posted by | Catatan Saya, Dunia Puyuh | , , , , , | 41 Komentar

Wow, Meja Marmer Ambruk Terbelah 9 dalam Acara Resmi Presiden SBY

Peristiwa meja marmer ambruk dan pecah menjadi 9 bagian memang bukan peristiwa biasa, dan lebih luar biasa lagi manakala pecahnya meja marmer itu ada pada saat Bp. Presiden SBY menghadiri sebuah acara resmi kenegaraan. Peristiwa yang lebih tidak direncanakan, namun telah terjadi begitu saja.

Meja marmer ambruk, menjadi 9 bagian, Presiden SBY, acara kenegaraan. Empat hal dalam satu kesatuan penting. Ditunggu saja yang percaya gugon tuhon, othak athik gathuk, bagaimana menganalisa peristiwa ini dengan sudut pandang tersebut. Padahal ya biasa to, mungkin kayu penopangnya ada yang teledor memasangnya 🙂
Silahkan disimak beritanya di media berikut ini: Baca lebih lanjut

10 Januari 2012 Posted by | Unduh dari media online | , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

6 Hal Penyebab Kegagalan Usaha [Hati-Hati]

Usaha dan kesuksesan. Peluang usaha dan yang menjanjikan. Semuanya menciptakan mimpi-mimpi panjang, menjadi dorongan untuk direalisasikan. Bahkan segera. Seolah tidak bisa ditunda-tunda.

Memang dunia usaha bukan dunia untuk berleha-leha. Ada kerja keras, semangat, kreatifitas, termasuk juga pertimbangan dan perhitungan. Bukan berarti mengulur-ukur waktu. Namun apa salahnya menyimak terlebih dahulu bagaimana nasehat dari para pakar usaha, sebelum melangkah lebih lanjut. Diantaranya adalah 6 penyebab kegagalan usaha. Penting menjadi bekal atau bahkan seperti menjadi modal yang tidak nampak.

Enam penyebab kegagalan usaha tersebut antara lain: Baca lebih lanjut

9 Januari 2012 Posted by | Dunia Puyuh, Unduh dari media online | , , , , , , , , , , | 6 Komentar

Hukum Kelas Sandal Jepit

Sandal jepit, biarpun sekarang sudah banyak yang terhitung mahal, namun secara umum masih dianggap sandal yang murahan. Biasa dipakai untuk sehari-hari, atau ke kamar mandi. Tentu untuk pertemuan resmi tidak pantas memakai sandal jepit. Sudah peraturan umum.

Sandal jepit juga bisa untuk menggambarkan kelas rendahan. Kelas rakyat. Bukan kelasnya konglomerat. Walaupun kemungkinan dalam keseharian, konglomerat pun memakai sandal jepit.

Lalu bagaimana dengan hukum kelas sandal jepit? Baca lebih lanjut

4 Januari 2012 Posted by | Catatan Saya | , , , | 3 Komentar