Ariefmas's Weblog

Sejenak Menapak Riuhnya Dunia Maya

Tolak Jabat Tangan Wanita, Muslim Belanda Kehilangan Subsidi

AMSTERDAM – Sebuah pengadilan Amsterdam memutuskan bahwa pemerintah dapat memotong subsidi kesejahteraan seorang Muslim Amsterdam yang menolak untuk berjabat tangan dengan wanita.

Pria tersebut belum memiliki pekerjaan dan departemen tenaga kerja pemerintah kota (DWI) membantunya mencari pekerjaan baru. Dalam konteks itu ia mendapat kesempatan awal tahun ini untuk berlatih sebagai petugas keamanan. Namun ia menolak ketika ternyata untuk pekerjaan itu ia harus memotong pendek jenggotnya. Alasan yang diberikan adalah karena para pembuat masalah dapat menarik jenggotnya itu dan membuatnya menjadi tak berdaya. Pria itu memelihara jenggot dengan alasan relijius.

Pria itu juga menolak tawaran kedua dari DWI karena mengharuskannya berjabatan tangan dengan para pelanggan wanita dalam posisi pekerjaan itu, yang tidak ia lakukan karena alasan relijius. Untuk alasan itu, posisi sebagai administrator tempat parkir dan di rumah jompo juga bukan pilihan baginya.

Semua itu memicu DWI untuk memangkas subsidi kesejahteraan pria tersebut sebesar 2 00 euro.

Pria itu keberatan dengan keputusan DWI. Warga Amsterdam ini merasa tidak pernah menolak apa pun dan terlebih lagi, ia menganggap mereka membuat perbedaan tak langsung antar agama.

Keberatannya ditolak oleh pemerintah kota, ia pun maju ke pengadilan.

Pengadilan sependapat dengan pemerintah kota. Hakim mengatakan bahwa pria itu memang menolak untuk bekerjasama.

Jika ia ingin mendapat kesejahteraan, ia harus memenuhi kewajiban yang menyertainya, menurut pengadilan. Pengadilan juga mengatakan bahwa permintaan untuk memotong pendek jenggotnya sebagai seorang petugas keamanan tidaklah melenceng terlalu jauh dari konteks sehingga tidak dapat diajukan ke pria tersebut.

Hal yang sama juga berlaku untuk berjabat tangan dengan kolega dan pelanggan wanita. Kebebasan untuk bertindak harus dihormati, namun itu menjadi terbatas ketika memasuki pasar tenaga kerja.

Dalam sebuah kisah terkait, Inger Stojberg, Menteri Tenaga Kerja Denmark, mengatakan di dalam parlemen bahwa seorang wanita Muslim dapat kehilangan subsidi kesejahteraannya jika ia menolak untuk mengambil pekerjaan yang menuntutnya untuk melepas jilbab. Menurut Dansk Industri hal ini jarang terjadi. Hanya ada beberapa pemilik usaha yang mempermasalahkan pemakaian jilbab, dan ini biasanya karena alasan keselamatan atau kebersihan, dan para pimpinan itu dapat menawarkan jenis lain dari penutup kepala.

(sumber: suaramerdeka)

Iklan

27 Desember 2009 - Posted by | yang penting FUN | , , ,

4 Komentar »

  1. mayoritas memang secara tidak langsung lebih dikedepankan daripada minoritas

    ——–
    Arief: dan secara langsung….

    Komentar oleh A.J.I | 28 Desember 2009 | Balas

  2. Assalaamu’alaikum. Salam kenal dari saya. Memang seringkali setan dari kalangan manusia lebih jahat, arogan daripada setan dari kalangan jin. Mrk gak bisa maksa, hanya ngajak dan menghias-hiasi. Tapi insya Allah akan beri pahala lebih besar bagi saudara kita di sana, jika sabar. Fainna idhamal jazaa’ ma’a idhamil bala’.

    ———–
    Arief: Wa’alaikum salam.
    Salam kenal juga dan trima kasih sudah mampir.
    Amin… Mudah-mudahan diberi kesabaran.

    Komentar oleh DidikSH | 28 Desember 2009 | Balas

  3. Subhanallah, menarik sekali ceritanya kang….,begitulah ujian saudara kita di luar sana, bersyukurlah kita yang ada di indonesia ini.. jazakumullah tlah berbagi inspirasi untuk hari ini….., smoga tetep istiqomah dalam berbagi hikmahnya, salam kenal dan smoga tetep terjaga silaturahimnya ya….amin ya robb….

    ——–
    Arief: semoga..

    Komentar oleh farhat khan | 28 Desember 2009 | Balas

  4. Hello Welcome to my blog Tvadwa my visit, the Code of Muslim

    مرحبا بكم في مدونتي تفضوا بزيارتي وهي مدونة إسلامية

    Komentar oleh أبـــ علي ــو | 31 Desember 2009 | Balas


Dipersilakan mohon Komentar di SiNi [trima kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: