Ariefmas's Weblog

Sejenak Menapak Riuhnya Dunia Maya

Rencana Usaha Ternyata Memang Tidak Ada yang Sempurna

Sebenarnya sebulan akhir ini kondisi pikiran kurang nyaman. Banyak perlu memeras otak. Gimana caranya biar segalanya masih bisa berjalan dengan lancar. Itu saja targetku sekarang.

Bikin posting untuk blog kadang ditujukan untuk mengalihkan konsentrasi. Walau kadang takut juga, jangan2 rasa yg kurang tentram dan pikiran kurang nyaman bisa mempengaruhi tulisan. Tapi gimana lagi, kalo full dipake aktivitas di kantor (kandang kotor) puyuh, ya sama aja, pikiran belum bisa teralihkan.

Bukan karena apa-apa, tapi ternyata memang beginilah orang hidup dalam dunia usaha. Segala rencana sudah tertata dengan rapi, tinggal meletak-letakkan di tempatnya masing-masing seperti bermain puzzle. Harapannya ya lancar. Ternyata, eh….

Dan selama beberapa tahun ternak puyuh, hampir semua rencana dan perhitungan jarang melesetnya. Mulus dan segalanya berjalan dengan lancar. Apabila ada kurang lancar, ya termasuk ringan dengan pemecahan masalah tidak terlalu dalam menguras pikiran.

Tapi tidak untuk kali ini.
Kondisi pelaksanaan harus benar2 mengandalkan improvisasi. Ibarat membangun rumah, gambarnya berjalan. Gambar rencana usaha yang dulu sudah tersusun rapi, buyar semuanya.

Tentu penyebabnya adalah hal yang jauh sekali di luar dugaan. Next post akan saya tuliskan apa penyebabnya. Untuk sekarang, yang penting bagaimana mengurai masalah. Toh segalanya sudah terjadi.

Ungkapan “tak ada gading yang tak retak”, tidak ada kesempurnaan, dll tentu sudah sedari dulu menjadi pemahaman.

Namun setelah mengalami sendiri dengan ketidaksempurnaan yang sebegitu jauhnya di luar dugaan, he he he sungguh membikin waktu demi waktu diikat kegundahan.

Saya kira tidak hanya usaha puyuh, tapi semua bidang usaha haruslah menerapkan penyadaran tentang ketidaksempurnaan dalam merancang rencana usaha, sehingga harus ada rencana alternatif A, B, C, bahkan mungkin sampai alternatif rencana Z.
Seperti dalam kalimat yang berikut ini, demikian dengan jitunya mengenai pokok permasalahan yang membelitku selama ini:

“Kalo ada rencana yg sempurna, tentu tidak pernah ada rencana B, atau rencana cadangan lainnya.” (kalimat tersebut saya temukan di sini.

Akumulasi. Ya, semuanya ini terjadi dari satu hal yang di luar dugaan dan di luar kuasa sama sekali. Tapi terus berentetan hingga terakumulasi atau terkumpul di jatuh waktunya yang sekarang.

Apa yang terjadi itu adalah yang terbaik.
Wah, ya memang benar, tapi menerima ungkapan itu juga rasanya berat.
Anggap saja sebagai pengajaran dari pengalaman. Dan pengalaman itu benar-benar dialami sendiri.

Semoga . . .

Iklan

25 Juni 2011 - Posted by | Catatan Saya | , , , , , ,

Belum ada komentar.

Dipersilakan mohon Komentar di SiNi [trima kasih]

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: